Skip to main content

Majalah Sunday

Sebuah Cerpen – Tetangga Baru

Sebuah Cerpen – Tetangga Baru Penulis: Lidya Setia – Universitas Negeri Jakarta Rumah besar di perempatan jalan yang lenggang selalu terlihat sepi, orang-orang sekitar sebenarnya tahu bahwa rumah itu tidak kosong, tinggal seorang wanita cantik yang jarang sekali terlihat – hampir tidak pernah. Seorang wanita berkulit putih, tinggi, manis dan angkuh, dia tidak pernah lupa… Continue reading Sebuah Cerpen – Tetangga Baru

Kenapa Memilih Jurusan Broadcasting

Kenapa Memilih Jurusan Broadcasting Penulis: Nourma Salsha Nabilla November 8, 2021 5:20 pm Hallo, kenalin aku Nourma Salsha Nabilla bisa dipanggil Lala. Aku adalah mahasiswi dari kampus Institut Bisnis Nusantara jurusan Broadcasting. Kenapa aku milih broadcasting? Karena aku melanjutkan ilmu yang aku dapat waktu SMK, karena aku SMK ngambil jurusan Multimedia. Aku juga ngambil jurusan… Continue reading Kenapa Memilih Jurusan Broadcasting

Halloween dan Manusia

Helloween dan Manusia Hei, lihat kalendermu. Di bulan kesepuluh. Nah, itu dia. Angka yang kau lingkari dengan spidol merah. Hari yang spesial, ya? Melihat senyum semringah dan semangatmu yang menggebu, aku terkikik. Dua jam kemudian, dirimu lantas sibuk berpakaian. Kostum ala penyihir dengan jubah dan topi tinggi. Tidak lupa riasan yang memberi kesan seram (yang… Continue reading Halloween dan Manusia

Di Bawah Jembatan

Di Bawah Jembatan… Penulis : Wulan Nur Afrilia Sumatera Barat. Kota di mana aku dibesarkan. Tempat di mana rasa sakit banyak ditorehkan ke dalam hati hingga membekas menjadi aku versi sekarang ini. Orang tuaku meninggal dalam kecelakaan maut setahun lalu dan aku adalah anak tunggal membuatku hidup sendiri di rumah ini. Aku setiap hari harus… Continue reading Di Bawah Jembatan

Kopi Hitam

Kopi Hitam Penulis: Nimas Anggraini Kencanasari – Universitas Negeri Jakarta Editor: Moses Robinsar – Universitas Kristen Indonesia Jemari mengitari tepian gelas Hidung mengirim sinyal perdamaian Mata berbisik pada kepul sembari berkaca Dingin merayap dalam setiap bait yang terbisik Mengungkap resah tanpa celah Tentang gundah, ia tak pernah sebercanda ini Bahkan pahit kopi hitam di depanku… Continue reading Kopi Hitam

Pertemuan

Pertemuan Pagi itu Fadhil terbangun dari mimpi tidurnya yang aneh, ia melihat sesosok pria yang persis seperti ayahnya menghilang di tengah kabut putih pekat. Dan Fadhil kembali teringat dengan ayahnya yang di penjara karena kasus kesalahpahaman yang menjebloskan ayahnya masuk ke balik jeruji besi nan dingin tersebut. Namun, sampai saat ini pun Fadhil tidak pernah… Continue reading Pertemuan

Premis Kematian

Premis Kematian Penulis: Hikmah Ovita – Universitas Negeri Jakarta October 14, 2021 11:47 am Orang baik memang cepat mati. Kau membatin untuk membungkus gelisah. Beberapa jam lagi Munkar Nakir akan menyapamu. Semerbak wangi mawar dan kamper barus pertanda kau telah siap. La Ilaha Illallah. Samar-samar kau mendengar dengung kalimat tauhid. Aroma tanah makin kuat, tapi… Continue reading Premis Kematian

Teman Baru

Di pagi hari yang dingin dan banyak suara kicauan burung di pekarangan rumah, ada seorang remaja bernama Dea sedang melukis di kanvas kesayangannya, dia sedang melukis pemandangan depan rumah yang sangat menarik mata, terutama hati agar selalu tenang dan membuat nyaman. Sebelum berangkat sekolah dia selalu menyempatkan bercengkrama dengan tetangga sebelah rumahnya, sambil tersenyum menyusuri… Continue reading Teman Baru

Lost but Not Gone

Lost but Not Gone Penulis: Doras M Sinambela-Universitas Kristen Indonesia September 23, 2021 11:32 am Entah sebuah kebetulan atau kehendak Tuhan, kali ini Nisa bertemu lagi dengan Bryan. Pertemuan yang sama sekali tidak pernah terlintas dipikiran Nisa. Nisa yang bekerja di Lombok sedang menghadiri sebuah tugas dinas di Jakarta sebagai utusan dari kantornya. Lokasi Bryan… Continue reading Lost but Not Gone

Menggapai Angan

Menggapai Angan Penulis: ElSA YUNI MELIYANDA – UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA September 21, 2021 7:59 pm “Bu, apa ga bisa diundur lagi pernikahannya? Mita masih mau sekolah Buk. Lagipula kan tinggal 4 bulan lagi sampai aku lulus?” “Ga bisa Mita, keluarga Pak Burhan udah sabar nunggu kamu 3 tahun masa iya harus nunggu lagi? Lagian buat apa… Continue reading Menggapai Angan