Skip to main content

Majalah Sunday

Sebuah Cerpen: Razia

Sebuah Cerpen: Razia Penulis: Maharani Intan Phitaloka – Universitas Pendidikan Indonesia Kena razia itu biasa, tapi didiagnosa penyakit kelabu gara-gara bawa skincare pink itu luar biasa. Terjebak Razia Extra Pinky Hari Selasa biasanya membosankan, sampai desas-desus itu menyebar lewat grup kelas: “Razia besar-besaran! Tim Pak Broto sudah bergerak dari kelas ujung!” Sean, yang biasanya paling… Continue reading Sebuah Cerpen: Razia

Sebuah Cerpen: Sekat

Sebuah Cerpen: Sekat Penulis: Maharani Intan Phitaloka – Universitas Pendidikan Indonesia Dunia terlalu luas untuk dipenjara oleh sebuah sekat bernama gender. Sekat Biru dan Merah Jambu Sore itu terasa terik, dan kedai es krim di seberang sekolah jadi pelarian paling masuk akal. Mulan sibuk mengeruk es krim sea salt di dalam cup kertasnya dengan sendok… Continue reading Sebuah Cerpen: Sekat

Sebuah Cerpen: Yang Sakit di Sini Siapa?

Sebuah Cerpen: Yang Sakit di Sini Siapa? Penulis: Lubna Apdria Kwuaysa- SMK Negeri 48 Ini awalan cerita dari si sakit Suara tetesan infus di ruang rawat inap di Rumah Sakit itu sebenernya tenang banget. Bau obat yang menyengat juga khas banget. Ditambah lagi, AC yang dinginnya mirip di kutub utara bikin suasana makin syahdu.  Imam… Continue reading Sebuah Cerpen: Yang Sakit di Sini Siapa?

Sebuah Cerpen: Setelah Lulus, Lalu Apa?

Sebuah Cerpen: Setelah Lulus, Lalu Apa? Penulis: Maharani Intan Phitaloka – Universitas Pendidikan Indonesia Ternyata, musuh paling menakutkan setelah lulus bukanlah ujian, melainkan pertanyaan: ‘Mau ke mana?’ Setelah Lulus, Lalu Apa? “Lulus. Akhirnya.” Berdiri sendirian di lorong sekolah yang mendadak terasa asing, aku merasakan kertas kelulusan di tanganku bergoyang ditiup angin. Muncul tawa kecil yang… Continue reading Sebuah Cerpen: Setelah Lulus, Lalu Apa?

Sebuah Cerpen: Nasi adalah Koentji

Sebuah Cerpen: Nasi adalah Koentji Penulis: Lubna Apdria Kuwaysa – SMKN 48 Jakarta Ini awal cerita… Gian selalu percaya kalau setiap manusia itu punya kebebasan buat milih jalan hidupnya masing-masing. Tapi, setelah kenal Yoga selama tiga tahun, iman Gian goyah. Masalahnya, jalan hidup yang dipilih Yoga tuh bener-bener di luar nalar sehat, terutama urusan perut.… Continue reading Sebuah Cerpen: Nasi adalah Koentji

Sebuah Cerpen – Lazuardi vs El Niño

Sebuah Cerpen – Lazuardi vs El Niño Penulis: Maharani Intan Phitaloka – Universitas Pendidikan Indonesia Saat langit memutih dipanggang El Niño, Lazuardi sadar bahwa bumi tidak butuh air mata, melainkan tangan yang berani melawan. Debu di Atas Retakan Sawah Lazuardi menyeka keringat di pelipisnya. Saat ini, langit desanya tak lagi biru. Cakrawala berubah menjadi putih… Continue reading Sebuah Cerpen – Lazuardi vs El Niño

Sebuah Cerpen: Dua sisi Manusia

Sebuah Cerpen: Dua sisi Manusia Penulis: Lubna Apdria Kuwaysa- SMKN 48 Jakarta Nama gue Aris, manusia dengan saldo mbanking yang lebih sering bikin istighfar daripada bersyukur. Dan di sebelah gue, ada sosok bernama Sultan. Ironisnya, namanya emang beneran Sultan.  Sultan ini adalah anomali paling ajaib yang pernah gue temuin seumur hidup. Kalau lu liat penampakannya… Continue reading Sebuah Cerpen: Dua sisi Manusia

Sebuah Cerpen: Kekuatan Sejati

Sebuah Cerpen: Kekuatan Sejati Penulis: Maharani Intan Phitaloka – Universitas Pendidikan indonesia Raka adalah beton yang retak, kapten yang dipaksa lupa bahwa kekuatan sejati tidak pernah lahir dari kebohongan. Keropos di Balik Beton Lantai lapangan basket SMA Tunas Bangsa berdecit setiap kali sepatu Raka bergesekan dengan parket. Di bawah lampu aula yang benderang, punggungnya tegak,… Continue reading Sebuah Cerpen: Kekuatan Sejati

Sebuah Cerpen – Otak, di Manakah Kamu Berada?

Sebuah Cerpen – Otak, di Manakah Kamu Berada?   Penulis: Lubna Apdria Kuwaysa – SMKN 48 Jakarta Hidup manusia tidak selalu lancar. Ada kok kejadian dimana kehidupan kita menjadi terhambat karena otak kita sendiri sudah lelah dengan keadaan. Mari kita lihat nasib kelima pemuda yang berpikir mereka hidup aman sentosa. Danang: Otak Kemana, kaki Kemana… Continue reading Sebuah Cerpen – Otak, di Manakah Kamu Berada?

Sebuah Cerpen – Muslihat Sekte Joki SNBT

Sebuah Cerpen – Muslihat Sekte Joki SNBT Penulis: Maharani Intan Phitaloka – Universitas Pendidikan Indonesia Bambang percaya bahwa meminum air yang ditutup kartu ujian dan bantuan “Joki Khodam” lebih manjur daripada belajar rumus kuantitatif. Grup Telegram SNBT Jalur Ilahi “Tidak, soal-soal ini lagi…” Bambang menggeleng frustasi sambil mengacak-ngacak rambutnya. Otaknya sudah seperti bubur bayi setiap… Continue reading Sebuah Cerpen – Muslihat Sekte Joki SNBT