Skip to main content

Majalah Sunday

Sebuah Cerpen – Kenangan Pahit Puasa Pertamaku

Sebuah Cerpen – Kenangan Pahit Puasa Pertamaku Penulis: Ika Melinda Misdianingsih Aku menatap pintu gerbang yang tertutup, tanganku  dengan cepat membuka pintu gerbang. Senyumku melebar saat melihat Nenek sudah pulang dari kegiatan senam sorenya. Astrid Meliana adalah namaku, aku biasanya dipanggil Meliana. Aku baru saja menginjak umur 8 tahun, dan aku baru saja naik kelas… Continue reading Sebuah Cerpen – Kenangan Pahit Puasa Pertamaku

Sebuah Cerpen – Kue Nastar dari Ibu

Sebuah Cerpen – Kue Nastar dari Ibu Penulis: Gusti Muhammad Yashir “Untir sayang, bantu Uma mengolesi nastar yum! Uma tahu kamu jago banget kalau urusan ini,” ujar ibunya sambil tersenyum, menyerahkan kuas yang sudah dibasahi kuning telur. Dengan tangan kecilnya yang sedikit lengket, Untir menerima kuas itu. Jemarinya yang masih basah oleh liur menyentuh gagang… Continue reading Sebuah Cerpen – Kue Nastar dari Ibu

Sebuah Cerpen – Ramadan Tanpa Bunda

Sebuah Cerpen – Ramadan Tanpa Bunda Penulis:Aisya Putri Anjani Malam itu, malam pertama Ramadan, rembulan bersinar terang memberi kehangatan di tengah kesunyian, untuk gadis yang sedang kalut pada kesedihan. Entah sudah berapa lama ia menangis tanpa suara, di dalam kamar bernuansa merah muda, warna kesukaan sang Bunda. Baginya, kamar itu selalu memberi kehangatan untuknya. Namun,… Continue reading Sebuah Cerpen – Ramadan Tanpa Bunda

Sebuah Cerpen – Kenangan Ramadan Di Kampung Bintang

Sebuah Cerpen – Kenangan Ramadan Di Kampung Bintang Penulis: Gresia Latifany Putri Ramadan di masa kecilku selalu penuh keajaiban. Tidak hanya karena bau harum kolak yang  menyeruak dari dapur ibu atau gema suara bedug yang menggetarkan senja. Momen ini tak akan  pernah bisa aku lupakan. Sesuatu yang hanya bisa kualami saat aku masih kecil, di… Continue reading Sebuah Cerpen – Kenangan Ramadan Di Kampung Bintang

Sebuah Cerpen – Bulan Ramadan dengan Kenangannya

Sebuah Cerpen – Bulan Ramadan dengan Kenangannya Penulis: Muhammad Helmy Mustafa Sepulang tarawih di malam pertama bulan Ramadan bersama istriku tiba-tiba aku teringat kenangan masa kecilku di bulan Ramadan waktu itu… Pada pagi hari itu saat aku masih terlelap dan masih terbawa mimpi tidurku, aku mencium bau masakan ibu yang terasa begitu sedap, seketika membuatku… Continue reading Sebuah Cerpen – Bulan Ramadan dengan Kenangannya

Sebuah Cerpen – Ramadan dalam Ilusi

Sebuah Cerpen – Ramadan dalam Ilusi Penulis: Alya Khanza Ramadhani Yuwono Aku duduk di ruang makan, menatap makanan hidangan untuk berbuka yang tersaji rapi di atas meja. Kolak pisang hangat menguap di mangkuk, di sampingnya terdapat es blewah kesukaanku. Ibu sibuk di dapur, memastikan soto ayam tidak gosong. Sementara Ayah, duduk di sofa membaca koran… Continue reading Sebuah Cerpen – Ramadan dalam Ilusi

Sebuah Cerpen – Kasih Sayang Sepotong Cookies

Sebuah Cerpen – Kasih Sayang Sepotong Cookies Penulis: Aurora Dzkiyyh “SAHUR, SAHUR, SAHURR,” Teriakan anak-anak kompleks menggema sayup-sayup, berpadu dengan dentuman galon yang dipukul sembarangan. Kebisingan itu menyebar ke setiap rumah, membangunkan penghuninya satu per satu—termasuk Dira, yang masih berusaha tersadar dari tidur lelapnya yang panjang. “Raka! Dira! Ayoo sahurr,” panggil ayah dari bawah.  Jam… Continue reading Sebuah Cerpen – Kasih Sayang Sepotong Cookies

Sebuah Cerpen – Indahnya Realita

Sebuah Cerpen – Indahnya Realita Penulis: Lubna Apdria Kuwaysa – SMKN 48 Jakarta Kalau ada lomba menunda pekerjaan tingkat nasional, kemungkinan besar aku sudah punya piala emas, perak, perunggu, dan mungkin juga piala favorit juri. Namaku Arga. Siswa kelas sebelas yang menurut wali kelasku, “punya potensi besar kalau saja dia tidak menjadikan kasur sebagai tujuan… Continue reading Sebuah Cerpen – Indahnya Realita

Sebuah Puisi – Sedekah

Sebuah Cerpen – Sedekah Penulis: Ayu Anjani – Universitas Pendidikan Indonesia  “Sedekah” Sedekah menjadi pembuka pintu surga yang tinggi, Menyapa jiwa yang haus akan ridha Ilahi. Di bulan Ramadhan amal takkan pernah rugi, Membasuh dosa dengan ketulusan yang murni. Berbagi  menjadi awal langkah yang penuh dengan arti, Menyapu debu sombong di dalam rongga dada. Ramadhan… Continue reading Sebuah Puisi – Sedekah

Sebuah Puisi – Perahu Kertas

Sebuah Puisi – Perahu Kertas Penulis: Helen Luo Cintaku bak sebuah perahu kertas, terombang ambing di perairan tanpa tahu di manakah akan berlabuh dan penuh kegelisahan. Sebuah Puisi – Perahu Kertas Hari ini, ku ambil sebuah kertas lusuh. Ia tampak kotor, buruk, layak dibuang. Namun, dalam kertas tersebut masih nampak guratan jari yang menyisakan kenangan.… Continue reading Sebuah Puisi – Perahu Kertas