Skip to main content

Majalah Sunday

Puisi Ramadan

Penulis: Ami Fahira-Universitas Negeri Jakarta

Ramadan

Kokokan ayam tetangga sudah tak terdengar lagi menjelang subuh 

Mungkin sudah dibuat semur untuk sahur pertama Ramadan

Atau mungkin capai juga berkokok tapi tak pernah didengar

Mungkin juga sudah lelah, bertarung dengan kicauan burung kecil di sangkar

 

 

Naiknya dewi pagi membuat para insan terjaga dan berlalu-lalang

Ada yang bekerja, sekolah atau sekadar menikmati hari-hari dengan lamunan

Menjelang petang, mulai disibukan kembali dengan realita kehidupan

Ada yang ngabuburit, mencari takjil, bahkan membuat bakwan dengan sambal yang dibuat dengan perasaan

 

 

Suguhan kolak manis, menjadi menu yang tak terlewatkan

Sambal kacang cabai setan membuat gorengan menjadi sepasang yang tak terpisahkan

Menjelang magrib semua yang tersuguh di meja terlihat menggoda

Semua dimakan, dicicipi dan membuat perut kembung seketika

Produk Rekomendasi Sunday

*****

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, tips belajar dan cerita cinta hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.

Ikutan berkarya di
Majalah Sunday

Post Views: 1,490