Majalah Sunday

Hujan Kenangan

Dulu rintik hujan selalu dinanti

Kini gemerciknya tidak lagi menenangkan hati

Dingin mencekam kala ingat perpisahan

Hujan gambaran tangis waktu itu

Kehilangan sosok penyayang

Yang cuma satu di bumi

Kenangan ikut mengalir deras

Takkala mengingat potret memorial

Sekejap..

Serentak..

Turunnya bergerombol

Antara hujan dan kenangan

Antara dulu dan sekarang

Antara aku dan kamu

Sesak tak henti-henti mampir

Tawa tak ingin segera berakhir

Hujan jadi kenangan

Kenangan buat hujan dipelipis

Kini gerimis jadi saksi

Bahwa kita pernah jadi paling bahagia

Di masa itu, kasih. 

 

 

HANI ROSIYANI – Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat Now
Selamat Datang di Majalah Sunday, ada yang bisa kami bantu?