Majalah Sunday

Tertawa Sebagai Bentuk Penerimaan Hidup

Penulis: Aida Hasna

“Kenapa tadi aku ngelakuin itu ya? Konyol banget haha”

Ketika kita merasa senang, lalu tertawa, itu hal biasa bukan? Karena tertawa itu identik dengan bahagia, senang, dan ada sesuatu yang lucu. Tapi tahukah Sunners, kalau tertawa tidak hanya saat kita dalam kondisi bahagia saja lho, tetapi juga bisa dalam bentuk penerimaan hidup.

Seperti contoh di atas, tertawa dalam bentuk penerimaan hidup itu bukan berarti kita dalam kondisi bahagia dengan kehidupan kita, melainkan tertawa di sini untuk meminimalisirkan stres yang kita punya lalu melampiaskannya dengan tertawa. Seperti kehidupan yang ga nentu arahnya, kadang ada hambatannya, pusingnya, dan saat kita bisa tertawa dengan semua itu di dalam hidup kita, di situlah letak kita sedang berdamai dengan segala kekacauannya. Kalau masih belum paham, yuk bahas lebih lanjut!

Apa Itu Penerimaan Hidup?

Jadi, penerimaan hidup itu apa? Nah Sunners, penerimaan hidup itu kondisi di mana kita berdamai dan berani menerima kenyataan tanpa menyalahkan keadaan. Penerimaan hidup bukan berarti menyerah lho ya. Hanya saja, kita menjadi lebih santai saat menghadapi ketidakpastian yang akan datang.

Kondisi ketika seseorang tidak menyalahkan apa pun yang terjadi.

Lalu Apa Hubungan Tawa dengan Penerimaan Hidup?

Jadi Sunners, saat kita tertawa setelah menerima kenyataan di dalam hidup kita, tawa itu akan mengubah cara pandang kita terhadap realitas yang pahit atau yang tidak sesuai dengan ekspektasi kita. Jadi, secara gak sadar, tawa itu bisa meringankan stres kita lho.

Memang sih gak menghapus penderitaan kita secara langsung, tetapi dengan tertawa, kita bisa mengubah cara kita menanggung penderitaan itu dengan hati yang lebih ringan dan lebih menerima. Sehingga, saat kita berada dalam kondisi sedih, kita ga jadi stres berat deh karena adanya tawa itu.

Adakah Dampak yang Ditimbulkan dari Keadaan Ini?

Jawabannya ada. Selain hati terasa jadi lebih ringan, terdapat dampak lain dari tawa yang dijadikan sebagai bentuk untuk menerima hidup. Berikut beberapa dampak yang ditimbulkan:

1. Meredakan Stres dan Depresi

Menurut Alodokter.com, tertawa memicu otak melepaskan endorfin yang secara instan meningkatkan suasana hati, meredakan kecemasan, dan mengurangi gejala depresi. Jadi Sunners, saat kita tertawa, kondisi kita akan jauh lebih baik daripada saat kita bersedih ya, karena tertawa memiliki efek positif, seperti dapat meredakan stress dan depresi.

2. Tidak Gampang Jatuh Saat Diterpa oleh Masalah

Karena pernah merasakan adanya kegagalan, lalu bangkit kembali untuk menerima kenyataan hidupnya. Orang yang bisa menertawakan masalahnya cenderung lebih cepat bangkit karena mereka menganggap kegagalan bukan akhir dari segalanya.

3. Hidup Cenderung Lebih Santai

Orang yang belum menerima kenyataan hidup biasanya cenderung lebih perfeksionis. Sedangkan orang yang sudah menerima kenyataan hidupnya, tidak mudah tersinggung oleh omongan orang lain. Mereka pun sangat santai membagikan kekonyolan atau kegagalannya kepada orang lain untuk ditertawakan bersama.

Saat seseorang tertawa sebagai bentuk penerimaan hidupnya.

Namun, terdapat pula dampak negatif yang akan terjadi, jika tawa tersebut digunakan untuk menutupi masalah atau berpura-pura bahagia. Dampaknya bisa berupa burnout emosional, stres yang menumpuk, dan kecemasan yang lebih parah di kemudian hari.

Saat kamu merasa rencana yang kamu bayangkan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada ,tidak apa untuk merasa bersedih, tapi jangan berlarut ya, Sunners. Selain itu, jangan lupa untuk bangkit kembali dan tertawa agar pikiran dan hati kita menjadi lebih ringan. Lalu setelah menerima semua yang terjadi, jangan lupa untuk memikirkan kembali rencana untuk kedepannya ya karena dunia akan terus berjalan tanpa menunggu kalian. Keep Strong, Sunners!

*****

Majalah Sunday, Teman Memahami Tips Belajar, Edukasi Seksual dan Kesehatan Mental

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.

Ikutan berkarya di
Majalah Sunday

Post Views: 1