Skip to main content

Majalah Sunday

Sebuah Puisi – luKA

Sebuah Puisi – luKA Penulis: Ayu Anjani – Universitas Pendidikan Indonesia  IuKA Luka tumbuh pelan di hati yang ingin belajar kuat sendiri, Perih rasa batin berbisik lirih di malam yang terasa sunyi,  Rasa hampa menyimpan tanya mengapa tak ada yang mau menemani, Retak jiwa sudah menjahit harap tanpa arti pasti,    Fatherless hadir di meja… Continue reading Sebuah Puisi – luKA

Sebuah Cerpen – Satu Porsi Malu

Sebuah Cerpen – Satu Porsi Malu Penulis: Maharani Intan Phitaloka – Universitas Pendidikan Indonesia Maya ingin memesan satu porsi cilok, tapi yang akhirnya ia telan adalah satu porsi malu sebab hinaan. Satu Porsi Cilok? Tidak. Maya menggenggam uang lima puluh ribu yang lusuh, siap menyantap cilok kuah kacang yang mengepul di depannya. Aroma gurih itu… Continue reading Sebuah Cerpen – Satu Porsi Malu

Sebuah Cerpen – Razia dan Cara Menghindarinya

Sebuah Cerpen – Razia dan Cara Menghindarinya Penulis: Lubna Apdria Kuwaysa – SMKN 48 Jakarta Di sebuah sekolah yang katanya sih “unggulan” tapi tiap minggu selalu ada aja drama, razia udah jadi semacam tradisi turun-temurun. Entah itu razia rambut, HP, sepatu, sampe hal-hal random yang bahkan kadang siswa sendiri lupa kalau itu dilarang. Dan seperti… Continue reading Sebuah Cerpen – Razia dan Cara Menghindarinya

Sebuah Puisi – Meja Makan

Sebuah Puisi – Meja Makan Penulis: Ayu Anjani – Universitas Pendidikan Indonesia  Meja Makan Meja makan itu tidak pernah berubah, Tetap di posisi sudut yang sama, Dengan kursi-kursi yang terkadang kosong, Kadang penuh, tapi tetap terasa biasa.   Piring tersusun rapi, Suara sendok beradu pelan, Kita duduk berhadapan, Namun jarang benar-benar saling melihat.   Ada… Continue reading Sebuah Puisi – Meja Makan

Sebuah Cerpen – Centang Biru

Sebuah Cerpen – Centang Biru Penulis: Maharani Intan Phitaloka – Universitas Pendidikan Indonesia Bagi Dika, horor paling nyata di abad ke-21 bukanlah hantu di sekolah, melainkan dua garis centang biru yang muncul tanpa balasan selama tiga jam berturut-turut. Centang Dua Warna Biru Dika duduk bersandar di kursi belajarnya, lampu kamar yang terang benderang menerangi tumpukan… Continue reading Sebuah Cerpen – Centang Biru

Sebuah Cerpen – Nasi Goreng Rendang

Nasi goreng rendang buatan Nara sudah siap!

Sebuah Cerpen – Nasi Goreng Rendang Penulis:  Lubna Apdria Kuwaysa – SMKN 48 Jakarta Seminggu setelah Lebaran, suasana rumah Nara akhirnya kembali normal. Toples kue sudah tinggal remah-remah. Ketupat sudah lama habis. Dan yang tersisa di kulkas tinggal satu hal yang seolah tidak pernah berkurang: rendang. Setiap kali membuka kulkas, Nara selalu menatap wadah plastik… Continue reading Sebuah Cerpen – Nasi Goreng Rendang

Sebuah Puisi – Di Balik Harapan yang Sunyi

Sebuah Puisi – Di Balik Harapan yang Sunyi Penulis: Ayu Anjani – Universitas Pendidikan Indonesia “Di Balik Harapan yang Sunyi” Relasi keluarga remaja itu sering terlihat baik-baik saja, Padahal di dalamnya ada lelah yang tak terucap, Tentang langkah yang terus dipaksa untuk kuat, Meski hati diam-diam mulai retak. Tekanan ekspektasi orang tua hadir tanpa suara,… Continue reading Sebuah Puisi – Di Balik Harapan yang Sunyi

Sebuah Cerpen – Baterai HP 1%

Sebuah Cerpen – Baterai HP 1% Penulis: Maharani Intan Phitaloka – Universitas Pendidikan Indonesia “Kalau gue sapa ‘Halo’, dia mikir gue modus nggak ya?” batin Bagas selagi menatap sisa baterai HP-nya yang kritis. Skenario Buruk Karena Baterai 1% Bagas duduk di ujung halte, punggungnya tegak kaku seperti manekin toko baju, tangannya mencengkeram pinggiran bangku halte… Continue reading Sebuah Cerpen – Baterai HP 1%

Sebuah Cerpen – Pertama Kali Puasa Sehari Penuh

Sebuah Cerpen – Pertama Kali Puasa Sehari Penuh Penulis: Filza Ajmal Perkenalkan, anak kecil ini bernama Filza Ajmal, atau lebih sering dipanggil Filza. Sekarang ia telah tumbuh dewasa dan duduk di jenjang SMA. Berkat dukungan orang tuanya, ia bisa bersekolah di sekolah kebanggaannya, yaitu SMKIT Smart Informatika. Di sana, ia mulai merintis jalan dan membulatkan… Continue reading Sebuah Cerpen – Pertama Kali Puasa Sehari Penuh

Sebuah Cerpen – Keinginan Untuk Kembali Di Masa Lalu

Sebuah Cerpen – Keinginan Untuk Kembali Di Masa Lalu Penulis:Irma Yunita Ramadan bulan puasa merupakan bulan di mana umat islam melakukan ibadah puasa. Setelah umat islam melakukan puasa satu bulan penuh, mereka menyambut kedatangan Hari Idulfitri dengan suka cita. Tak ketinggalan seorang gadis kecil Eni dan kakaknya Anggra yang juga antusias menyambut Hari Idul Fitri… Continue reading Sebuah Cerpen – Keinginan Untuk Kembali Di Masa Lalu