Skip to main content

Majalah Sunday

Berhenti Membandingkan Diri dengan Orang Lain,
Mulailah Fokus pada Perjalananmu Sendiri

Penulis: Latisha Adenia Putri – Universitas Negeri Surabaya

Sunners, di momen tertentu, kalian pernah gak sih merasa seperti orang lain jauh lebih baik daripada kalian? Mungkin terkait nilai pelajaran, hidup yang mereka alami, dan lain-lainnya. Pasti kita semua pernah ya merasakan hal itu, tapi apa ya alasan dari kita bisa memikirkan tentang hal-hal tersebut. Disini kita akan mengetahui alasan dibalik suka membandingkan diri dan solusi yang dapat kita lakukan.

Kenapa Sih Kita Suka Membandingkan Diri dengan Orang Lain?

Kita suka membandingkan diri dengan orang lain sebenarnya terjadi secara natural, tentu ada masa dimana kita sesekali melihat kehidupan orang lain melalui sosial media, dari perkataan orang lain, atau bahkan diceritakan langsung oleh orang tersebut. Lalu, kenapa kita terus membandingkan diri dengan orang lain?

Hal ini dapat terjadi karena terkadang kita sangat menginginkan kehidupan yang mereka miliki. Jika dilihat, mereka sangat senang dengan apa yang mereka punya sehingga timbul perasaan iri dalam diri kita. Terkadang sesekali kita membutuhkan validasi serta motiviasi untuk menjalani hidup sebaik mereka.

Contoh-Contoh dari Membandingkan Diri

Setelah kita ketahui alasannya, kita bisa ketahui contohnya yaitu kita pasti sering melihat kehidupan orang lain di sosial media kan? Terkadang, mereka suka posting terkait harinya, kegiatannya, dan lain-lain yang membuat kita ingin juga mengalami hal tersebut. Tetapi nyatanya nggak bisa karena hidup kita tentu berbeda dengan mereka sehingga terjadinya membandingkan diri dengan orang lain seperti, “Hidup mereka enak banget ya.” atau seperti, “Andaikan hidupku seperti mereka.”

Lalu, bisa juga nih melalui prestasi seperti adanya pengumuman lewat jalur prestasi atau SNBP. Siapa sih yang disini nggak ingin masuk? Tentu sebagian dari kita ada, pada saat diumumkan siapa aja yang masuk ternyata malah rival kalian yang masuk, sedangkan kalian nggak. Itu bisa terjadinya membandingkan diri juga, kalian merasa pasti kalian nggak begitu pintar dan merasa bahwa kalian gak pantas juga untuk masuk melalui jalur tersebut. Padahal seharusnya jangan terlalu dipikirkan lho.

Berhenti Membandingkan Diri dengan Orang Lain, Mulailah Fokus pada Perjalananmu Sendiri
Salah satu solusi agar kita berhenti membandingkan diri sendiri dan orang lain yaitu dengan improve hal yang kita sukai. (Pict by Unsplash)

Apa Solusinya Untuk Bisa Pelan-Pelan Berhenti Membandingkan Diri?

Lalu, kira-kira apa solusinya agar kita tuh pelan-pelan berhenti membandingkan diri dengan orang lain? Menurut HelloSehat, terdapat 3 hal yang dapat kita lakukan. Penjelasannya sebagai berikut:

1. Sebenarnya Kita Hanya Lihat yang Baiknya Saja

Apakah kalian sadar kalau terkadang kita hanya lihat sisi baiknya aja tanpa melihat sisi lainnya? Ketika kita pikir orang lain mempunyai hidup yang lebih baik, padahal sebenarnya kalian nggak tahu proses yang dicapai dengan mereka itu sulit. Bukan hanya sulit, bahkan mungkin aja diantara mereka gak begitu bahagia dengan apa yang mereka miliki.

Bagi mereka yang dibandingkan, terutama ketika kita melihatnya di media sosial, belum tentu seindah itu. Ada lika-likunya untuk mencapai hal yang diinginkan, jadi apa yang kita lihat belum tentu itu kebenarannya. Dengan itu, kita mulai bisa mengurangi melihat media sosial agar nggak kembali untuk membanding-bandingkan orang lain.

2. Harus Menerima Diri Apa Adanya

Alih-alih membandingkan diri dengan orang lain, bagaimana kalau kita mulai menerima diri? Caranya dengan mulai mengetahui dulu nih tentang apa yang kita suka, apa yang membuat kita tertarik, dan lain-lain. Kita dapat menulisnya dengan list apa yang udah kita peroleh selama kita hidup dan dapat jadikan itu sebagai pengingat ketika kita berada di titik terendah.

Meskipun terlihat jahat, kita bisa compare juga dengan orang-orang tertentu untuk melampaui keberhasilan yang menurut kalian jauh lebih hebat dari mereka. Dengan itu, kita dapat jadikan suatu acuan untuk berkembang lebih baik.

3. Kembangkan Kelebihan yang Kita Miliki

Seperti yang udah disebut di poin sebelumnya bahwa dari kita pasti mempunyai kelebihan masing-masing, hal tersebut dapat dijadikan sebagai acuan untuk menambah nilai dalam diri kita. Ketika kalian udah tau kelebihan yang ingin kalian kembangkan, teruslah konsisten untuk menjadi lebih baik dan jangan sampai berhenti di tengah jalan.

Ketika kalian merasa berhasil untuk lebih berkembang, kalian dapat mencatatnya udah sampai kemampuanmu agar gak lupa. Karena membandingkan diri merupakan hal yang berdampak negatif ke kesehatan mental kita, maka menyibukkan diri dengan kemampuan tersebut merupakan hal yang terbaik.

Tersenyumlah dan jangn terlalu memikirkan kehidupan orang lain. (Pict by Unsplash)

Membandingkan diri bukanlah hal yang baik untuk kesehatan mental. Ketika kita melihat suatu hal yang sekiranya menarik, sebenarnya belum tentu mereka menjalaninya seperti apa yang kita bayangkan. Oleh karena itu, kalian bisa pelan-pelan nih untuk lebih fokus dengan diri sendiri agar bisa menjalani hidup seperti apa yang kalian inginkan atau bayangkan. Tanpa membandingkan hidup sendiri dengan orang, tentu kita telah menjalaninya dengan baik tapi jangan lupa bersyukur juga ya dengan apa yang kita miliki.

*****

Majalah Sunday, Teman Memahami Tips Belajar, Edukasi Seksual dan Kesehatan Mental

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.

Ikutan berkarya di
Majalah Sunday

Post Views: 4