Majalah Sunday

Apa Dampak Kesepian Terhadap Kesehatan Mental?

Penulis: Daneen Kalea Alesha Waas – President University

“Tinggal sendiri? Emang nggak kesepian?”

Pertanyaan ini sering banget terlontar ke kita-kita yang lagi mau memutuskan tinggal sendiri, atau lagi ngekost sendirian (biasanya anak kuliah nih!). Tapi emang iya, hidup sendirian bisa berdampak negatif? Bukannya bagus nggak perlu terlalu bergantung sama orang lain?

Hidup sendirian nggak selalu berarti kesepian kok. Tapi ketika kita sendiri, apalagi kalau sengaja menghindari interaksi dengan orang lain, akan sangat mungkin merasa kesepian dan bisa sangat berisiko pada kesehatan mental kita. Yuk simak lebih lanjut akan dampak kesepian di artikel ini!

Kenapa Kesepian Bisa Berdampak Negatif?

Dilansir dari hellosehat.com, kesepian adalah rasa perasaan terisolasi atau terputus dari orang lain. Wajar sih, kalau sesekali kesepian dan sebenarnya ini bukan hal yang berbahaya. Namun kalau terus-terusan kesepian, terutama kalau lagi tinggal sendiri, kesehatan mental kita juga bisa terganggu lho.

Menurut riset dari Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara, kesepian bisa menurunkan self-esteem sehingga cara kita memandang diri sendiri. Selain itu, kesepian berkepanjangan juga dapat menyebabkan berbagai dampak negatif berikut:

Kesepian dapat memberikan dampak negatif untuk kesehatan mental kita.

1. Penurunan Fungsi Otak

Siapa sangka, ternyata kesepian bisa menurunkan fungsi otak! Hal ini disebabkan karena hormon kortisol meningkat dapat mengganggu fungsi kognitif otak. Ketika fungsi kognitif menurun, kita bisa jadi sulit fokus atau membuat keputusan.

2. Gangguan Tidur atau Insomnia

Rasa nggak nyaman akibat kesepian dapat menyebabkan susah tidur atau insomnia. Kurang tidur bisa membuat kita nggak bertenaga, cepat lelah, dan nggak bersemangat dalam menjalani kegiatan.

3. Menyebabkan Stres dan Depresi

Selain menurunkan fungsi kognitif otak, hormon kortisol yang meningkat akibat kesepian juga bisa menyebabkan stres. Stres yang berlebihan nantinya bisa menjadi salah satu penyebab depresi, dan dapat mengganggu kesehatan mental kita. 

4. Meningkatkan Risiko Penyakit

Terus merasa kesepian nggak hanya memengaruhi kesehatan mental, tapi juga kesehatan fisik! Risiko penyakit seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, hingga kanker nggak hanya karena genetik atau kebiasaan buruk, namun juga dapat disebabkan oleh faktor psikis.

Supaya nggak terlalu kesepian meskipun tinggal sendiri, cobain beberapa tips di bawah ini untuk bisa menghibur diri sendiri dan tetap berinteraksi dengan orang lain!

  • Melakukan hobi yang menyenangkan seperti baca buku, nonton film, dengar lagu, main game, dan lain-lain.
  • Rutin kabari keluarga, saudara, atau sahabat yang sedang tinggal jauh dari kita supaya tetap saling update dan melepas rasa kangen.
  • Ikut kegiatan seperti volunteer atau organisasi agar bisa terlibat dalam acara-acara seru di luar, atau kegiatan sosial yang bisa membuka wawasan. Selain itu, kita juga bisa nambah kenalan!
  • Ikut komunitas sesuai dengan apa yang kita suka. Misalnya kalau suka K-pop, coba ikutan komunitas sesama penggemar grup K-pop kesayanganmu. Atau kalau tertarik olahraga tapi masih agak mager, coba lirik komunitas olahraga terdekat. Seringkali komunitas bikin kita jadi tambah semangat menggeluti apa yang kita suka atau mau coba!
  • Berkonsultasi dengan psikolog jika kesepian masih terus melanda. Ada kalanya ketika kita udah coba berinteraksi, atau aktif berkegiatan, rasa sepi masih terus ada. Psikolog bisa membantu kita untuk mencari penyebab rasa kesepian dan mencari solusinya.

Kesepian dapat memberikan dampak negatif untuk kesehatan mental kita.
Kesepian berkepanjangan dapat memberikan dampak negatif untuk kesehatan mental kita seperti menyebabkan stres dan depresi.

Manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial yang membutuhkan interaksi untuk dapat bertahan hidup. Jadi meskipun kita memilih untuk tinggal sendiri, interaksi ringan masih diperlukan supaya nggak sampai kesepian.

Kalau kamu sedang kesepian, tenang aja, kamu nggak sendirian kok. Coba pelan-pelan cari kegiatan positif atau sekadar ngobrol dengan orang terdekat saat ini. Nggak perlu langsung banyak, yang penting ada interaksi dengan orang-orang yang bisa membuat perasaan lebih tenang atau happy. Tetap semangat menjalani kegiatan ya, Sunners!

*****

Majalah Sunday, Teman Memahami Tips Belajar, Edukasi Seksual dan Kesehatan Mental

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.

Ikutan berkarya di
Majalah Sunday

Post Views: 0