Majalah Sunday

UTBK: Belajar Metode Interleaving vs Blocking

Penulis: Ayu Anjani- Universitas Pendidikan Indonesia 

UTBK : Belajar Metode Interleaving vs blocking

Belajar? Banyak Sunners yang masih memakai metode blocking (belajar satu mapel dengan berjam-jam). Terlihat produktif, tapi efeknya sering cuma “paham sesaat”. Solusi yang lebih terbukti efektif adalah pakai metode interleaving, yaitu mencampur beberapa topik dalam satu sesi belajar.

 

Kenapa Interleaving Lebih Efektif?

Interleaving memaksa otak untuk membedakan konsep dan mengambil informasi dari memori jangka panjang. Ini menciptakan desirable difficulty (terasa lebih sulit), tapi justru memperkuat pemahaman. Berbeda dengan blocking yang memicu illusory fluency (merasa paham, padahal tidak tahan lama).

Hasilnya? Mungkin skor langsung sedikit turun, tapi dalam jangka waktu seminggu atau saat ujian, performa meningkat signifikan, terutama untuk soal tipe baru.

Cara Menerapkan Interleaving (Simple & Realistis)

Contoh menggunakan pola 20–30 menit per topik:

  • 25 menit Matematika (campur turunan, integral, limit).
  • 25 menit Fisika (kinematika + energi).
  • 25 menit Kimia (asam-basa + redoks).
  • Istirahat 5 menit tiap sesi.

 

Ulangi siklus ini. Jangan urut bab, maka loncat topik biar otak belajar memilih strategi yang tepat.

Aturan Kunci Belajar

  • Maksimal 3–5 topik per sesi.
  • Gunakan cold recall (tanpa melihat catatan di awal).
  • Campur tipe soal, bukan hanya materi.
  • Review kesalahan di akhir sesi.

Kesalahan Umum yang Dilakukan

  • Fokus satu bab sampai selesai.
  • Belajar berurutan dari awal buku.
  • Menunda latihan campuran.

Tips Cepat Mulai Hari Ini

Kamu coba lakukan sesi 30 menit:

  • 10 menit Matematika (campur soal).
  • 10 menit Fisika.
  • 10 menit evaluasi kesalahan.

Hasil yang Diharapkan

Berdasarkan penelitian menunjukkan perbedaan drastis antara metode blocked dan metode interleaving practice:

  • Dalam jangka panjang (1 minggu kemudian): Blocked practice hanya memiliki tingkat akurasi 62%, sementara Interleaving mencapai 85%.
  • Saat simulasi ujian: Pengguna metode interleaving mencapai skor 89%, jauh mengungguli 68% pada metode biasa.
  • Hasil nyata: Siswa yang beralih ke metode ini dilaporkan bisa meningkatkan skor UTBK sebesar 15-25 poin dalam 4 minggu.

Kesimpulan

Jangan terjebak dalam “Blocking Trap” (seperti mempelajari semua turunan dalam satu waktu). Lakukan rotasi topik (misal: Turunan → Integral → Limit → Ulangi). Gunakan alat seperti Anki (aplikasi belajar berbasis kartu memori digital) untuk mengatur kartu interleaving atau Notion untuk mencatat log soal yang dikerjakan secara campuran. Interleaving memang terasa lebih berat di awal, tapi itulah kuncinya. Metode ini melatih otak berpikir fleksibel dan siap menghadapi soal acak seperti UTBK. Kalau targetmu bukan sekadar paham, tapi bisa mengerjakan, saatnya ganti strategi.

*****

Majalah Sunday, Teman Memahami Tips Belajar, Edukasi Seksual dan Kesehatan Mental

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.

Ikutan berkarya di
Majalah Sunday

Post Views: 3