Penulis: Latisha Adenia Putri – Universitas Negeri Surabaya
Sunners, apakah tahun ini kalian ada yang mengikuti SNBP di tahun 2026 ini? Kalau ada, gimana reaksi kalian ketika pengumuman kemarin, ada gak yang nangis sampai sesegukan? Apapun hasilnya kemarin, pasti kalian udah ngelakuin yang terbaik untuk diri dan masa depan kalian. Nah, berhubung SNBP udah lewat pengumumannya, tentu diantara kalian ada yang mengikuti SNBT 2026 bukan?
GImana untuk persiapan SNBT atau Ujian Tulis Berbasis Komputer yang akan dilaksanakan dalam beberapa minggu ke depan? Semoga untuk ujian nanti dapat berjalan dengan baik dan kalian bisa mengerjakannya dengan lancar. Disini, kita akan memberitahu terkait hal-hal yang mungkin aja kalian belum tahu mengenai fakta terbaru yang berhubungan dengan SNBT tahun ini. Yuk simak pembahasan di bawah ini agar kalian gak ketinggalan informasi!

Menurut koran Kompas yang dirilis pada 1 April 2026, hasil QS WUR by Subject 2026 bahwa Asia Tenggara mencapai 38% dalam peringkat institusi di dunia. Hal ini terdapat negara Indonesia yang dapat meraih peringkat pada kampus tertentu. Berikut adalah kampus-kampus yang mendapatkan peringkat:
Berdasarkan QS World University Rankings, IPB meraih peringkat 399. IPB mencapai peringkat ke-48 pada bidang agrikultur dan kehutanan serta peringkat 100 di dunia pada bidang ilmu kedokteran hewan. Bukan hanya itu, tetapi peringkat kampus IPB juga naik dari peringkat 10 ke peringkat 8 di Asia. Hal tersebut menjadi pencapaian terbaik di Asia Tenggara serta Indonesia.
Berdasarkan QS World University Rankings, UGM meraih peringkat 224. Untuk UGM, terdapat bidang teologi yang masuk ke dalam 45 besar di dunia dan terdapat bidang antropologi serta pembangunan yang masuk ke dalam 100 besar di dunia. Pada pemeringkatan QS WUR by Subject 2026, terdapat kampus UGM yang menempatkan 28 bidang ilmu.
Berdasarkan QS World University Rankings, ITB meraih peringkat 255. ITB memasukkan 5 ilmu bidang yaitu teknik pertambangan dan mineral serta teknik perminyakan yang lolos memasuki peringkat 51 sampai 100 di dunia. Tiga ilmu bidang lainnya seperti arsitektur, build environment, serta seni dan desain memasuki peringkat 101 sampai 150 di dunia. Meskipun hanya 5 ilmu bidang yang masuk 150 besar, tetapi sebenarnya ITB memasukkan 35 ilmu bidang pada pemeringkatan tersebut.
UMN yang didirikan oleh Kompas Gramedia dapat mencapai peringkat 151 sampai 200 di dunia pada fakultas seni dan desain. Dengan adanya peringkat ini, UMN memasuki peringkat ke-3 di Indonesia.
Nah, kurang lebih terdapat 4 kampus yang udah dikenal berdasarkan QS WUR by Subject 2026 ya, Sunners. Kita bisa lihat kalau kampus-kampus tersebut masih di pulau Jawa dan beberapa kampus emang udah menjadi impian banyak sekali peserta SNBT 2026, nah kira-kira kenapa ya?

Menurut koran Kompas yang dirilis pada 27 Maret 2026, pada penyelenggaraan SNBP tahun ini udah diketahui 10 besar universitas yang dipilih oleh peserta SNBP. Nyaris semua universitas yang masuk 10 besar merupakan kampus yang berasal dari Pulau Jawa kecuali nomor urut ke-8. Untuk top 3nya merupakan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Negeri Surabaya (UNESA). dan Universitas Padjajaran (UNPAD).
Nggak hanya itu, tetapi beberapa peserta SNBP 2026 daftar ke politeknik yang ada di Pulau Jawa juga yang terdapat di kota Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Selain kota tersebut, banyak peminat yang memilih politeknik di Pulau Sumatera.
Mungkin akibat banyak sekali kampus-kampus yang berada di Pulau Jawa tergolong favorit dan masuk 10 besar di Indonesia. Tentu para peserta ingin sekali untuk menjadi calon mahasiswa untuk universitas yang terbaik, bukan? Meskipun begitu, dalam pemilihan kampus untuk SNBT bukan hanya sekedar kampusnya aja yang kita pilih tapi harus memilih prodi juga yang kita inginkan.
Menurut koran Kompas yang dirilis pada 26 Maret 2026, ada beberapa prodi yang masih sering menjadi incaran para peserta SNBT 2026. Seperti pada Fakultas Kedokteran yaitu dengan prodi Keperawatan Anestesiologi (4.427 peserta), Farmasi (4.952 peserta) di Universitas Sebelas Maret, dan Kebidanan (2.187 peserta) di Universitas Padjajaran.
Lalu, terdapat di Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan prodi Manajemen Administrasi (3.881 peserta) di Universitas Sebelas Maret dan Akuntansi (3.364 peserta) di Universitas Indonesia. Terakhir, terdapat pada Fakultas Ilmu Sosial dan Politik dengan prodi Ilmu Komunikasi (2.780 peserta) di Universitas Negeri Jakarta.
Meskipun masih banyak prodi-prodi terkenal masih menjadi incaran, namun keketatan dalam berkompetisi untuk menjadi salah satu mahasiswa pada prodi tersebut juga semakin tinggi. Akibat daya tampung yang hanya memumpuni puluhan, sedangkan yang mendaftar bisa sampai ribuan.

Kurang lebih seperti itu untuk fakta-fakta yang ada terdapat pada kampus dan prodi sebelum kalian menghadapi SNBT nanti, bukan berarti dalam hal ini kalian nggak dapat peluang untuk lolos tapi 3 fakta ini bisa berupa strategi sebelum mengerjakan ujian yang akan datang. Setelah kalian mengetahui fakta-fakta berikut, gimana menurut kalian? Semoga informasinya dapat bermanfaat untuk kalian, para penjuang SNBT karena perjalanan kalian masih sangat panjang untuk meraih mimpi kalian. Semangat untuk beberapa minggu yang akan datang ya, Sunners and good luck!
*****

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.