Penulis: Latisha Adenia Putri – Universitas Negeri Surabaya
Sunners, kira-kira kalian udah tau berapa candi yang ada di Indonesia nih? Pasti ada banyak ya dan salah satunya merupakan candi yang akan kita bahas sekarang. Tapi apa kalian tahu sejarah Candi Borobudur itu gimana? Nah, kalau kalian belum tahu, kita akan kasih tahu disini. Penasaran gak? Yuk cari tahu sejarahnya!

Candi Borobudur merupakan salah satu candi Buddha terbesar di dunia yang terletak di Jawa Tengah, Indonesia. Candi ini menjadi simbol kejayaan peradaban Buddha di Indonesia dan mempunyai banyak struktur berbentuk punden berundak yang tersusun dari jutaan batu andesit dan dihiasi ribuan relief serta arca Buddha. Keindahan arsitektur ini menjadi salah satu warisan budaya di dunia dan telah diakui oleh UNESCO. Namun sebelum ini terjadi, terdapat sejarahnya. Yuk kita baca baik-baik.
Diperkirakan bahwa pada 780 dan 830 M, ketika Syailendra menjadi penguasa puncak kejayaan terutama di kerajaan Medang. Pembangunannya kurang lebih menghabiskan 75 sampai 100 tahun dan dirampung pada masa pemerintahan Raja Samaratungga pada 825 M. Pada saat itu juga mulai dibangun berbagai candi Buddha dan Hindu di Dataran Kedu. Untuk pembangunan candi Borobudur saat itu merupakan bagian dari Buddha, sehingga mulai menunjukkan penghormatan melalui candi tersebut.
Setelahnya, candi ini ditelantarkan akibat tertutup pepohonan dan bukit. Bukan lagi menjadi monumen yang harus dihormati sehingga beberapa lama kemudian bahwa candi ini ditemukan. Yang menemukan adalah Inggris pada tahun 1814 dan di bawah pimpinan Sir Thomas Stanford Raffles. Ia memang menyukai dan sedang mencari artefak Jawa kuno dan pada saat itu, ia meminta H. C. Cornelius untuk menyelidiki monumen ini.
Saat ditemukan, mereka mulai membersihkan candi ini selama dua bulan. Tapi masih belum cukup sehingga harus ada yang gambar, membuat laporan penelitian, dan yang lainnya untuk mengetahui Candi Borobudur ini. Sampai pada akhirnya nggak dilanjutkan karena banyak sekali arca yang dicuri. Namun, ditemukan kembali dengan Belanda pada 1885 akibat melihat bahwa candi ini mempunyai potensi untuk dilestarikan.
Mereka mulai membangun ulang, membersihkan, dan mencoba untuk melestarikan monumen ini selama bertahun-tahun. Untuk Candi Borobudur sendiri juga menghabiskan banyak sekali uang agar candi ini tetap indah hingga pada tahun 1991, UNESCO menetapkan Candi Borobudur sebagai warisan dunia di kategori budaya.
Diketahui bahwa pada 11 Februari 2022, pemerintah meresmikan status Candi Borobudur kembali sebagai tempat ibadah untuk umat Buddha di Indonesia dan dunia. Hal ini disebabkan karena sempat terkena lapisan debu vulkanik, harus di renovasi, adanya kehancuran, dan lain-lain. Bukan hanya itu, tetapi setelah di reparasi, candi ini dapat menjadi tempat pariwisata dan cagar budaya di Indonesia.

Nah, kurang lebih seperti sejarahnya, Sunners! Candi Borobudur saat ini bukan hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga warisan budaya yang mengandung nilai sejarah, religius, dan filosofi yang penting untuk terus kita jaga dan lestarikan. Gimana menurut kalian? Semakin tertarik gak untuk datang melihat candinya secara langsung? Atau kalian sebelumnya udah pernah kesana? Tulis yuk di kolom komentar!
*****

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.