Majalah Sunday

Belajar Efektif Ala Maudy Ayunda: 3 Trik Simpel Biar Nggak Cepat Burnout!

Penulis: Munira Alaydrus – UIN Jakarta

Pernah nggak sih kamu ngerasa kayak udah belajar seharian penuh, tapi hasilnya nggak sebanding sama capeknya?

Kamu duduk dari habis magrib sampai tengah malam, buku catatan udah penuh stabilo warna-warni, playlist lo-fi udah muter tiga kali, tapi pas pagi harinya ditanya guru, otakmu blank total.
Atau mungkin kamu udah begadang demi belajar, tapi pas ujian datang, yang muncul justru soal-soal yang nggak pernah kamu pelajari.

Dan di momen itu, kamu mungkin mulai mikir,

“Sebenernya aku yang kurang usaha… Apa aku yang salah cara belajar, ya?” 

Nah, kalau kamu pernah ada di posisi itu, tenang. Kamu nggak sendirian. Bahkan, Maudy Ayunda, yang dikenal pintar dan sukses akademik di dua kampus top dunia, Oxford dan Stanford,  juga pernah ngomong di salah satu kontennya:

Kuncinya bukan seberapa lama kamu belajar, tapi seberapa efektif kamu memanfaatkan waktu belajarmu.”

Ternyata, Maudy punya tiga study hacks sederhana yang bisa banget kamu tiru, bukan cuma biar nilai naik, tapi juga biar kamu belajar dengan cara yang lebih cerdas, efisien, dan nggak gampang burnout

Yuk, kita kupas satu-satu trik belajar ala Maudy Ayunda.

belajar efektif ala Maudy Ayunda

Belajar Nggak Cukup Cuma Baca, Harus Coba Latihan Soal!

Belajar itu kayak olahraga otak, makin sering dilatih, makin kuat daya tangkapnya. Nah, kata Maudy, kunci pertama biar belajar kamu efektif adalah latihan sebanyak mungkin soal.
Soalnya, sering kali kita merasa udah paham pas baca materi, tapi begitu ketemu soal, langsung blank. 

Nah, biar latihan soalmu nggak sekadar formalitas, ada dua hal penting yang bisa kamu perhatiin.

Tantang Dirimu, Bukan Cuma Hafalin Jawaban

Jangan cuma “ngerjain soal” biar kelihatan sibuk. Anggap latihan soal itu kayak tes kecil buat ngukur pemahamanmu.

Misalnya, kamu bisa coba kerjain soal tanpa liat catatan. Kalau masih sering nyontek, artinya ada bagian yang belum benar-benar kamu pahami. Coba juga variasikan tipe soal: pilihan ganda, esai, atau bahkan bikin soal sendiri.

Dengan begitu, otakmu dilatih untuk berpikir dari berbagai arah, bukan cuma hafal, tapi ngerti.

Temuin Titik Lemahmu, Biar Belajar Nggak Jalan di Tempat

Banyak siswa terjebak pengen ngerjain semua materi. Padahal, yang paling penting justru memperdalam bagian yang belum kamu ngerti.

Kalau kamu terus ngulang yang udah bisa, kamu nggak berkembang. Coba deh bikin daftar kecil: “materi yang udah paham” dan “materi yang masih bikin bingung.”

Lalu fokus ke daftar kedua. Di sinilah waktu belajarmu jadi lebih efektif, karena kamu tahu harus memperkuat bagian yang lemah, bukan sekadar menambah jam belajar.

 Nah, setelah kamu tahu soal mana yang bikin otakmu mumet, jangan buru-buru menyerah. Di situlah justru titik kuncinya, bagian kedua dari trik Maudy bakal bantu kamu menaklukkan itu.

Jangan Kabur dari Bab yang Susah — Hadapi, Taklukkan!

Kita sering punya kebiasaan belajar yang… jujur aja, nggak efektif, yaitu terus ngulang materi yang udah bisa. 

Padahal, menurut Maudy, justru bagian yang belum kamu kuasai itulah “harta karun” sebenarnya. Kalau kamu cuma main aman di zona nyaman, kamu sulit untuk berkembang.

Jadi, alih-alih terus ngulang hal yang udah lancar, arahkan energimu ke bagian yang bikin kening berkerut.

Nah, biar nggak bingung harus mulai dari mana, kamu bisa coba dua pendekatan ini.

Lihat Pola Salahmu, Di Situ Rahasianya!

Setelah latihan soal, coba perhatiin bagian mana yang paling sering bikin kamu salah. Apakah karena nggak ngerti konsepnya? Salah hitung? Atau cuma kecepatan bacanya kurang?

Kesalahan itu bukan tanda kamu bodoh, tapi petunjuk arah, semacam “peta jalan” buat tahu di mana kamu perlu belajar lebih dalam. Misalnya, kalau kamu sadar sering salah di rumus tertentu, berarti kamu bisa mulai dengan bikin mindmap atau catatan kecil khusus untuk topik itu.

Jadi, kamu nggak belajar secara acak, tapi dengan arah yang jelas.

Bukan Tambah Jam, Tapi Ubah Strategi Belajarmu

Sering kali kita mikir, “Mungkin aku kurang belajar,” padahal bukan waktunya yang kurang, tapi caranya yang belum tepat. 

Kalau kamu udah berjam-jam baca tapi masih belum paham, coba ubah metode. Misalnya, nonton video penjelasan, gambar alur konsep, atau diskusi sama teman.

Otak kita punya cara belajar yang berbeda-beda, ada yang visual, ada yang auditori, ada juga yang kinestetik.

Jadi, jangan paksa satu metode untuk semua hal. Eksperimen sampai kamu nemu cara yang paling cocok buat kamu.

Nah, setelah kamu berhasil menaklukkan bagian yang bikin kamu mumet, ada satu cara lagi biar ilmu itu makin nempel di kepala, dan ini trik pamungkas ala Maudy yang nggak kalah keren!

Belajar Paling Nempel? Pas Kamu Ngajarin Orang Lain!

Remaja sedang meninjau catatan pelajaran dan menandai bagian yang belum dimengerti — belajar efektif ala Maudy Ayunda

Menurut Maudy, “If you can explain it, that means you truly understand it.”
Artinya, kalau kamu bisa menjelaskan sesuatu dengan bahasamu sendiri, berarti kamu udah benar-benar paham, bukan cuma hafal.

Dan itu bener banget. Kadang kita ngerasa udah ngerti karena bisa ngangguk waktu baca buku, tapi pas disuruh jelasin ke orang lain… eh, tiba-tiba kosong!

Itu tandanya, kamu belum betul-betul menguasai materi.
Maka dari itu, coba ubah cara belajarmu: jangan cuma “menyerap,” tapi juga “mengeluarkan.”

Nah, gimana cara paling efektif buat latihan ngomongin ulang pelajaran tanpa harus nunggu orang minta diajarin? Yuk, intip dua tips ini.

Jadi "Guru" untuk Diri Sendiri — Ulangi Sampai Kamu Bisa Jelasin Sendiri

Nggak perlu beneran ngajar orang lain kok, cukup pura-pura kamu lagi ngajarin seseorang.

Coba jelaskan ulang materi yang baru kamu pelajari, entah ke tembok, boneka, atau bahkan ke diri sendiri di cermin. Kedengarannya konyol, tapi teknik ini ampuh banget buat nguji pemahamanmu.

Kalau kamu bisa menjelaskan dengan kata-katamu sendiri tanpa lihat catatan, berarti kamu udah bener-bener ngerti.
Tapi kalau masih macet, berarti ada bagian yang perlu kamu dalemin lagi.

Anggap aja ini “tes kejujuran” antara kamu dan otakmu.

Ubah Penjelasan Jadi Cerita — Biar Otakmu Ikut “Nonton” dan Nempel Lebih Lama

Kamu tahu nggak, otak manusia lebih gampang ingat cerita daripada teori?

Makanya, coba ubah konsep rumit jadi narasi yang seru dan ringan. Misalnya, kalau kamu belajar sejarah, ceritakan ulang kayak kamu lagi ngegosipin masa lalu para tokohnya. Atau kalau belajar biologi, bayangin kamu lagi jelasin ke temanmu kenapa sel tubuh bisa “drama” pas kekurangan oksigen.

Semakin hidup ceritamu, semakin kuat otakmu nyimpen informasi itu.

Nah, setelah kamu udah latihan soal, fokus ke bagian yang susah, dan bisa jelasin ulang dengan lancar, selamat! Kamu nggak cuma belajar kayak Maudy Ayunda, tapi juga belajar dengan cara yang benar-benar efektif dan berkelanjutan.

Sekarang waktunya kita tutup dengan satu pesan terakhir buat kamu yang pengin belajar tanpa cepat burnout.

Belajar Efektif Ala Maudy Ayunda, Sekarang Giliran Kamu Coba!

Ternyata, belajar berjam-jam bukan jaminan hasil yang maksimal.
Yang penting bukan berapa lama kamu buka buku, tapi seberapa efektif kamu mengolah isi kepalamu.

Maudy Ayunda udah buktiin sendiri, belajar itu bukan tentang siapa yang paling rajin, tapi siapa yang paling tahu caranya belajar dengan benar.

Jadi, gimana kalau kamu mulai ubah strategi belajarmu hari ini?
Coba latihan soal biar otakmu terasah, fokus ke bagian yang bikin pusing, dan ajarin lagi ke orang lain sampai kamu bisa jelasin tanpa mikir keras. Nggak harus langsung sempurna, cukup mulai dari satu langkah kecil setiap hari.

Belajar nggak harus bikin stres, kok.  Kadang, yang kamu butuhin bukan tambahan waktu, tapi cara baru untuk memahami.

Jadi, yuk mulai belajar kayak Maudy Ayunda, bukan lebih lama, tapi lebih cerdas dan efektif.

*****

Majalah Sunday, Teman Memahami Tips Belajar, Edukasi Seksual dan Kesehatan Mental

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.

Ikutan berkarya di
Majalah Sunday

Post Views: 3