Majalah Sunday

VIRTUAL TOUR : Nomensen History

Hai Sunners!.. Pada Jumat 26 Februari 2021 telah berlangsungnya acara dari kampus ULCLA Tarutung bersama FIKOM Universitas budi luhur dengan mengadakan Virtual tour di daerah Tapanuli utara, Sumatera Utara. Acara tersebut dilakukan secara virtual melalui zoom. Pada acara virtual tour ini kita akan ke beberapa tempat-tempat sejarah yang mencatat jejak perjuangan “Ompu I Nommensen”. Beliau adalah salah seorang misionaris dari Jerman yang turut memajukan Tanah Batak pada masa peperangan.

 

 

 

 

 

 

Acara ini dimulai pada pukul 13:30 kurang lebihnya berlangsung selama 2 jam. Acara ini diawali dengan persembahan Tarian tradisional Sumatra Utara yaitu Tari Tor-tor. Nah untuk selanjutnya Tempat tempat yang dikunjungi selama tour virtual ini yaitu seperti :

  1. HKBP Pearaja Tarutung

HKBP Paeraja Tarutung terletak di Jl. Raja Pontas Lumban Tobing, Hutatoruan IX, Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

2. Makam Misionaris

Makam Misionaris terletak di Desa Lobu Pining, Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara. Makam itu persisnya berada sekitar 18 Km dari Kota Tarutung, ibukota kabupaten. di Makam Misionaris HKBP ini terdapat juga makam Bishop pertama GKPI Ds.Dr. Andar Lumbantobing,M.Th yang merupakan pendeta HKBP yang sebelum adanya perpecahan di tubuh HKBP tahun 1963 dan Pertama HKBP dari orang batak yaitu Ds.Dr. Justin sihombing bersama istri pertamanya yang meninggal lebih dahulu, dan istri kedua beliau Biblevrouw lamian Br. Saragih yang meninggal d iumur 101 di Pematang Siantar.

 3. Makam Raja Pontas Lumbantobing

Raja Pontas Lumbantobing lahir sekira 1835. Dikenal sebagai pelindung kaum misionaris seperti Gerrit van Asselt (1833–1910), dan I.L. Nommensen (1834–1918).

  4. Gereja Dame II Saitnihuta,

Gereja Dame II Saitnihuta terletak di  Hutatoruan V, Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

5. Salib Kasih Tarutung

Salib kasih adalah tempat wisata rohani yang dibuat untuk mengenang jasa misionaris agama Kristen yang berasal dari Jerman, Ingwer Ludwig nommensen yang memulai misinya di tanah Batak dan merupakan tempat Ingwer Ludwig Nommensen memandang ke arah Rura Silindung di bawahnya.

Salib kasih terletak di Simorangkir Julu, Siatas Barita, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Di lokasi ini terdapat beberapa rumah doa, wahana selfie, tempat penjualan souvenir, parkiran yang luas, rumah makan dan beberapa fasilitas lainnya

 

 

 

 

 

 

Tidak hanya itu saja loh! kita juga diperkenal pekerjaan yang banyak dilakukan orang sekitar sana yaitu Manirat yang merupakan proses pembuatan kain ulos dengan menggunakan alat tradisional.  Menurut pengrajin sana yang disebut Panirat proses manirat itu bukan sembarangan. Setiap benang yang ditenun dengan cara diselang-selingi ini dibuat dengan hitungan yang konsisten. Salah berhitung, harus diulang, karena motifnya tidak sesuai. Nah menurut Panirat disana untuk ukuran ulos biasanya panjang nya mencapai kurang lebih satu meter dan lebarnya setengah meter.

 

 

 

 

 

 

Nah acara terakhir yaitu kesan pesan dan juga saran yang diberikan oleh beberapa dosen dan juga peserta yang mengikuti virtual tour ini. Dan untuk penutupnya kita menari Tor-tor bersama sekaligus menutup acara virtual tour ini.

 

 

 

 

3 comments

    1. Saya tertarik dengan berita virtual tur batak ini. Kemana saya bisa menghubungi agar bs mengikuti tur virtual ini lagi? Terimakasih

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat Now
Selamat Datang di Majalah Sunday, ada yang bisa kami bantu?