Skip to main content

Majalah Sunday

Hujan

Hujan Dalam awan kelabu Aku menanti Gemuruh langit Serta rintik – rintik hujan Yang menetes mengalir lembut Di tubuhku Sejenak aku diam Bingung tak tahu harus apa Terdiam Terpukau Indah sekali Tuhan Aku pun senyum kegirangan Astrid-Universitas Negeri Jakarta ***** Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, tips belajar dan cerita cinta hanya di Majalah Sunday,… Continue reading Hujan

HANGAT HATI

Hangat Hati Penulis: Astrid-Universitas Negeri Jakarta June 8, 2021 2:55 pm Pagi ku indah tertanam pada cahaya keemasan surya Yang mengintip malu – malu dari peraduannya Ialah semurni cahaya bening yang luruh jatuh dari langit Menyisakan ribuan sayang, ribuan dahaga yang terpuaskan Inilah aku sama dengan detik lalu Mencoba menyematkan luka pada irama nurani Yang… Continue reading HANGAT HATI

ELING

Eling June 8, 2021 2:44 pm Ting, Malam berkabut langit menderu Ada aku dan selembar kertas putih Tak lupa pensil yang boleh ‘nemu Tak ada penghapus, terlalu mahal buatku Ding, Jam waktu lagi berpacu Dan aku bisu dalam liang pikirku Dari jejak kemarin sore yang ku telusuri Hanya genggam sisa tak mau yang didapat Dan… Continue reading ELING

Perempuan Tangguh

Perempuan Tangguh Penulis: DIAJENG GENTALIA RIFANI – Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta May 5, 2021 9:31 am Angin kencang menusuk tulangku Mengenai setiap inti yang ada di badan Rasa malas merasuki tubuhku Namun, mataku berhenti tertuju pada segerombolan perempuan-perempuan itu Mereka adalah ibu-ibu yang sedang mencari koin-koin kehidupan Mereka membawa bakul sayuran-sayuran tanpa mengenal lelah… Continue reading Perempuan Tangguh

Gulita di Bulan Ramadhan

Gulita di Bulan Ramadan Rintikan hujan turun bersama dengan tangisanku Tangisan yang tidak bisa aku hentikan walau hanya sekejap Kenangan-kenangan manis selalu membekas di hati Ibu… Masih tidak menyangka Ramadhan tahun ini ibu tidak bersamaku Aku masih teringat suara lembut ibu ketika membangunkanku untuk sahur bersama Kini, hanya ada aku seorang diri  Tidak ada lagi… Continue reading Gulita di Bulan Ramadhan

Membuka Luka

Membawa Luka Kedatanganmu kembali hanya membuat duka Duka lama yang terbuka kembali Masa-masa yang kita lalui bersama  Sangat indah, tapi hanya membuat sakit hati  Kenapa.. Kenapa kau datang kembali Lukaku sudah tak bisa aku tahan seperti dulu kala  Kehadiranmu bagiku hanyalah ilusi DIAJENG GENTALIA RIFANI-Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta ***** Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi… Continue reading Membuka Luka

Setelah Tahun 2020

Setelah tahun 2020 February 18, 2021 6:00 am Waktu tak pernah berhenti Beton putih mendominasi Denting jam dinding terus berjalan Perlahan Tangisan anak kecil Keluhan para manusia  Mengisi sudut ruangan Tumpukan kertas kian meninggi Rasa cemas pun menghampiri Pelindung diri berhasil menutupi raut wajah penuh cerita Entah suka ataupun duka Doa-doa dipanjatkan Tak peduli apapun… Continue reading Setelah Tahun 2020

Gerbong Tuhan

Gerbong Tuhan Malam ini gelombang cahaya sedang anjlok sinarnya tertahan di jalur stasiun harapan paket dari matahari berakhir macet menyisakan bulan yang meraung-raung dalam kegelapan   Pukul lima sore di balik kaca jendela ada bocah dipenjarai baki-baki makanan ringan setitik cahaya masih bertahan di sudut bibirnya mengiringi kaki-kaki renta, yang tergegas menapaki setiap jalan kesempatan… Continue reading Gerbong Tuhan

Diam-Diam

Diam-Diam Penulis: Nurul Azizah UNJ Diam-diam aku sama seperti mereka, berjalan antara jejeran etalase toko dan daftar harga baju berlogo Diam-diam aku sama seperti mereka, berjalan di antara riuh rendah suara buruh penjaja barang mewah yang gajinya dibayar murah Aku sama saja seperti mereka yang seenaknya minta dilayani dengan dalih telah mengupahi Aku tak ada… Continue reading Diam-Diam

Beku

BEKU Penulis: Kinanti Rizkiarti Universitas Negeri Jakarta November 21, 2020 5:08 pm Entah ia yang terlalu berani untuk membirukan luka.. Atau aku yang terlalu takut menyimpulkan bahwa itu luka.. Entah ia yang terlalu kuat untuk membekukan waktu.. Atau aku yang melulu meragu.. Baru kumengerti bahwa rumah tidak melulu ditanya oleh kata tanya “apa?” melainkan dapat… Continue reading Beku