Skip to main content

Majalah Sunday

Kenapa Eustres Dibutuhkan bagi Mental Kita?

Penulis: Fariz Ilham – Telkom University Purwokerto

HI Sunners! Pernah nggak kamu merasa deg-degan sebelum ujian, grogi sebelum presentasi, atau tertantang ketika mencoba sesuatu yang baru? Rasa tegang seperti ini sering kali langsung dianggap sebagai stres yang harus dihindari. Padahal, nggak semua stres berdampak buruk bagi mental kita.

Ada jenis stres yang justru bisa memberikan dorongan positif, yaitu eustres. Eustres adalah bentuk stres positif yang muncul ketika kita menghadapi tantangan yang masih dapat dikelola. Misalnya, rasa gugup sebelum presentasi yang membuat kita lebih serius mempersiapkan materi atau rasa tertantang mengikuti lomba yang membuat kita terdorong untuk berlatih lebih giat.

Eustres dibutuhkan karena mental yang sehat bukan berarti hidup tanpa tekanan sama sekali. Kita tetap membutuhkan tantangan untuk membuat pikiran aktif, memiliki motivasi, belajar menghadapi kesulitan, dan berkembang. Selama tekanannya masih berada dalam batas yang sehat, stres justru dapat menjadi bagian dari proses tersebut.

Lalu, seperti apa eustres itu dan bagaimana pengaruhnya bagi mental kita?

Apa Itu Eustres?

Eustres atau eustress merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan stres positif. Kondisi ini terjadi ketika seseorang menghadapi tantangan yang terasa menuntut, tetapi masih mampu dihadapi dan dikendalikan.

Berbeda dengan stres negatif atau distress, eustres biasanya membuat kita merasa tertantang dan terdorong untuk melakukan sesuatu. Kita mungkin merasa gugup atau tegang, tetapi perasaan tersebut tidak membuat kita kehilangan kendali.

Contohnya saat akan menghadapi ujian, kamu mungkin merasa sedikit cemas. Namun, rasa tersebut justru membuatmu lebih rajin belajar. Atau ketika akan melakukan presentasi, rasa gugup bisa mendorongmu untuk berlatih berkali-kali agar lebih siap.

Jadi, eustres bukan berarti kita harus mencari stres sebanyak-banyaknya. Eustres lebih tepat dipahami sebagai tekanan dalam kadar yang sesuai sehingga dapat memberikan energi dan dorongan positif.

Sebaliknya, jika tekanan terasa terlalu berat, sulit dikendalikan, berlangsung lama, dan mulai mengganggu kehidupan sehari-hari, kondisi tersebut lebih mengarah pada distres. Karena itu, yang penting bukan menghilangkan seluruh stres, tetapi memahami bagaimana tubuh dan pikiran kita merespons tekanan.

Tekanan dalam belajar tidak selalu buruk, tetapi perlu berada dalam batas yang dapat dikelola.

Eustres Membantu Kita Tetap Fokus, Percaya Diri, dan Berkembang

Salah satu alasan eustres dibutuhkan bagi mental kita adalah karena tantangan yang tepat dapat memberikan berbagai dorongan positif. Eustres dalam kadar yang tepat dapat membantu kita lebih fokus dan siap menghadapi sesuatu yang sedang dihadapi. Rasa gugup sebelum ujian atau presentasi, misalnya, bisa mendorong kita untuk lebih serius mempersiapkan diri, mempelajari materi, dan berlatih agar lebih siap. Tekanan ringan tersebut membuat kita memiliki alasan untuk memusatkan perhatian pada tujuan yang ingin dicapai.

Selain membantu fokus, eustres juga dapat meningkatkan rasa percaya diri. Ketika berhasil melewati sebuah tantangan, kita mendapatkan pengalaman bahwa ternyata kita mampu melakukan sesuatu yang sebelumnya terasa sulit. Misalnya, kamu awalnya merasa takut berbicara di depan kelas. Setelah mencoba dan berhasil menyelesaikannya, kamu bisa menjadi lebih yakin dengan kemampuan diri sendiri. Pengalaman seperti ini dapat membuat tantangan berikutnya terasa lebih mudah untuk dihadapi.

Eustres juga dapat mendorong kita untuk berkembang karena membuat kita berani keluar sedikit dari zona nyaman. Mencoba hobi baru, mengikuti organisasi, belajar keterampilan, atau mengambil tanggung jawab tertentu mungkin terasa menegangkan pada awalnya. Namun, selama tantangan tersebut masih realistis dan dapat dikendalikan, pengalaman itu dapat membantu kita belajar, beradaptasi, serta mengenali kemampuan yang sebelumnya belum kita sadari.

Dengan menghadapi tantangan secara bertahap, kita tidak hanya belajar menyelesaikan masalah, tetapi juga belajar memahami diri sendiri dan cara menghadapi tekanan. Eustres dapat menjadi bagian dari proses yang membantu kita tetap fokus, semakin percaya diri, dan terus berkembang tanpa harus merasa kewalahan.

Bagaimana Mendapatkan Eustres yang Sehat?

Sunners nggak perlu sengaja membuat diri sendiri stres untuk mendapatkan manfaat eustres. Cara yang lebih sehat adalah memberikan diri sendiri tantangan yang realistis dan sesuai kemampuan.

Beberapa hal yang bisa dicoba antara lain:

  • mencoba hobi atau keterampilan baru;
  • membuat target belajar yang realistis;
  • mengikuti kegiatan sekolah atau organisasi;
  • mencoba berbicara di depan umum;
  • mengikuti perlombaan sesuai minat;
  • membuat target olahraga secara bertahap;
  • mengerjakan proyek pribadi yang sudah lama ingin dicoba.

Kuncinya adalah menantang diri tanpa memaksakan diri. Pilih tantangan yang sedikit berada di luar zona nyaman, tetapi masih memungkinkan untuk dicapai dengan usaha.

Jangan lupa memberikan waktu untuk beristirahat. Tidur yang cukup, melakukan kegiatan yang menyenangkan, mengambil jeda, dan bercerita dengan orang yang dipercaya tetap penting untuk menjaga keseimbangan mental.

Perhatikan juga bagaimana tubuh dan pikiranmu merespons tekanan. Kalau tantangan mulai berubah menjadi rasa kewalahan, terus-menerus cemas, sulit tidur, sulit berkonsentrasi, atau mengganggu aktivitas sehari-hari, jangan memaksakan diri. Bisa jadi tekanan tersebut sudah tidak lagi berada dalam batas yang sehat.

Jalur mandiri ptn yang masih buka tanpa tes
Tantangan yang dikelola dengan baik dapat menjadi bagian dari proses belajar dan berkembang.

Produk Rekomendasi Sunday

Jadi, kenapa eustres dibutuhkan bagi mental kita? Karena dalam kadar yang tepat, eustres dapat membantu kita tetap fokus, meningkatkan kepercayaan diri, dan mendorong kita untuk terus belajar serta berkembang.

Stres tidak selalu menjadi sesuatu yang harus ditakuti. Rasa gugup sebelum ujian, tertantang menghadapi tugas, atau sedikit takut ketika mencoba sesuatu yang baru bisa menjadi bagian dari proses perkembangan diri.

Namun, bukan berarti semakin banyak stres akan semakin baik. Mental yang sehat membutuhkan tantangan yang seimbang dengan kemampuan kita untuk menghadapinya.

Yuk, Sunners, coba satu tantangan kecil yang selama ini ingin kamu lakukan! Keluar sedikit dari zona nyaman, rasakan prosesnya, dan lihat apa yang bisa kamu pelajari dari pengalaman tersebut. Tapi, tetap dengarkan batas diri sendiri, ya!

Karena berkembang itu penting, tetapi menjaga kesehatan mental juga nggak kalah penting.

*****

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.

Majalah Sunday, Teman Memahami Tips Belajar, Edukasi Seksual dan Kesehatan Mental

Ikutan berkarya di
Majalah Sunday

Post Views: 2