Majalah Sunday

Orang ADHD Susah Fokus dalam Belajar, Tapi Bisa Fokus Banget Main Game?

Penulis: Latisha Adenia Putri – Universitas Negeri Surabaya

Sunners, kalian pernah gak sih merasa di saat kalian main game tuh bisa fokus yang sampai gak bisa diganggu gugat. Tapi kalau udah terkait tugas atau hal penting lainnya yang harus dikerjain tuh malas banget deh. Gak cuma itu, tapi kadang juga suka gak fokus. Hal ini kurang lebih masalahnya sama seperti orang ADHD, kira-kira kenapa ya?

Orang ADHD Susah Fokus dalam Belajar, Tapi Bisa Fokus Banget Main Game?

Kira-Kira Kenapa Orang ADHD Bisa Terlalu Fokus dengan Game?

Hal ini dapat disebabkan oleh otak anak. Bagi yang memiliki ADHD, mereka akan merasakan bahwa game lebih menarik untuk dimainkan dibandingkan mereka harus mengerjakan tugas, belajar, dan lain halnya. Kenapa bisa begitu? Karena dalam game itu dapat menarik perhatian mereka dengan adanya interaksi tertentu dan terdapat hal spesial dari game tersebut. Mau itu dari visual, audio, dan hal lainnya dapat mendukung perkembangan anak ADHD sehingga mereka lebih tertarik dengan bermain game dibandingkan belajar.

Bukan hanya itu, mereka memiliki batasan tertentu untuk mengontrol cara kerja otak. Karena game sendiri udah menarik buat mereka sehingga mereka akan susah lepas dalam bermain game. Berbeda halnya kalau mereka belajar, akan ada perbedaan yang signifikan dan belum tentu bisa langsung fokus karena mereka gak melihat bahwa belajar itu menarik. Oleh karena itu, mereka akan susah sekali untuk fokus.

Lalu, Bagaimana Caranya Agar Mereka Bisa Tetap Fokus dengan Belajar dan Kegiatan Lainnya?

Seperti yang udah dijelaskan sebelumnya kalau kita bisa menggunakan pendekatan yang berbeda. Belum tentu kita bisa untuk meraih mereka dengan cara yang sama seperti anak-anak pada umumnya. Anak ADHD akan sangat butuh pendekatan belajar yang lebih interaktif dan menarik, tentunya agar mereka nggak cepat bosan dan bisa cepat fokus. Hal ini bisa dilakukan secara khusus yaitu dapat dimulai dengan hal yang disukai oleh mereka.

Misalnya, mereka menyukai kereta api sampai mengumpulkan banyak sekali mainan kereta api ataupun bermain game digital mengenai hal tersebut. Kita bisa mulai menyambungkan pelajaran yang ingin dipelajari dengan kereta api. Dengan begitu, mereka akan cepat fokus dan coba untuk belajar karena ada kaitannya dengan kereta api.

Dalam pendekatan ini, nggak sepenuhnya akan berhasil setiap saat sehingga sangat dibutuhkan untuk pengawasan lebih lanjut. Selain itu, jangan langsung untuk memberi banyak pelajaran karena untuk yang mengidap ADHD juga butuh diajarkan secara pelan-pelan agar mereka dapat menyerap apa yang dibilang lebih baik lagi.

Suatu gambaran mengenai cara otak ADHD bekerja. (Pict by Canva)

Tapi Bagaimana Caranya Kita Tahu Kalau Orang Tersebut Mengalami ADHD, Bukan Hanya Mengalami Tingkat Fokus yang Rendah?

Untuk seseorang yang mengalami ADHD dan seseorang yang mempunyai tingkat fokus yang rendah dapat dibedakan dalam beberapa faktor. Bagi kita yang mempunyai tingkat fokus rendah, biasanya bersifat sementara dan bisa kembali fokus seperti biasanya. Kemungkinan kita susah fokus karena kurang tidur, stress, dan lingkungan sekitar yang kurang mendukung untuk fokus. Kemudian, gimana caranya agar kita bisa kembali fokus? Yaitu dengan menerapkan beberapa hal seperti atur pola tidur, buat jadwal harian, dan hindari main gadget dalam jangka waktu panjang. Dengan begitu, pasti pelan-pelan kita bisa fokus seperti biasanya.

Namun, beda halnya untuk orang ADHD. Mereka cenderung mengalami fokus yang rendah dengan jangka waktu yang lama. Oleh karena itu, sangat butuh untuk pengecekan lebih lanjut ke dokter dan tenaga medis lainnya agar dapat didiagnosis. Berdasarkan Ohio State Health & Discovery, untuk seseorang yang mengalami ADHD mempunyai gangguan di lobus frontal karena di otak mereka mempunyai lebih sedikit dopamin atau zat kimia yang dapat menganggu tingkat fokus orang tersebut.

Maka dari itulah perbedaannya mengenai orang yang mengidap ADHD dan orang yang mempunyai tingkat fokus yang rendah.

Suatu gambaran pada saat anak-anak ADHD lebih suka main. (Pict by Canva)

Akhirnya, kita dapat mengetahui alasan kenapa yang mengidap ADHD mengalami kesusahan untuk fokus dalam beberapa hal. Otak yang mengalami ADHD akan lebih mudah tertarik dengan adanya stimulasi cepat, tantangan, dan penghargaan instan. Maka dari itu, bagi mereka sangat membutuhkan pendekatan belajar yang lebih interaktif dan menarik agar dapat fokus lebih baik dan berkembang lebih pesat juga.

*****

Majalah Sunday, Teman Memahami Tips Belajar, Edukasi Seksual dan Kesehatan Mental

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.

Ikutan berkarya di
Majalah Sunday

Post Views: 2