Majalah Sunday

Kenapa Indonesia Menggunakan Setir Kanan?

Penulis: Latisha Adenia Putri – Universitas Negeri Surabaya

Terkadang, kalian suka penasaran gak sih, Sunners? Terutama dengan mobil-mobil yang ada di Indonesia, ‘Kenapa disini nyetirnya di sebelah kanan, bukan di sebelah kiri seperti negara-negara lainnya?’ Ternyata di balik pertanyaan itu, ada jawaban yang jarang banget diketahui oleh masyarakat sekitar. Penasaran kenapa negara Indonesia setir kanan dan bukan kiri? Yuk kita cari tahu alasannya!

Sejarah Singkat Menyetir di Setir Kiri dan Kanan

Kalian suka penasaran gak sih, kenapa Indonesia setirnya ada di sebelah kanan? Nah, disini kalian akan mengetahui sejarah dan alasannya!

Awal mulanya terdapat posisi menyetir itu berasal dari negara Inggris. Terdapat jalur lalu lintas gerobak pertambangan yang berasal dari Romawi dan jalur tersebut membuat pola di sebelah kiri untuk mengangkut hasil tambang. Sama halnya seperti seorang penunggung kuda juga biasanya menggunakan jalur kiri karena tangan kirinya dapat memegang tali kekang dan tangan kanannya untuk menghormati satu sama lain atau melindungi diri dengan pedang. Dengan adanya menyetir di jalur kiri, negara Inggris membuat peraturan resmi dan ditetapkan pada tahun 1756. Saat ini, peraturan tersebut terpada pada Highway Act 1835 bagian 78. 

Namun, pada abad ke-17 mulai adanya perpindahan jalur kiri ke kanan yang terjadi di negara Amerika Serikat. Hal ini terjadi karena pengemudi mulai duduk di belakang kuda yang berada di sebelah kiri, sedangkan tangan kanannya memegang cambuk sehingga kebiasaan ini terus diterapkan hingga diciptakannya kendaraan. Oleh karena itu, mulai terdapat perbedaan menyetir antara di setir kiri dan kanan.

Alasan Kenapa Negara Indonesia Menggunakan Setir Kanan dan Jalur Kiri

Menyetir di sebelah kanan. (Pict by Canva)

Mungkin kalian udah nebak jawabannya kalau berasal dari negara penjajah dan jawabannya adalah benar. Negara Indonesia mulai menggunakan setir sebelah kanan diakibatkan negara Belanda yang sempat menjajah negara Indonesia dan sebenarnya, penggunaan sistem lalu lintasnya dimulai sejak era kolonial Belanda. Meskipun begitu, negara Belanda ganti menjadi setir kiri karena sempat kedatangan dari negara Inggris.

Lalu, kenapa negara Indonesia gak ganti juga ke setir kiri? Kita tetap berada di sebelah kanan karena sistem ini udah telanjur melekat pada infrastruktur jalan, budaya berkendara, dan kebijakan impor mobil. Sejak negara Belanda datang terutama mengenai menyetir di sebelah kanan, kita udah mulai terbiasa dan udah mulai dibentuk infrastruktur jalannya. Kemudian budaya berkendara dengan menggunakan jalur kiri pada setir kanan juga udah dilakukan oleh banyak masyarakat sehingga nggak memungkinkan untuk ganti posisi setir.

Untuk impor mobil juga, jika kita lihat juga sebenarnya banyak sekali mobil-mobil yang berasal dari Jepang dibandingkan benua Eropa. Hal ini terjadi karena struktur mobil milik Jepang jauh lebih menarik dan sesuai dengan badan masyarakat Indonesia akibat sesama masyarakat negara dari benua Asia. Kebetulan, negara Jepang termasuk negara yang menyetir sebelah kanan ketika berkendara.

Pengelihatan dari kaca spion setir kanan. (Pict by Canva)

Nah, kurang lebih seperti itu penjelasannya, Sunners! Akhirnya kita tahu alasan kenapa Indonesia menggunakan setir di sebelah kanan, yang ternyata mempunyai alasan tersembunyi tanpa kita sadar. Rasa penasarannya juga mereda deh, tapi menurut kalian gimana setelah tahu sejarahnya? Kira-kira lebih baik kalau di negara ini pakai setir kiri atau kanan? Tulis di kolom komentar yuk untuk pendapat kalian!

*****

Majalah Sunday, Teman Memahami Tips Belajar, Edukasi Seksual dan Kesehatan Mental

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.

Ikutan berkarya di
Majalah Sunday

Post Views: 3