Penulis: Nalla Herbaria – Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta“
Sunners, journaling sering dianggap sebagai cara sederhana untuk menuangkan pikiran. Semua ide, perasaan atau kegiatan yang terlintas di kepala bisa ditulis langsung disini.
Tapi justru karena itu banyak yang masih bingung harus mulai dari mana. Padahal, dengan sedikit pertanyaan seperti 9 ide prompt dibawah ini, journaling bisa jauh lebih mudah. Penasaran?

Sebelum memulai hari, coba tulis tiga prioritas utama apa yang ingin kamu kerjakan. Tambahkan juga alasan kamu memilihnya.
Kalau ternyata prioritasmu lebih dari tiga, nggak masalah kok Sunners. Kamu bisa fokus selesaikan dulu rencana yang sudah ditulis sebelumnya, baru tambahkan yang lain setelahnya. Dengan begitu, kamu bisa menjalani hari dengan lebih siap dan terarah.
Lewat prompt ini kamu diajak untuk mencatat tantangan apa yang muncul dan langkah atau respon apa yang kamu lakukan. Tantangan yang kamu tulis bisa dimulai dari keseharian yang dekat denganmu, seperti tugas sekolah atau mungkin kegiatan presentasi di kelas.
Ingat, hidup itu memang penuh tantangan tapi jangan sampai lupa kalau kita juga punya kemampuan untuk mengatasinya ya, Sunners.
Banyak dari kita menjalani hari tanpa memperhatikan emosi dan seringkali tanpa sadar malah memendamnya. Nah, lewat prompt ini kamu diajak untuk berhenti sejenak, mengenali dan memvalidasi perasaan yang sudah dikeluarkan.
Kamu bisa coba mulai dengan merenung dan merasakan langsung tiga hal;
Dengan begitu, emosi yang kita keluarkan akan mudah dikelola dan dilacak perkembangannya.
Hidup di zaman yang serba mudah, semudah pesan martabak tinggal pakai jari, masih bisa bernafas, dan masih diberi kesempatan untuk mencari hal-hal baru adalah beberapa contohnya, disini kamu diajak untuk bersyukur dan berterima kasih pada hari yang telah dijalani.
Walau namanya mantra, kamu nggak perlu duduk bersila sambil komat-kamit kok, Sunners. Daily mantra sebenarnya adalah sebutan lain dari quote atau kutipan yang bisa dijadikan pengingat setiap hari.
Di bagian ini, kamu bisa tulis kutipan, kalimat, atau kata-kata bijak yang menurutmu menarik. Isinya bebas. Bisa dibuat sendiri dari pengalaman pribadi, pesan untuk diri sendiri, atau dari sumber lain yang menginspirasi. Misalnya dari buku yang sedang dibaca, konten yang ditonton, atau hal-hal menarik yang kamu temukan di internet.
Mencatat nama-nama orang yang sudah berinteraksi denganmu adalah cara termudah untuk memulai journaling. Mulai dari nama teman, keluarga, atau bahkan orang yang kamu temui secara online di grup WhatsApp, Discord, atau media sosial lainnya. Bisa jadi cara untuk menunjukan siapa yang hadir di hidup mu.
Melalui journaling kita sebenarnya memproses banyak hal, termasuk semua kejadian yang baru kita alami. Di bagian ini Sunners bisa tulis cerita singkat tentang hari ini. Nggak perlu panjang-panjang, bahkan kamu bisa menulisnya dalam bentuk bullet point.
Misalnya seperti “seru banget, tadi di mall didatengin orang random terus ditanya soal skincare dan dikasih mini gift” atau kejadian-kejadian berkesan lainnya.
Notifikasi media berita, mendengarkan cerita di podcast atau scrolling media sosial. Tanpa sadar sebenarnya ada banyak sekali informasi baru yang kita temui setiap hari. Karena itu kamu bisa coba untuk mulai mengingat dan tulis insight baru apa yang bikin wawasanmu bertambah.
Sebagai penutup, kamu bisa tulis satu hal kecil yang ingin dicoba besok. Sesimpel bangun jam 4 pagi karena ingin lari pagi juga bisa kamu tulis. Gimana, mudah bukan?
Selain prompt menulis, memilih media journaling juga nggak kalah penting untuk disimak nih Sunners! Supaya aktivitas journaling kamu lebih nyaman dan sesuai kebutuhan, kira-kira apa aja ya?

Sekilas, kertas mungkin kelihatannya sama. Tapi begitu dipakai menulis, perbedaannya cukup terasa, lho Sunners.
Untuk kebutuhan journaling, sebaiknya pilih kertas dengan ketebalan minimal 100gsm supaya minimalisir bleeding (tinta tembus ke belakang kertas). Sehingga cukup aman untuk digunakan bersama brush pen atau menulis lama dengan menggunakan pulpen sekalipun.

Selanjutnya, ukuran buku juga menentukan kenyamanan saat menulis jurnal. Buku yang berukuran besar seperti A4 atau F4, membutuhkan ruang yang lebih luas seperti meja karena bisa lebih leluasa dalam menulis.
Kalau ingin yang lebih praktis, ukuran A5 bisa jadi pilihan karena lebih mudah dibawa ke mana-mana, nggak makan tempat, dan tetap nyaman untuk menulis.

Terakhir, supaya menulis bisa lancar tanpa ada kendala, perhatikan juga apakah buku jurnal bisa dibuka penuh hingga 180°. Buku yang fleksibel akan lebih nyaman digunakan karena halamannya bisa terbuka rata. Nggak terhalang saat menulis di kedua sisi halaman sekalipun.
Nah Sunners, itu dia 9 prompt journaling yang bisa kamu gunakan. Jangan lupa, simak beberapa tips di atas supaya pengalaman menulismu bisa lebih nyaman lagi.
Buat kamu yang males bikin templatenya setiap hari, Majalah Sunday juga punya rekomendasi buku journaling under 100K yang cocok banget nih. Cek sekarang yuk!

Buku ini berukuran A5 soft cover yang ringan dibawa ke mana-mana, bisa dibuka 180° sehingga bisa lebih nyaman ketika menulis. Dilengkapi bonus transparant cover supaya nggak mudah kotor.
Isinya juga lengkap. Tersedia tabel & prompt (Habit tracker, My 100, Quarterly Review, dll) yang tinggal kamu isi. Selain itu buku ini berjenis undated, jadi bisa kamu isi kapan aja tanpa dibatasi tahun atau waktu tertentu. Ada weekly plan dan hourly plan biar catatan lebih detail, plus kertas kosong sebagai wadah menulis yang bebas kamu isi. Definisi paket lengkap yang siap jadi temen journaling kamu deh pokoknya.
Yuk, simpan postingan ini biar enggak kelupaan!
*****

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.