Penulis: Nalla Herbaria – Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta “
Sunners, salah satu hal yang harus diperhatikan sebelum memulai hand lettering adalah menggunakan brush pen yang tepat.
Ibarat pakai sepatu yang nggak pas ukurannya, awalnya kelihatan biasa saja. Tapi lama-lama pasti bikin nggak nyaman. Begitu juga kalau kamu beli brush pen tanpa pertimbangan. Ujung-ujungnya, yang dipilih justru nggak sesuai kebutuhan.
Selain itu, nggak semua brush pen itu sama lho, Sunners. Ada bagian yang perlu kamu cari tau dulu sebelum membeli, mulai dari jenis, tinta, sampai ukuran ujung brush nya. Detail-detail kecil ini yang jadi penentu nyaman atau tidaknya pengalaman hand lettering kamu ke depannya.
Nah, biar Sunners nggak salah pilih, ini dia 5 rekomendasi brush pen hand lettering yang bisa jadi referensi kamu.
Brush pen dari Joyko terkenal dengan hasil warnanya yang cerah. Jadi, Sunners enggak perlu effort timpa warna berkali-kali untuk dapetin hasil yang jelas. selain itu modelnya juga multifungsi karena memiliki dual tip, yaitu dua ujung pena berbeda. Ujung brush untuk lettering dan satunya lagi sebagai spidol tipis untuk membuat sub judul catatan, outline ataupun garis arsiran. Begitu pakai produk ini catatan kamu langsung berwarna deh, pokoknya.
Selain memilih jenis tip dan tinta, teknik penggunaan juga perlu diperhatikan.Misalnya, jangan menekan ujung brush terlalu lama di satu titik, karena tintanya mudah rembes. Maka untuk meminimalisirnya, pastikan untuk menggunakan kertas dengan ketebalan minimal 110gsm supaya nggak bleeding (tinta menembus ke belakang kertas) sehingga pengalaman saat hand lettering di buku catatan Sunners bisa lebih maksimal.
Penggunaan brush pen Snowman sangat cocok buat kamu yang suka kontrol lebih karena ujung brush nya soft tip sehingga lentur saat digores. Feel seperti ini lebih mudah dikendalikan tanpa khawatir tangan pegel walaupun dipakai lama.
Dari segi harga juga masih tergolong terjangkau untuk ukuran pelajar. Artinya bisa digunakan rutin tanpa takut tinta habis. Kalau mulai menipis, tinggal beli lagi tanpa perlu mikir panjang. Untuk tahap awal eksplorasi hand lettering, tipe seperti ini sudah cukup nyaman dan praktis buat dipakai sehari-hari. Adapun hal yang harus diperhatikan ketika menggunakan merek ini adalah pastikan kemiringannya tepat yakni sekitar 45 derajat di atas permukaan kertas, sehingga tidak mudah fray (ujung tip brush menjadi mekar).
Tombow ABT merupakan salah satu produk andalan para studygram ketika hand lettering. Selain karena kualitasnya, koleksi warna yang dimiliki merek Tombow ini juga beragam dan menarik, mulai dari warna solid hingga pastel.
Tombow ABT menggunakan tinta water based, memungkinkan brush ini digradasi dengan warna lainnya. Namun, Sunners tidak perlu khawatir brushnya rusak, warna yang sudah tercampur akan kembali seperti semula.
Dari sekian banyak tampilan brush pen di pasaran, Artline Stix Brush marker merupakan jenis brush yang paling unik dan stand out karena memiliki model seperti lego. Menariknya dari brush ini bisa disusun layaknya lego beneran, dan sangat direkomendasikan untuk pemula karena ujung brushnya keras (hard tip) sehingga bisa berlatih dan mengenal goresan tebal tipis dengan lebih baik.
Berbeda dengan produk sejenis yang kebanyakan menawarkan warna solid, Brush Pen ZIG Fudebiyori ini menggunakan warna metalic, sehingga hasil hand lettering jadi lebih berkilau. Namun tidak perlu khawatir, selain warna metalic ZIG Fudebiyori juga menyediakan pilihan warna dasar.

Pada bagian ujung brush pen, terdapat soft tip dan hard tip. Masing-masing ujungnya memiliki hasil berbeda pula. Buat Sunners yang masih pemula di dunia Hand Lettering, disarankan memilih hard tip karena bisa dengan mudah mengontrol tebal tipis tulisan.
Sebaliknya, jika sudah mulai menguasai sepenuhnya, Sunners bisa menggunakan soft tip karena ujung brush yang lebih fleksibel.

Kalau dilihat dari tintanya, brush pen umumnya terbagi jadi dua: water based dan oil based (pigment). Keduanya punya karakter yang beda, jadi feel nulisnya juga nggak sama.
Pertama, water based. Sesuai namanya berbahan dasar air warnanya lebih transparan dan lembut. Mudah dibersihkan, warna gampang di blend, dan nyaman buat pemula karena nggak memiliki bau yang menyengat. Tapi karena menyerap ke kertas, tinta ini lebih mudah luntur dan kurang tahan lama.
Sementara itu, oil based/pigment berbasis minyak, warnanya lebih pekat dan tajam. Cepat kering, nggak gampang luntur, dan lebih tahan UV. Cocok buat hasil yang lebih permanen. Sayangnya, lebih susah di blend dan pilihannya belum sebanyak water based di pasaran.
Jadi, buat Sunners yang masih pemula, direkomendasikan untuk menggunakan brush pen berjenis water based. Nanti kalau sudah lebih pede dan butuh hasil yang tahan lama, barulah bisa coba jenis tinta pigment.

Hayo, siapa di antara Sunners yang langsung fokus ke warna saat memilih brush pen? Padahal, ukuran ujungnya juga sama pentingnya, lho! Umumnya, ukuran brush pen dibagi jadi tiga: fine, medium, dan bold. Nah, bedanya apa aja ya?
Hayo, siapa di antara Sunners yang langsung fokus ke warna saat memilih brush pen? Padahal, ukuran ujungnya juga sama pentingnya, lho! Umumnya, ukuran brush pen dibagi jadi tiga: fine, medium, dan bold. Nah, bedanya apa aja ya?
Medium tip bisa dibilang versi aman untuk digunakan. Jenis ukuran brush pen ini direkomendasikan buat pemula, karena gampang dikontrol dan lebih nyaman untuk transisi tebal tipisnya. Mau bikin outline atau isi warna juga masih fleksibel.
Kalau Sunners mau efek yang cepet keliatan dan bervolume, bold tip jawabannya. Garis yang dihasilkan lebih tebal cocok buat isi area besar, bikin efek bold, atau shadow, tapi karena ukurannya tebal, kontrol tangannya juga harus lebih stabil supaya nggak salah gores.
Jadi, dari 5 rekomendasi tadi, Sunners paling cocok yang mana? Tim Soft Tip, Hard Tip, atau Fine Tip nih?
Yuk! Save postingan ini dulu ya, biar nanti pas mau beli nggak bingung lagi pilih yang mana.
*****

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.