Majalah Sunday

Masih Ada Tempat Angker di Jepang, Lho?

https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20210810115802-225-678649/5-film-horor-jepang-legendaris-yang-bikin-susah-tidur
https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20210810115802-225-678649/5-film-horor-jepang-legendaris-yang-bikin-susah-tidur

Apakah Sunners tahu? Tidak hanya di Indonesia saja yang mempunyai beberapa tempat angker melainkan di Jepang juga mempunyainya. Meski negara Jepang tergolong negara maju tetapi, masih kental dengan hal-hal mistis. Mimin mempunyai beberapa tempat angker atau horor di Jepang.

1. Nagasaki dan Hiroshima

Urutan pertama versi admin yaitu kota Nagasaki dan Hiroshima. Kota ini  menjadi saksi bisu perang dunia ke II dikarenakan kedua kota ini di bom dengan nuklir.  Masyarakat kota Nagasaki dan Hiroshima kerap mendengar suara-suara aneh dan menyakini bahwa suara aneh tersebut berasal dari jiwa yang hilang. Namun, terkadang terdengar suara teriakan minta tolong saat matahari terbit.

2. Gedung Sekolah Bundar

Selanjutnya ada  bangunan gedung bekas Sekolah Bundar.  Gedung sekolah ini dibangun pada tahun 1906, tetapi baru berbentuk melingkar pada tahun 1959 terletak di Pedesaan Bibai, Hokkaido. Sebagian murid disana adalah anak dari penambang batu bara Mitsubishi. Sekolah ini mulai ditinggalkan dikarenakan Jepang mulai perlahan beralih mengimpor batu bara dan perabotan sekolah pun banyak yang ditinggalkan. Sehingga menjadikan sekolah tersebut menjadi terbengkalai.

Akibatnya, gedung  dikelilingi dengan hutan belantara. Satu – satunya cara untuk mencapai gedung ini adalah dengan berjalan kaki menyusuri hutan. Di tengah jalan  terlihat ada mobil yang ditinggalkan atau terbengkalai.  Dikarenakan sudah lama ditinggalkan dan tidak terjamah oleh manusia, tempat ini mulai memiliki cerita seram tersendiri dengan angkernya gedung tersebut. Menurut kabar dari cerita penduduk setempat, mengklaim sering merasakan perasaan diawasi, mendengar suara anak – anak, langkah kaki, dan teriakan bahkan diserang oleh sosok bayangan yang muncul dari dalam hutan pada malam hari.

Dan sekolah ini menjadi tempat wisata yang cukup populer bagi para pemburu hantu di tahun 1970 – 1980an, beberapa petualang yang berpetualang dan menyusuri pun menurut kabar  kembali dengan kondisi gila, trauma karena apa yang mereka saksikan di dalam sekolah dan beberapa petualang ada yang tak pernah kembali. Meski sudah tak sepopuler dulu, segelintir orang masih menguji nyalinya sesekali. Bagaimana menurutmu apakah jika ada kesempatan kamu ingin mencobanya?

3. Hotel Nakagusuku

Ketiga,  versi mimin ada Hotel Nakagusuku merupakan salah satu tempat angker di Jepang dekat dengan salah satu objek wisata  terkenal yaitu Kastil Nakagusuku dengan jarak hanya 50 meter  Cerita tempat angker hotel ini bermula, saat pengusaha kayu dari Naha, Ibu Kota Okinawa ingin membangun sebuah hotel dan taman rekreasi dengan memanfaatkan wisatawan yang menghadiri pameran laut Okinawa pada tahun 1975. Lokasi hotel pun tampak ideal karena berada di bukit selatan Kastil Nakagusuku dan mempunyai pemandangan laut yang indah.

Namun pada saat itu, para biksu Buddha memperingatkan akan ada kuburan kuno dan tempat suci di atas bukit, sehingga jangan melakukan pembangunan agar tidak membuat roh – roh di tempat tersebut marah. Namun pengusaha tersebut tidak menghiraukan dengan peringatan dari Biksu tersebut sehingga pembangunan hotel itu terus berlanjut. Lalu sejumlah kecelakaan pun terjadi dan menghambat pembangunan, beberapa di antaranya fatal, sehingga para pekerja pun menolak untuk melanjutkannya dan konstruksi pun berhenti.

Lalu pengusaha tersebut pun jengkel dan memutuskan untuk secara sukarela menghabiskan malam di tempat tersebut demi menghilangkan rumor kalau tempat itu angker, setelah pagi pun pengusaha tersebut ditemukan dengan kondisi gila dan dimasukkan ke dalam rumah sakit jiwa dan ia pun lantas menghilang pada saat dirawat.

Hotel tersebut sekarang masih bisa diakses melalui jalur darat dari kastil, tetapi pada jalan tersebut ada peringatan infrastruktur bangunan tersebut tidak stabil, bahkan korps marinir AS menyatakan bangunan tersebut terlarang pada 2009 setelah seorang prajurit luka – luka karena menjelajahi bangunan tersebut. Saat ini bangunan tersebut mangkrak dan masih berdiri tetapi beberapa bagiannya ditumbuhi tanaman liar dan atapnya ambruk.

3. Hutan Aokigahara

Sejak tahun 1950an hutan di dekat kota Tokyo ini sudah mendunia, selain menawarkan bangunan serba modern, Jepang pun memiliki sebuah hutan yang bisa disebut paling angker di dunia, karena hutan ini menjadi salah satu tempat favorit untuk bunuh diri dan dijuluki sebagai “The Suicide Forest”. Barang-barang seseorang yang bunuh diri pun berserakan di hutan ini. Sejak dari dulu pun masyarakat Jepang sudah mempercayai hutan Aokigahara sebagai tempat yang misterius.

Hutan Aokigahara mempunyai luas mencapai 32 kilometer persegi yang di mana menjadi hutan terluas di Jepang, di hutan ini banyak pohon yang berusia ratusan tahun, di hutan ini GPS dan kompas tidak dapat berfungsi juga karena tanah di hutan tersebut mengandung besi yang sangat banyak akibat lahar dari letusan Gunung Fuji.

Sementara itu, beberapa besar media pun mengaitkan popularitas hutan ini dengan novel “Kuroi Jukai” karya Seicho Matsumoto. Novel itu berakhir dengan bunuh diri massal para karakternya di Hutan Aokigahara.

Lalu beberapa tahun yang lalu polisi memutuskan untuk menempatkan sejumlah tanda – tanda di hutan dengan harapan upaya membatasi bunuh diri dengan tanda tersebut yang berisi peringatan dan kisah-kisah mengerikan serta menakutkan di hutan karena selama beberapa dekade ribuan orang telah berusaha untuk bunuh diri di hutan mistis ini, bukan main bukan horor hutan tersebut?

4. Jembatan Oiran Buchi

Meskipun tempat wisata ini memiliki pemandangan indah, namun jangan menilai dari pemandangan yang indah saja, tak banyak tau bahwa tempat ini memiliki kisah masa lalu yang menyeramkan, dan Oiran Buchi bisa juga menjadi tempat paling menyeramkan untuk dikunjungi di Jepang, karena ada 50 orang tewas di tempat ini sejak lama. Oiran buchi memiliki arti “Ngarai Pelacur” karena menurut kisah legenda urban Jepang yang beredar pada abad ke – 15 Era Sengoku, klan Takeda memiliki tambang emas yang berada di daerah tersebut dan mengelola rumah bordil untuk menghibur para penjaga dan penambang karena rumah bordil itu menyimpan banyak oiran yang berpangkat tinggi yang disebut “courtesan”.

Hingga suatu hari, klan Takeda kalah dalam peran sehingga harus mundur dan meninggalkan tambang mereka, tetapi mereka tidak ingin memberikan tambang emas tersebut kepada musuh dan merahasiakannya, maka ke 55 oiran yang bekerja disana dibunuh dengan cara dijatuhkan dari jembatan. Lalu sejak saat itulah, jembatan tersebut diberi nama Oiran Buchi, karena masyarakat sekitar percaya  bahwa para oiran tersebut masih menyimpan dendam hingga detik ini dengan aura mistis yang dirasakan semakin hari semakin kuat.

Bagi siapa saja yang berjalan melewati jembatan ini dapat merasakan hawa dingin yang menusuk, entah datang dari mana. Bahkan jika kamu “beruntung”, kamu bisa mendengar suara teriakan para oiran tersebut. Namun, kawasan tersebut telah menjadi tempat terlarang termasuk pegunungan yang mengelilingi jembatan. Bahkan, jalan raya menuju jembatan Oiran sudah diblokir karena kerap terjadi kecelakaan maut di sana.

Dari sekian tempat angker diatas, masih banyak lagi lho tempat angker yang belum diketahui! Tetapi, menurut admin tempat – tempat diatas lah yang paling angker dikarenakan beberapa diantaranya benar – benar memiliki kisah kelam dibaliknya.  Bagaimana menurut Sunners,  apakah seram atau tidak?   Dan malah bisa membuat Sunners merinding? Nantikan, konten horror – horror lainnya dari admin yaaa!!!!

Sofyan P

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat Now
Selamat Datang di Majalah Sunday, ada yang bisa kami bantu?