Majalah Sunday

Pentingnya Safe Space

Penulis: Latisha Adenia Putri – Universitas Negeri Surabaya

Kalian pernah gak sih punya teman yang sering cerita tentang kehidupannya, masalah yang dihadapinya, dan lain-lain? Atau malah sebaliknya, kalian punya teman yang kalian percaya sampai sering cerita ke mereka tentang banyak hal? Nah kalau punya, ini mengartikan bahwa teman kalian atau kalian sendiri udah punya ‘ruang aman’ atau biasa disebut safe space. Pada momen tertentu juga, bisa aja terjadinya suatu debat karena sama-sama nggak setuju tentang suatu hal. Nah, hal itu berdampak pada kesehatan mental lho dan dapat memicu stress serta overthinking. Kira-kira kenapa bisa terjadi ya? Dan sebenarnya apa sih itu safe space? Apakah penting juga untuk kita ketahui?

Apa itu Safe Space?

Safe space dibutuhkan agar kondisi mental dapat terjaga dengan baik. Tapi kenapa safe space itu penting ya? Yuk simak lebih lanjut!

Safe space atau ‘ruang aman’ merupakan suatu tempat dimana kita bisa bebas mengekspresikan diri tanpa adanya perasaan takut dikritik dan didiskriminasi oleh orang lain, menurut Safe Space Counseling. Tentunya safe space disini akan membuat kita merasa aman karena dengan menciptakan ‘ruang aman’ tersebut dapat membantu kita berpikir bahwa sebenarnya kita butuh bantuan lho, sangat butuh untuk dibantu oleh orang lain terutama kalau udah menuju stress, overthinking, dan beban pikiran lainnya yang berupa negatif.

Untuk safe space juga terdapat sejarahnya, awal mula terbentuk ‘ruang aman’ ini berasal dari komunitas LGBTQ di pertengahan 1960. Bedasarkan Grand Rising Behavioral Health, setelah dari komunitas tersebut mulai tersebar ke kelompok lainnya seperti pada kaum perempuan, kaum warna kulit yang berbeda, dan kaum sosial lainnya yang mengalami diskriminasi oleh masyarakat sehingga dapat dikenal secara umum.

Lalu, kenapa Safe Space itu penting untuk kita ataupun orang lain?

Tenang, kalian pasti akan menemukan Safe Space kalian. (Pict by Canva)

Jika kalian sadar, sekarang-sekarang ini lagi banyak banget isu yang sedang terjadi terutama yang berpengaruh pada kesehatan mental mereka. Kalian sadar gak? Hal ini bisa terjadi akibat kurangnya perhatian serta nggak adanya tempat cerita ataupun curhat. Secara gak langsung, apa yang mereka pikirkan lama-lama terpendam dan karena itu, jadinya menumpuk sampai udah lewat batas.

Seperti contohnya pada suatu gelas yang berisi air, bayangin aja kalau air itu merupakan perasaan kita yang terpendam. Lalu, airnya terus bertambah saking banyaknya pikiran dan nggak dituang ke tempat lain, pasti bakal bocor kan? Nah, sama halnya seperti hal negatif yang menumpuk dalam pikiran. Karena itu, kemungkinannya sangat besar untuk menyakiti diri sendiri dengan berbagai macam hal saking banyaknya perasaan negatif yang gak dibuang.

Menurut mereka, itu adalah salah satu caranya untuk mereka merasa lebih baik. Dengan menyalurkan perasaan tersebut melalui tubuh kita,  sebenarnya sama aja; Balik ke diri sendiri pikirannya dan malah nggak teratasi masalahnya. Maka dari itu, sangat penting untuk kita maupun orang lain agar lebih memperhatikan lingkungan sekitar terutama bagi mereka yang membutuhkan.

Terus, gimana caranya agar kita bisa jadi Safe Space yang baik?

Suatu gambaran ketika kalian sudah menemukan Safe Space dan bisa cerita sepuasnya. (Pict by Canva)

1. Untuk Diri Sendiri

Bisa dimulai untuk diri sendiri terlebih dahulu ya. Jika kalian udah mulai nggak percaya diri, menunjukkan tanda-tanda negatif seperti stress, dan lainnya. Kalian bisa coba untuk mulai mencari bantuan khusus seperti ke terapis, psikolog, atau seseorang yang profesional pada bidang kesehatan mental. Cari ‘ruang aman’ kalian agar semua pikiran dan keluh kesah dapat dikeluarkan, terutama untuk mengeluarkan isi pikiran otak yang negatif. Dengan kalian mempunyai safe space, dijamin beban pikiran berkurang dan nggak akan di diskriminasi oleh mereka akibat sangat dibebaskan untuk kita terbuka mengenai segala hal agar kita bisa merasa lebih baik.

2. Untuk Orang Lain

Sedangkan untuk menjadi safe space bagi orang lain, kita bisa menjadi seseorang yang dapat mengerti dan memahami situasi yang sedang dialami oleh orang tersebut. Coba untuk mendengarkan mereka  dengan baik tanpa berkomentar sepatah katapun pada saat mereka mencurahkan isi hatinya, sehingga mereka dapat leluasa untuk terbuka mengenai perasaan mereka serta merasakan rasa aman juga pada kita. Dengan kita mendengarkan aja, itu udah sangat membantu mereka dan kita juga bisa lho sesekali untuk support dengan kata-kata penyemangat agar mereka juga merasa termotivasi kembali serta merasa dihargai.

Di dunia ini, sangat dibutuhkan yang namanya safe space. Mau itu untuk diri sendiri atau orang lain sehingga dapat merasakan kebebasan untuk cerita dan menjadi diri sendiri tanpa dihakimi oleh siapapun. Maka dari itu, untuk menjadi ‘ruang aman’ yang baik bagi orang lain, yuk mencoba untuk mendengarkan dan lebih memahami. Bisa aja perbuatan yang kalian lakukan akan sangat berharga untuk mereka yang membutuhkan.

Kalau Sunners, kira-kira gimana? Apakah kalian udah punya safe space atau ‘ruang aman’ waktu kalian lagi down? Boleh share sosok tersebut yuk di kolom komentar!

*****

Majalah Sunday, Teman Memahami Tips Belajar, Edukasi Seksual dan Kesehatan Mental

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.

Ikutan berkarya di
Majalah Sunday

Post Views: 2