Penulis: Daneen Kalea Alesha Waas – President University
Banyak remaja perempuan yang enggan atau malu untuk mengunjungi dokter kandungan atau OBGYN (obstetri dan ginekologi), karena anggapan umum yang mengatakan bahwa mengunjungi dokter kandungan hanya untuk ibu hamil.
Padahal, pemeriksaan ke dokter kandungan atau obgyn tidak terbatas untuk perempuan yang sudah menikah. Pemeriksaan kesehatan reproduksi sangat penting untuk perempuan tak terbatas usia dan status pernikahannya.
Mungkin selama ini kamu sering dengar istilah OBGYN dan langsung kepikiran tentang Ibu hamil atau persalinan saja, ya? Padahal, OBGYN—singkatan dari Obstetrician-Gynecologist—adalah dokter spesialis yang cakupannya luas banget buat kesehatan sistem reproduksi perempuan. Gampangnya begini: bagian Obstetrics (Kebidanan) memang fokus ke kehamilan dan melahirkan, tapi bagian Gynecology (Ginekologi) itu spesialisasi untuk menjaga kesehatan organ reproduksi kita secara umum, mulai dari masalah siklus menstruasi, hormon, hingga kebersihan organ intim. Jadi, dokter OBGYN itu sebenarnya adalah “sahabat” bagi setiap perempuan di setiap fase usianya, bukan cuma buat mereka yang sudah menikah atau sedang berencana punya momongan saja.

Mengunjungi dokter kandungan atau OBGYN sebelum menikah merupakan hal yang sudah seharusnya dinormalisasi di masyarakat kita. Berikut beberapa alasannya:
Sebagian besar perempuan pernah mengalami masalah mengenai organ reproduksi seperti nyeri menstruasi yang mengganggu, keputihan, dan lain sebagainya. Dokter kandungan yang terpercaya dapat memberikan informasi untuk mengatasi masalah organ reproduksi, serta mendeteksi kemungkinan penyakit yang dialami untuk mencegah komplikasi.
Saat berkunjung ke dokter kandungan, mereka juga dapat memberi penjelasan yang akurat mengenai cara merawat organ reproduksi yang sensitif, cara menjaga kebersihannya, serta informasi mengenai alat kontrasepsi, infeksi menular seksual, serta cara berhubungan seksual yang aman dan minim risiko.

Perempuan yang hendak menikah dan berencana untuk berkeluarga sangat penting untuk memastikan bahwa fisiknya sehat dan organ reproduksinya siap untuk melakukan program kehamilan. Dengan berkunjung ke dokter kandungan, mereka akan memberi tahu berbagai tes, obat, atau pantangan diet yang harus dikonsumsi dan dijalani agar perempuan cepat hamil dengan cara yang sehat.
Menormalisasi kunjungan ke OBGYN atau dokter kandungan untuk segala usia dapat mengurangi stigma sosial dan budaya mengenai kesehatan reproduksi perempuan serta mendorong perempuan untuk berani membuka diri bertanya mengenai kesehatannya. Perempuan yang sehat secara mental dan fisik tentu akan lebih percaya diri dengan tubuhnya.

Perempuan yang berkunjung ke OBGYN atau dokter kandungan seharusnya merupakan hal yang lumrah dan normal di masyarakat kita, bukan menjadi perkara yang harus ditutup-tutupi atau memalukan.
Dokter kandungan atau OBGYN justru ada untuk membantu agar organ reproduksi kita senantiasa sehat. Jadi, jangan takut untuk memulai kunjungan dengan OBGYN ya!
*****

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.