Skip to main content

Majalah Sunday

Sebuah Cerpen – Keliling Komplek Sambil Memukul Beduk

Sebuah Cerpen – Keliling Komplek Sambil Memukul Beduk Penulis: Dollar Rahadian Tersentak aku terbangun ketika terdengar suara jam weker di kamarku. Selintas, aku melihat jam weker yang menunjukkan jam 3 pagi. “Sudah waktunya sahur,” gumamku dalam hati. Aku pun melirik jam dinding di kamarku. Jam 3 pagi. Sayup-sayup terdengar suara beduk anak-anak kecil yang berjalan… Continue reading Sebuah Cerpen – Keliling Komplek Sambil Memukul Beduk

Sebuah Cerpen – Uang Kembalian

Cerpen Uang Kembalian

Sebuah Cerpen – Uang Kembalian Penulis: Lubna Apdria Kuwaysa – SMKN 48 Jakarta Bel istirahat sudah berbunyi dan semua siswa mulai keluar dari kelas menuju kantin, surga bagi makanan dan minuman yang ada di sekolah.  Di saat inilah siswa-siswi berada di kondisi  yang sama seperti  perut bunyi, kepala panas, logika turun drastis. Di fase inilah… Continue reading Sebuah Cerpen – Uang Kembalian

Sebuah Cerpen – Bintang yang Berusaha Terang di Tengah Hujan

Nadya hanya bisa pasrah dengan keadaannya.

Sebuah Cerpen – Bintang yang Berusaha Terang di Tengah Hujan Penulis: Lubna Apdria Kuwaysa – SMKN 48 Jakarta Hari pengambilan raport tiba dan semua siswa terlihat tak sabar untuk melihat nilai hasil pembelajaran mereka. Reaksi mereka bermacam-macam, ada yang senang karena nilai tinggi, ada yang murung karena nilai mata pembelajaran yang dirasa kurang, dan ada… Continue reading Sebuah Cerpen – Bintang yang Berusaha Terang di Tengah Hujan

Sebuah Cerpen – Dia Temanku

Toxic Relationship pada pertemanan

Sebuah Cerpen – Dia Temanku Penulis: Lubna Apdria Kuwaysa – SMKN 48 Jakarta Iyan mengetahui bahwa hubungan pertemanannya ternyata toxic. Ini dimulai saat Iyan masih berada di tahun pertama SMK. Dirinya masih ingat betapa ramainya suasana di kelas, satu persatu siswa dan siswi memperkenalkan diri dan membuat hubungan pertemanan dengan satu sama lain. Awalnya Iyan… Continue reading Sebuah Cerpen – Dia Temanku

Sebuah Cerpen – To Dig One’s Grave 

Sebuah Cerpen – Dig One’s Grave  Penulis: Shafa Nurul Azmi P – UPI Meja rias Chika terlihat sangat penuh, semua makeup tools yang ia kumpulkan sejak tahun lalu berjajar sampai memenuhi setiap celahnya. Ia mulai mengusapkan brush bedaknya yang bisa menyapu setengah dari wajahnya.  Tiiing… Suara notifikasi muncul di layar ponsel, ternyata salah seorang penonton siaran… Continue reading Sebuah Cerpen – To Dig One’s Grave 

Cerita Pendek – Train Station

Cerita Pendek – Train Station Penulis: Shafa Nurul Azmi P – UPI Aku selalu menikmati waktu pulangku di setiap perjalanan menuju pemberhentian terakhir. Aku selalu mendapat tempat duduk di bagian yang paling ku suka, sesampainya di stasiun kereta, Pemandangan selalu sejuk. Suasana terasa sepi namun membuat lagu yang diputar selalu membekas dalam benakku. Akhir-akhir ini… Continue reading Cerita Pendek – Train Station

Sebuah Cerpen – Penyesalan yang Terlambat

Sebuah Cerpen – Penyesalan yang Terlambat Penulis: Helen Luo Ada kala seseorang harus diam walaupun ia tahu kebenarannya. Benar bukan? Seorang bapak tua sedang duduk di teras rumahnya, sebelah rumahku. Semenjak awal berkenalan dengannya, menyapanya, semua terasa begitu aneh. “Tetangga itu aneh mi,” ucapku kepada mama saat aku disuruh mengantar parsel kerumahnya. Namun karena ibuku… Continue reading Sebuah Cerpen – Penyesalan yang Terlambat

Sebuah Cerpen – Vampir, Mitos atau Fakta?

Sebuah Cerpen – Vampir, Mitos atau Fakta? Penulis: Felicia – SMAK PENABUR Summarecon Bekasi Seseorang berpakaian serba hitam, baru saja memasuki sebuah rumah di daerah pemukiman warga setempat. Hari sudah malam, namun pemuda itu dengan lugas berjalan tanpa mengenal rasa takut. Pemuda itu membawa sekantong plastik hitam berukuran sedang di sampingnya. Setelah memasuki rumah, pemuda… Continue reading Sebuah Cerpen – Vampir, Mitos atau Fakta?

Sebuah Cerpen – Sore di Sekolah

Sebuah Cerpen – Sore di Sekolah Penulis: Nadine Andini – SMAN 21 JAKARTA Sudah sangat sore. Sudah tidak ada siapapun di sekolah. Kenapa aku masih bisa ada di sini? Ah iya, aku masih mengerjakan tugas yang seharusnya dikumpulkan tadi siang. Guru-guru sudah pulang. Aku meninggalkan tugasku di atas meja guruku itu. Ketika aku akan turun… Continue reading Sebuah Cerpen – Sore di Sekolah

Sebuah Cerpen – Sambutan Pulang dari Rumah Kosongku

Sebuah Cerpen – Sambutan Pulang dari Rumah Kosongku Penulis: Samuel Nathanael – SMAK Tiara Kasih Malam itu, hawa dingin serasa menembus sampai tulang. Jalan depan rumahku memang gelap, sepi hampir tiada kendaraan yang lewat. Sepertinya tetanggaku lagi tidak di rumah pikirku, rumah mereka tampak gelap bagai tak dihuni berminggu-minggu.  “Apakah terjadi sesuatu pada mereka? Mungkin… Continue reading Sebuah Cerpen – Sambutan Pulang dari Rumah Kosongku