Skip to main content

Majalah Sunday

Secarik Cinta

Secarik Cinta Penulis: Muhammad Dafa Anugrah – Universitas Negeri Jakarta Aku tak akan pernah lupa saat pertama kali melihatnya lagi. Di ruang rapat itu, ketika ia menoleh dan menatapku dengan mata yang sama—mata yang dulu sering kulihat menunduk karena rasa malu yang kuciptakan. “Selamat pagi, Amara,” katanya, nada suaranya datar tapi sopan. Jantungku seperti berhenti… Continue reading Secarik Cinta

Menunggu Hadirmu

Menunggu Hadirmu Penulis: Endah Romadhon – UNJ Sudah seminggu penuh kabar tak kunjung datang darinya bahkan sekadar sapaan pun dia tak lakukan. Suara lembutnya sudah sangat dirindukan tak kunjung kudengar seminggu ini. Tempat makan spesial ini, tempat makan favoritnya tak kunjung ia datangi.. Tempat duduk paling kiri dekat kasir, tempat biasa ia duduki seraya menikmati… Continue reading Menunggu Hadirmu

Cinta Pertama

Cinta Pertama Penulis: Muhammad Dafa Anugrah – Universitas Negeri Jakarta Aku sedang duduk di bangku taman SMA Suryakara, menikmati sisa jam istirahat. Angin lembut membawa aroma bunga melati dari kebun belakang di dekat lapangan. Sambil memeriksa catatan pelajaran, aku mendengar langkah kaki mendekat. Awalnya tak kupedulikan, sampai sebuah suara yang entah kenapa terasa akrab memanggil… Continue reading Cinta Pertama

Di Balik Senyumannya

Di Balik Senyumannya Penulis: Muhammad Dafa Anugrah – Universitas Negeri Jakarta Senja merekah, mewarnai langit dengan oranye keemasan saat aku tiba di tepi danau yang sepi. Udara dingin menggigit, membuatku mengeratkan jaketku, Di sisi lain, pemandangan saat itu terlalu indah untuk dilewatkan. Aku duduk di bangku kayu tua yang tampak hampir rapuh oleh usia. Sesaat… Continue reading Di Balik Senyumannya

Bayangan di Jendela

Bayangan di Jendela Penulis: Muhammad Dafa Anugrah – Universitas Negeri Jakarta Matahari siang bersinar redup, terhalang awan gelap yang menggantung di langit. Hari itu, kelas sepi karena teman-teman yang lain sedang mengikuti pelajaran olahraga di lapangan sekolah. Aku memilih untuk tetap di kelas, mencoba mengerjakan tugas yang menumpuk. Suasana hening tiba-tiba membuat pikiranku melayang. Sejak… Continue reading Bayangan di Jendela

Pertemuan di Hujan Senja

Pertemuan di Hujan Senja Penulis: Muhammad Dafa Anugrah – Universitas Negeri Jakarta Senja itu, hujan turun perlahan, mengguyur trotoar kota yang sepi. Aku berlari kecil mencari tempat berteduh di bawah kanopi sebuah toko buku tua. Saat itu aku melihatnya—seorang perempuan dengan payung transparan, berdiri di ujung jalan, dia tampak kebingungan sambil memandang ke arah angkutan… Continue reading Pertemuan di Hujan Senja

Cinta atau Hanya Suka?

Cinta atau Hanya Suka? Penulis: Endah Romadhon – UNJ Cinta? Tidak sepertinya aku belum bisa menamai perasaan ini cinta. Terlalu cepat untuk mengatasnamakan perasaan ini dengan kata cinta karena cinta terlalu kuat untuk perasaan ini. Mungkin saja perasaan ini baru dapat kubilang suka karena baru ada perasaan sedikit menggelitik setiap kali bertemu dan sedikit membuatku… Continue reading Cinta atau Hanya Suka?

Tragedi Kebun Tebu – Cerpen

Tragedi Kebun Tebu Penulis: Muhammad Lutfi Dia dan adiknya sedang pergi keluar rumah. Ayah dan ibunya tidak tahu mereka mau ke mana. Tetapi seperti biasanya mereka akan bermain-main mengelilingi lapangan dan bermain kejar-kejaran. Kakaknya usia 10 tahun dan adiknya usianya 8 tahun, terpaut umur dua tahun. Walaupun mereka kakak dan adik, kerap kali mereka bertengkar… Continue reading Tragedi Kebun Tebu – Cerpen

Wanita Cantik Nan Ayu

Wanita Cantik Nan Ayu Penulis: Nur Anisah-UNJ            Sri Ayu Ningsih adalah seorang gadis desa memiliki paras yang cantik dan berhati baik. Keseharian Ayu fokus membantu Ibunya bekerja di lahan pertanian milik kerabat dekat ibu. Sejak Ayu kecil, ia sudah ditinggal oleh ayahnya. Ayah pergi entah ke mana, meninggalkan Ibu, Ayu,… Continue reading Wanita Cantik Nan Ayu

Hari Berbohong Milik Ibu

Hari Berbohong Milik Ibu Penulis: Isnaini Nuansa – UNJ Jika ia bisa meminta banyak hal, ia akan meminta semua hal untuk ibunya. Raga selalu merasa beruntung karena ia memiliki ibu yang baik hati dan pengertian. Di matanya, ibunya adalah orang yang paling hebat di seluruh dunia. Setidaknya begitu sampai Raga mengetahui hari berbohong ibu melalui… Continue reading Hari Berbohong Milik Ibu