Skip to main content

Majalah Sunday

Bayang Hitam Dunia Perfilman

Bayang Hitam Dunia Perfilman Penulis: Richie – Universitas Kristen Indonesia Troy West, seorang aktor remaja pendatang baru, melangkah dengan wajah berseri-seri; ia berkesempatan untuk beradu akting dengan beberapa nama nama besar di sebuah film horor garapan sutradara ternama bernama Kevin Mailer. Tepat pada pukul 8 pagi, Troy tiba di lokasi. Hujan turun rintik-rintik sejak di… Continue reading Bayang Hitam Dunia Perfilman

Menanti Kemukus Biru

Nanti lagi, nanti, nanti lagi. Penantian yang membunuh ego, kadang tak pernah membuat seseorang membenci hidupnya sendiri. Akan tetapi, di manakah sebenarnya pelarian atas penantian itu? Rasanya, yang dinanti pun tak tahu bahwa ia sedang dinantikan, atau sebenarnya mengetahuinya, tapi memiliki pilihan yang lain.

MATinya Pendidikan

Buku-buku yang disusun

MATinya Pendidikan Penulis: Salsabila Azahra – Universitas Negeri Jakarta Namaku Mat. Aku bekerja serabutan, di mana pun, kapan pun, dan apa pun yang bisa aku kerjakan. Saat ini aku sedang memanggul karung berisi tiga kilo kentang untuk diantar ke kios Bu Tono. Setiap karung yang kuangkut dihargai lima ribu rupiah. Karung kentang ini barang yang… Continue reading MATinya Pendidikan

Di Sudut Kanan

Di Sudut Kanan Penulis: Ami Fahira-Universitas Negeri Jakarta Tiga Maret, hari pertama bulan Ramadan bagi kaum muslimin. Orang-orang kebanyakan menyebutnya “bulan puasa”. Entah apapun sebutannya, bulan Ramadan memang menjadi momen yang ditunggu-tunggu, karena semua kegiatan yang dilakukan akan bernilai pahala. Tentu saja, selama kegiatan tersebut tidak merugikan orang lain dan mendatangkan kemudaratan, baik untuk diri… Continue reading Di Sudut Kanan

Kalau Cinta Jangan Marah

Kalau Cinta Jangan Marah Penulis: Dollar Rahadian SE Sebagai remaja, mungkin kita tahu kalau pacar perempuan nya suka ngambek dan marah apabila sang pacar sang Arjuna nya bersikap menyebalkan. Pagi ini seperti biasanya aku bangun agak terlambat. Sial jam 6 bisa bisa aku kesiangan ke sekolah. Dengan terburu buru aku masuk ke kamar mandi  “Bisa-bisa aku terlambat… Continue reading Kalau Cinta Jangan Marah

Hari Pertama Bersamamu

Hari Pertama Bersamamu Penulis: Endah Romadhon – UNJ Suara kicauan burung milik tetangga mulai sayup-sayup terdengar, detik-detikan jam terdengar memenuhi ruang ini. Waktu sudah menunjukkan setengah enam pagi, mata masih ienggan terbuka, tapi tiba-tiba jantungku berdebar cepat. Aku kembali teringat kenapa bisa aku masih mengantuk saat ini dan kenapa rasa senang langsung menyelinap begitu saja.… Continue reading Hari Pertama Bersamamu

Sekilas Selingkuh

Sekilas Selingkuh Penulis: Dollar Rahadian Setiap orang tentu ingin bisa setia dengan pasangannya. Tetapi bagaimana jika ia dipertemukan dengan situasi yang di luar perkiraan logika dan perasaannya? Sekilas Selingkuh Pagi yang hangat dan saya hanya ingin menonton televisi di bulan Ramadan, hanya untuk ingin bermalas malasan. Kapan lagi bisa seperti ini, kampus mulai libur di bulan ramadhan… Continue reading Sekilas Selingkuh

Surat Untukmu

Surat Untukmu Penulis: Endah Romadhon – UNJ Bahasa Indonesia menjadi Mata Pelajaran yang aku tunggu-tunggu terlebih jika sudah mau memasuki ujian. Hal itu bukan karena aku menyukai Mata Pelajaran tersebut hanya saja setiap selesai mengerjakan latihan soal untuk ujian, Pak Guru akan meminta kita mengumpulkan buku latihannya dan disebar acak ke teman-teman sekelas untuk dikoreksi.… Continue reading Surat Untukmu

Kampung Karma

Kampung Karma Penulis: Endah Romadhon – UNJ “Karma akan selalu datang untuk pendosa sepertimu!” Sialan! Perkataan tua bangka itu terus terngiang-ngiang di kepalaku. Padahal sudah beberapa ratusan meter dari tempat si tau bangka itu tertabrak, cuma tertabrak dikit aja udah nyumpahin orang aja. Awas aja tuh tua bangka kalau ketemu lagi bakal aku tabrak lagi… Continue reading Kampung Karma

Dari Jemari yang Kecil

Dari Jemari yang Kecil Penulis: Muhammad Dafa Anugrah – Universitas Negeri Jakarta Langit di atas kota itu berwarna kelabu, seperti menyimpan rahasia-rahasia yang enggan dibagi. Di sebuah halte yang sepi, aku dan dia duduk berdampingan, berpegangan tangan. Dingin angin sore merayap pelan, tetapi kehangatan jemarinya menulariku seperti api kecil yang tak mudah padam. “Apa kamu… Continue reading Dari Jemari yang Kecil