Skip to main content

Majalah Sunday

Awas! 4 Kebiasaan Menyikat Gigi Ini Bisa Merusak Gigi

Penulis: Nalla Herbaria – Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta

Sunners, menyikat gigi seharusnya membantu menjaga kesehatan mulut. Tapi kalau kurang tepat,kebiasaan ini justru bisa menjadi sarang penyakit dan masalah baru. Nah, supaya mulut tetap sehat dan bersih, yuk kenali beberapa kesalahan saat menyikat gigi yang sebaiknya kamu hindari!

menyikat gigi dengan teknik yang salah dapat menimbulkan abrasi seperti gigi berlubang
(Canva/AbryutinAndrey)

1. Menyikat Gigi Terlalu Keras

Sunners, siapa yang setuju kalau sikat gigi harus ditekan kuat-kuat supaya hasilnya maksimal? Eits,  ternyata, anggapan itu nggak sepenuhnya benar, lho. Menekan sikat terlalu keras justru bisa membuat lapisan pelindung gigi terkikis (abrasi). Kalau kebiasaan ini terus dilakukan, gigi bisa jadi lebih sensitif, terasa ngilu, bahkan berisiko mengalami kerusakan.

Nggak hanya itu, gusi juga bisa ikut terdampak, tekanan yang terlalu kuat dapat membuat gusi perlahan turun, sehingga bagian akar gigi lebih mudah terbuka. Akibatnya, minum es atau makan yang panas bisa langsung terasa ngilu.

hindari menyikat gigi setelah makan yang mengandung asam seperti lemon, jeruk, dan nanas
(Canva/GettyImages)

2. Langsung Sikat Gigi Setelah Makan Asam

Mulut terasa asam setelah makan jeruk atau minum soda? Jangan buru-buru sikat gigi dulu, Sunners. Makanan dan minuman yang memiliki rasa asam bisa membuat lapisan gigi jadi lebih rentan terkikis jika langsung disikat setelah dikonsumsi.

Tips: Kurangi rasa asam pada mulut dengan berkumur menggunakan air putih. Setelah itu, beri jeda 1-2 jam, ya, Sunners.

menyikat gigi dengan perlahan dan miringkan sikat 45° agar maksimal membersihkan gigi
(GettyImages/Bee32)

3. Menyikat Gigi Terlalu Cepat dan Asal-asalan

Menyikat gigi terlalu singkat dapat membuat sisa makanan dan kotoran masih tertinggal, terutama di sela-sela gigi dan area dekat gusi. Nah, supaya bersih dengan maksimal, American Dental Association menyarankan durasi menyikat gigi minimal adalah selama 2 menit. Satu menit untuk gigi bagian atas dan satu menit lagi untuk bagian bawah. 

Tips: Jangan lupa gunakan gerakan memutar dan miringkan sikat sekitar 45 derajat agar bagian pinggir gigi ikut bersih dengan maksimal.

keringkan sikat gigi setelah digunakan dan masukan dalam tempat yang terbuka
(Pexels/TowfiquBarbhuiya)

4. Tidak Mengeringkan Sikat Gigi Setelah Dipakai

Ternyata, urusan sikat gigi nggak selesai begitu kamu selesai berkumur, lho, Sunners. Setelah dipakai, sikat gigi juga perlu disimpan dengan benar. Kalau dibiarkan basah dan lembap, bakteri dan kuman bisa lebih mudah berkumpul di sana. Hiyy! Nggak kebayang kan, benda yang harusnya membersihkan gigi malah jadi tempat kuman berkembang biak? 

Tips: Supaya terjaga kebersihannya, Sunners bisa meletakkan sikat gigi dalam posisi berdiri atau digantung agar airnya bisa turun sendiri. Pastikan juga tempat penyimpanannya nggak tertutup rapat dan punya sirkulasi udara yang baik.

4 kesalahan ketika menyikat gigi yang harus dihindari

Kesimpulan

Nah, itu dia beberapa kesalahan menyikat gigi yang sebaiknya kamu hindari, Sunners! Selain itu jangan lupa ganti sikat gigi minimal tiga bulan sekali, terutama saat bulunya sudah mulai mekar agar bisa maksimal membersihkan sisa makanan di sela-sela gigi. Dari penjelasan di atas, mana nih yang baru kamu tahu? Komen di bawah, ya!

*****

Majalah Sunday, Teman Memahami Tips Belajar, Edukasi Seksual dan Kesehatan Mental

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.

Ikutan berkarya di
Majalah Sunday

Post Views: 46