Penulis: Ariiq Radhitya Pradana – Telkom University Purwokerto
Sunners! siapa di sini yang pernah kepikiran pakai jasa joki tugas pas deadline mepet dan tugas numpuk di mana-mana? Godaan ini emang wajar muncul, apalagi kalau lagi capek banget atau bingung mulai dari mana. Tapi sebelum kamu memutuskan pakai jasa joki, ada baiknya tahu dulu dampak positif dan negatifnya biar nggak nyesel belakangan.
Nggak bisa dipungkiri, jasa joki punya beberapa “kelebihan” yang bikin banyak pelajar tergoda. Pertama, tugas jadi lebih cepat selesai, jadi kamu punya waktu lebih buat kegiatan lain atau sekadar istirahat. Kedua, karena biasanya dikerjain sama orang yang emang paham materinya, hasil tugas bisa keliatan lebih rapi dan berkualitas, apalagi buat mata pelajaran yang kamu sendiri masih bingung. Ini juga bisa bantu nilai kamu jadi lebih bagus dan bikin lebih pede pas dikumpulin. Selain itu, dengan tugas yang “beres” tanpa harus begadang sendiri, kamu jadi lebih gampang bagi waktu antara sekolah, kegiatan lain, sampai waktu buat diri sendiri.

Meski kelihatan membantu, dampak negatifnya jauh lebih besar dan jangka panjang. Yang paling utama, ini soal kejujuran akademik. Ngumpulin tugas hasil kerjaan orang lain sebagai punya sendiri itu termasuk pelanggaran, dan kalau ketahuan, konsekuensinya bisa berat, mulai dari nilai gagal sampai sanksi dari sekolah atau kampus. Selain soal aturan, ada yang lebih penting lagi: kamu kehilangan kesempatan buat belajar. Skill mikir kritis, riset, sampai nulis yang harusnya terasah lewat ngerjain tugas sendiri, jadi nggak berkembang kalau semuanya diambil alih orang lain. Belum lagi rasa cemas terus-terusan takut ketahuan, yang justru bikin stres makin numpuk. Ditambah lagi, biayanya nggak selalu murah, dan nggak ada jaminan hasilnya beneran berkualitas atau bebas plagiat.

Kalau dipikir-pikir, jasa joki cuma nolong buat sementara, tapi risikonya bisa nempel lama, baik ke nilai, reputasi, sampai kepercayaan diri kamu sendiri sebagai pelajar. Daripada ambil jalan pintas yang berisiko, coba cari cara lain kayak belajar kelompok, minta bantuan guru atau kakak kelas buat paham materi, atau atur waktu belajar lebih rapi biar tugas nggak numpuk mendadak. Nilai bagus itu penting, tapi proses belajar yang jujur jauh lebih berharga buat masa depan kamu.
*****

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.