Majalah Sunday

Menikmati Momen Indah dalam Waktu yang Singkat, Mono No Aware (物の哀れ)

Penulis: Latisha Adenia Putri – Universitas Negeri Surabaya

Sunners, setelah kita tahu tentang komorebi kemarin, untuk kali ini kita akan membahas mengenai istilah perasaan lainnya dalam bahasa Jepang. Dapat diketahui bahwa momen yang indah itu gak selamanya akan selalu ada dalam hidup kita, tentu akan terjadinya kesedihan maupun duka di dalamnya. Dalam bahasa Jepang, istilah perasaan tersebut dapat disebut dengan mono no aware, ada yang tau? Kalau belum, yuk cari tahu!

Menikmati Momen Indah dalam Waktu yang Singkat, Mono No Aware (物の哀れ)

Sebenarnya Mono No Aware Itu Apa Sih?

Dalam bahasa Jepang, Mono No Aware (物の哀れ) merupakan suatu kiasan yang dapat mewakili perasaan kita ketika lagi merasa empati untuk hal-hal tertentu. Terkadang perasaan tersebut muncul pada saat kita melakukan aktivitas juga. Secara tiba-tiba, kita menyadari bahwa hal itu nggak akan berlangsung lama. Arti dari istilah tersebut juga berasal dari huruf-huruf Kanji dan Hiragana yang terdapat pada kata tersebut;

Mono (物): Benda atau Fenomena
No (の): Yang ada pada
Aware (哀れ): Perasaan sedih dan duka

Memang kalau diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia terdengar aneh, namun dapat dikatakan bahwa perasaan tersebut merupakan suatu perasaan atau fenomena yang masih kita ingat atau yang sedang kita rasakan. Bukan yang pure kesedihan tetapi bisa dibilang merupakan suatu perasaan yang mendalam karena kita tahu bahwa momen tersebut nggak akan bertahan selamanya sehingga kita harus mencoba untuk menghargai.

Bagaimana Sejarah Terbentuknya Istilah Ini?

Diketahui pada era Heian tahun 794—1185. Pada era tersebut masih sangat dipengaruhi oleh agama Buddha, hingga abad ke-18 diketahui bahwa Motoori Norinaga, yang merupakan sarjana terkenal, menerapkan istilah ini. Menurutnya, istilah tersebut merupakan perasaan yang paling emosional terutama untuk para masyarakat di Jepang.

Kemudian menurut beliau, fenomena tersebut berupa, “perasaan simpati dan empati yang dapat terjadi oleh seseorang akan membuat mereka sadar betapa sebentarnya keberadaan tersebut.” Sehingga dapat dikatakan adanya perasaan kehilangan dalam diri kita. Ketika suatu momen tersebut terjadi, bukannya kita menangis tapi mengeluarkan rintihan yang menandakan bahwa kita merasa suatu kehampaan dan kesedihan.

Sebenarnya, kita bisa menjadi bebas seperti burung-burung ini. (Pict by Unsplash)

Lalu, Perasaan Apa yang Dapat Kita Rasakan dari Mono No Aware Tersebut?

Seperti yang udah dijelaskan sebelumnya bahwa kita akan merasa sedih, kehilangan, dan perasaan lainnya yang membuat kita merasa down. Cuma perasaan yang dapat kita rasakan biasanya terjadi di sekitar kita tanpa disadari.

Sebagai contoh, ketika kalian kehilangan seseorang yang kalian sayang. Tentu kita akan merasa sedih dan kehilangan, cuma dalam mono no aware, kita bukan menangis atau mengeluarkan air mata tetapi mengeluarkan rintihan tersebut. Karena jauh di dalam lubuk hati kita, kita tau bahwa mereka nggak akan selamanya ada untuk kita.

Sama halnya seperti contoh lain; ketika kita mengetahui kalau momen yang sedang dilalui itu merupakan momen yang nantinya akan dikenang oleh kita. Seperti dedaunan yang ada pada musim gugur akan layu dan mengering setelah warna daunnya merah. Oleh karena itu, perasaan tersebut dapat digambarkan sebagai perasaan yang sebenarnya tergolong rapuh. 

Dalam hidup, kita harus pelan-pelan belajar untuk nggak bergantung pada momen yang sudah berlalu. (Pict by Unsplash)

Tanpa kita sadari, sebenarnya istilah mono no aware sering muncul dalam hidup kita. Walaupun momen indah gak akan berlangsung selamanya, tetapi kita akan terus dipertemukan dengan adanya perpisahan. Secara nggak sadar, perasaan ini mengajak kita agar kita lebih menghargai momen tersebut sebelum nantinya kita akan menyesal. Dengan adanya kita mempelajari perasaan pada fenomena tersebut, kita akan pelan-pelan belajar untuk caranya melepas dan mengikhlaskan momen yang gak akan terus ada.

*****

Majalah Sunday, Teman Memahami Tips Belajar, Edukasi Seksual dan Kesehatan Mental

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.

Ikutan berkarya di
Majalah Sunday

Post Views: 3