Penulis: Najwa Mahani – Universitas Indonesia
Saat Sunners lagi baca buku, pernah nggak tiba-tiba ingin berhenti membaca karena malas melanjutkan bukunya? Padahal tinggal beberapa halaman lagi, bacaan bukunya bakalan selesai. Eh, tapi, jedanya malah berlanjut sampai berhari-hari, atau bahkan bisa bertahun-tahun. Ternyata, fenomena ini disebut dengan reading slump.

Jika Sunners pernah scroll konten BookTok atau konten mengenai buku, istilah ini mungkin udah nggak asing buat kamu. Reading slump adalah suatu fenomena yang mana seseorang menjeda waktu saat membaca buku atau artikel dalam jangka waktu yang cukup lama.
Kalau Sunners sedang mengalami ini, kamu bisa membaca lima rekomendasi novel ini yang bakal mengatasi reading slump-mu!
Novel Le Petit Prince menceritakan seorang pilot pesawat yang terdampar di sebuah Gurun Sahara, lalu bertemu dengan seorang anak kecil yang bernama Sang Pangeran Kecil yang mana dia mengaku dari sebuah “planet” kecil di luar angkasa. Sang Pangeran Kecil kemudian menceritakan bagaimana dia berkeliling tujuh “planet” yang setiap penghuninya memiliki karakteristik yang unik.

Novel Le Petit Prince sudah diterjemahkan dengan banyak bahasa termasuk ke dalam Bahasa Indonesia.Walaupun terdengar seperti dongeng anak-anak, novel ini mengandung pesan bermakna: bagaimana seorang bocah berpikir tentang orang dewasa. Novel ini memiliki 120 halaman dan telah dianggap sebagai salah satu novel klasik dari Prancis.
Selain karya terkenalnya yaitu East of Eden, novel Of Mice and Men merupakan salah satu karya terkenal penulis John Steinbeck. Novel ini menceritakan tentang dua pria bernama George dan Lennie yang sedang mencari pekerjaan di era 1920-an atau di masa setelah Perang Dunia 1. Kemudian, mereka bertemu dengan Curley, seorang pemilik peternakan, dan dia mempekerjakan George dan Lennie.

Novel Of Mice and Men menggambarkan persahabatan dua pria yang tidak lekang waktu dan keadaan. Selain itu, novel ini juga mengisahkan realita kerasnya hidup di era 1920-an sebagai seseorang yang memiliki ekonomi berada di kelas bawah. Total dari novel ini sekitar 147 halaman dan telah tersedia terjemahan dalam Bahasa Indonesia.
Selanjutnya, ada novel singkat yang baru diterjemahkan dari Jepang. Keiko Fukuhara merupakan siswi sekolah berusia 18 tahun yang bekerja sebagai pegawai minimarket. Selama bekerja, Keiko sering dianggap sebagai seseorang yang workaholic karena dia senang bekerja di sana, bahkan dia tidak bisa melupakannya saat sedang libur kerja, tapi hal itu berubah ketika Keiko mendapat kabar bahwa minimarket-nya akan dihancurkan. Keiko pun bingung apa yang terjadi jika kabar tersebut benar.

Banyak orang yang menginterpretasi kalau buku Convenience Store Woman menyindir budaya kerja keras masyarakat Jepang. Namun, novel ini juga memiliki pesan bahwa setiap orang memiliki standar kebahagiaan yang berbeda-beda. Novel ini memiliki 160 halaman dan telah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia. Gak cuma itu, novel ini sangat direkomendasikan buat Sunners yang ingin membaca cerita dengan tema yang tidak “berat” atau santai.
Seorang perempuan bernama Tika yang memiliki banyak utang karena impulsif untuk memenuhi standar hidupnya. Setelah dia dipecat dari pekerjaan sebelumnya, Tika panik karena diteror oleh para penagih utang paylater untuk disuruh membayar. Tak lama kemudian, dia akhirnya bekerja sebagai penagih utang atau desk collection lewat “orang dalam”. Alih-alih gajinya dibuat untuk membayar hutang, Tika malah menghabiskannya dengan menambah hutangnya sebagai sebuah perayaan.

Novel Pay Sooner or Later merupakan karya Adrindia yang paling terkenal, bahkan telah diadaptasi sebagai serial dengan judul Paylater. Novel ini juga mengkritik kehidupan mewah di sosial media. Selain itu, Pay Sooner or Later memiliki 184 halaman dan memiliki tema buku young adult atau fiksi remaja. Jadi, bahasa yang digunakan di dalam buku lebih mudah dipahami oleh para remaja.
Sunners pasti udah nggak asing dengan penulis Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie dengan keunikan namanya. Kita Pergi Hari Ini merupakan novel fantasi yang menceritakan tiga bersaudara, Mi, Ma, dan Mo, serta dua tetangga mereka, Fifi dan Fufu, yang berpetualang ke banyak tempat indah. Setelah orangtua mereka pergi bekerja, mereka bertemu dengan seekor kucing bernama Nona Gigi yang tidak terlihat seperti kucing pada umumnya. Karena rasa penasarannya yang besar, ketiga bersaudara mengajak kembar Fifi dan Fufu untuk berkeliling banyak tempat selain Kota Suara.

Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie memang terkenal karena banyak karyanya yang sering menggunakan tokoh anak-anak sebagai karakter utamanya, salah satunya Kita Pergi Hari Ini. Novel ini adalah buku pertama dari seri Kita Pergi Hari ini dengan sekuelnya yang berjudul Mari Pergi Jauh. Novel ini memiliki 192 halaman, sangat cocok buat Sunners yang suka baca buku fantasi singkat.
*****
Nah, itu dia lima rekomendasi novel singkat yang bisa mengatasi reading slump kamu sebelum menjadi parah. Gak cuma itu, novel-novel tersebut juga dapat Sunners baca untuk kamu yang ingin mulai membaca buku fiksi, mulai dari fiksi remaja sampai klasik. Tertarik untuk membaca salah satunya?
*****

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.