Penulis: Ghina Aprilia Mufidah – Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Halo, Sunners! Pernahkah kalian merasa kurang pintar dibandingkan teman yang memiliki nilai lebih tinggi atau cepat memahami pelajaran? Banyak orang menganggap IQ (Intelligence Quotient) sebagai ukuran kecerdasan yang bersifat tetap sejak lahir. Namun, benarkah demikian? Faktanya, para ahli menemukan bahwa kemampuan kognitif seseorang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor dan berubah seiring waktu.
IQ atau Intelligence Quotient adalah ukuran yang digunakan untuk menilai kemampuan kognitif seseorang, seperti penalaran, pemecahan masalah, dan daya ingat. Meski sering dikaitkan dengan kecerdasan, IQ bukanlah satu-satunya faktor yang menentukan kesuksesan seseorang, lho, Sunners!
IQ dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan. Pendidikan, nutrisi, pola tidur, serta kebiasaan belajar dapat membantu mengembangkan kemampuan kognitif. Sebaliknya, stres berlebihan dan kurang istirahat dapat memengaruhi kinerja otak dalam berpikir dan belajar.
Kabar baiknya, Sunners, penelitian menunjukkan bahwa IQ dapat mengalami perubahan seiring waktu. Lingkungan belajar yang baik dan kebiasaan hidup sehat dapat meningkatkan kemampuan kognitif, sedangkan stres dan kurang tidur dapat menurunkannya. Artinya, kecerdasan bukanlah sesuatu yang sepenuhnya tetap.

Jadi, Sunners, jangan jadikan angka IQ sebagai batas kemampuan diri. Yuk, terus belajar, menjaga kesehatan, dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Ingat, kecerdasan bukan hanya soal angka, tetapi juga tentang kemauan untuk terus bertumbuh dan berkembang.
*****

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.