Penulis: Aida Hasna
Lingkungan pertemananku termasuk sehat gak ya?
Hai Sunners! Kalian pernah kepikiran seperti contoh di atas gak? Atau kalian belum tahu nih kalau grup pertemanan kalian itu termasuk sehat atau engga?
Memangnya penting ya untuk tahu kalau grup pertemanan kita itu sehat atau engga? Jawabannya tentu penting ya, Sunners! Karena lingkungan pertemanan itu dapat membentuk pola pikir, mental, dan pikiran kita. Jadi, gimana dong, cara kita membangun support group yang sehat agar membantu kita ke arah yang lebih baik? Yuk simak penjelasan berikut.
Support group adalah sekumpulan orang yang berkumpul untuk saling berbagi pengalaman dan dukungan. Hampir sama dengan support system sih karena saling memberikan dukungan, tetapi bedanya kalau support system itu orang yang sudah deket banget sama kita, contohnya keluarga, sedangkan support group itu kelompok yang awalnya ga saling kenal lalu dekat karena memiliki tujuan atau nasib yang sama.
Lalu, kenapa ya kita perlu memiliki support group yang sehat? Nah jadi, daripada kita memiliki grup toxic yang menguras energi dan melelahkan mental kita, grup yang lingkungannya sehat itu justru menawarkan dukungan, dorongan, dan hiburan loh, Sunners. Selain itu, grup yang sehat juga menciptakan lingkungan yang saling percaya dan positif karena di sini kita saling mendengarkan dan memberi semangat satu sama lain.
Bagus banget kan tujuannya? Biasanya juga, kalau kita lagi merasa tertekan atau kesulitan, kelompok dukungan ini juga siap memberikan semangat kepada kita loh dan terkadang mereka akan membagikan pengalaman mereka kepada kita tentang bagaimana cara mereka dapat menyelesaikan masalah yang pernah dilalui.

Nah, jadi bagaimana cara kita membangun support group yang sehat? Untuk membangun support group yang sehat, kamu perlu memikirkan hal berikut.
Agar sesama anggota dapat memahami satu sama lain, kita perlu mencari nih seseorang yang supportif, empati, dan berkomitmen. Lebih baik lagi, jika memilih anggotanya sesuai dengan keadaan ataupun tujuan kalian ya agar dapat lebih memahami sesama anggota.
Maksudnya gimana? Kok perlu netapin aturan segala? Jadi, kita perlu menetapkan aturan yang jelas juga loh agar para anggota merasa nyaman, seperti menjaga rahasia agar anggota memiliki rasa aman saat bercerita, berkomunikasi tanpa menghakimi, dan menyelesaikan konflik secara sehat.

Gimana ya cara biar sesama anggota saling percaya dan jadi dekat? Caranya yaitu kalian dan teman segrup berkumpul lalu berbagi cerita bersama, mendengarkan dan merespon anggota yang bercerita, serta memberikan dukungan ketika ada yang merasa kesulitan.
Nah dari ketiga hal tersebut, hal ini juga penting ya, Sunners! Kita perlu menghargai dan memahami batasan kenyamanan setiap anggota ketika bercerita, jadi kita gak boleh menanyakan hal yang lebih dalam atau yang membuat mereka merasa tidak nyaman ya, bisa saja hal yang kalian tanyakan tersebut privasi menurut mereka.
Karena udah baca artikel di atas, pastinya kalian udah bisa dong bedain grup yang sehat dan yang ga sehat (toxic). Perlu diingat ya, Sunners, kita perlu menghindari grup yang sekiranya membuat kita merasa tertekan atauĀ menguras energi kita. Carilah lingkup pertemanan yang supportif dan membuat kalian semangat! Atau kalian juga bisa membangun support group sendiri ya sesuai dengan tujuan atau kondisi kalian. Keep Fighting, Sunners!
*****

Dapatkan informasi mengenaiĀ kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.