Penulis: Nalla Herbaria – Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta
Sunners, membersihkan kulit wajah secara rutin dapat bermanfaat untuk mengangkat sel kulit mati dan menghindari kotoran yang menumpuk di permukaan kulit. Namun, jika dilakukan secara berlebihan, kulit wajah justru bisa mengalami over exfoliating.
Sederhananya, over exfoliating terjadi saat kulit menerima eksfoliasi secara berlebihan. Sehingga alih-alih kulit bersih dan sehat yang ada kulit malah bermasalah.
Nah, supaya kamu bisa lebih peka terhadap kondisi kulit sendiri, yuk kenali empat tanda over exfoliating yang perlu diwaspadai berikut ini!

Salah satu tanda over exfoliating yang paling mudah dikenali adalah kulit yang terasa lebih kering dari biasanya. Pasalnya, proses eksfoliasi yang terlalu sering dapat mengangkat minyak alami yang berfungsi menjaga kelembapan wajah.
Akibatnya, kulit menjadi dehidrasi, tampak kusam, dan terasa lebih kasar. Jika dibiarkan terus-menerus, kondisi ini bahkan dapat membuat garis halus terlihat lebih jelas dan memicu tanda-tanda penuaan dini, lho, Sunners.

Tanda berikutnya dari over exfoliating adalah munculnya kemerahan atau iritasi pada wajah. Hal ini terjadi karena lapisan pelindung kulit atau skin barrier mulai melemah akibat eksfoliasi yang berlebihan.
Ketika kondisi tersebut terjadi, kulit menjadi lebih sensitif terhadap berbagai produk skincare. Alhasil, produk yang sebelumnya terasa aman digunakan bisa tiba-tiba menimbulkan rasa perih, panas, gatal, atau tidak nyaman.

Selanjutnya kulit yang terlalu kering tadi justru bisa memproduksi lebih banyak minyak, lho. Pasalnya, saat terasa terlalu kering, kulit akan berusaha mengembalikan kelembapannya dengan meningkatkan produksi minyak alami. Akibatnya, wajah bisa terlihat lebih mengilap dan terasa lebih berminyak dibanding biasanya.

Over exfoliating juga dapat membuat kulit lebih rentan mengalami jerawat. Pasalnya, lapisan pelindung yang tipis membuat wajah lebih mudah terpapar bakteri, kotoran, dan iritasi.
Selain itu, kondisi ini dapat memicu peradangan sehingga jerawat lebih mudah muncul. Nah, jika jumlah jerawat tiba-tiba bertambah setelah rutin melakukan eksfoliasi, bisa jadi hal tersebut merupakan salah satu tanda over exfoliating.

Jika kamu mulai mengalami beberapa tanda di atas, jangan panik, Sunners. Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah menghentikan sementara rutinitas skincare selama 2-4 minggu kedepan untuk memperbaiki skin barrier wajah. Selain itu, gunakan pembersih wajah yang lembut atau gentle face wash, dan gunakan produk yang mengandung Ph Seimbang.
Nah, itulah beberapa tanda over exfoliating yang perlu kamu waspadai. Meski bisa membantu mengangkat sel kulit mati, eksfoliasi tetap perlu dilakukan dengan bijak, ya, Sunners. Pasalnya, setiap jenis kulit memiliki kebutuhan yang berbeda-beda.
Untuk kulit kering dan sensitif cukup satu kali seminggu. Sementara itu, kulit normal satu hingga dua kali seminggu. Sedangkan kulit berminyak atau rentan berjerawat bisa dilakukan dua kali seminggu.
Jangan lupa lakukan eksfoliasi pada malam hari dan selalu gunakan sunscreen di pagi hari setelahnya agar kulit tetap terlindungi. Dari beberapa tipe kulit tadi, kamu masuk kategori yang mana? Komen dibawah, yuk!
*****

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.