Penulis: Nalla Herbaria – Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta
Sunners, menyikat gigi seharusnya membantu menjaga kesehatan mulut. Tapi kalau nggak benar, kebiasaan ini justru bisa menjadi sarang penyakit dan masalah baru. Nah, supaya mulut tetap sehat dan bersih, yuk kenali beberapa kesalahan saat menyikat gigi yang sebaiknya kamu hindari!

Sunners, siapa yang setuju kalau sikat gigi harus ditekan kuat-kuat supaya hasilnya maksimal? Ternyata, anggapan itu nggak sepenuhnya benar, lho. Menekan sikat terlalu keras justru bisa bikin (abrasi) lapisan pelindung gigi terkikis. Kalau kebiasaan ini terus dilakukan, gigi bisa jadi lebih mudah ngilu, sensitif, bahkan berisiko mengalami kerusakan.
Nggak cuma itu, gusi juga bisa ikut terdampak. Tekanan yang terlalu kuat dapat membuat gusi perlahan turun, sehingga bagian akar gigi lebih mudah terbuka. Akibatnya, minum es atau makan yang panas sedikit aja bisa langsung bikin ngilu.

Habis makan jeruk, minum soda, atau konsumsi sesuatu yang asam, biasanya mulut terasa kurang nyaman dan rasanya ingin langsung sikat gigi. Tapi, tahan dulu, Sunners! Makanan dan minuman asam bisa membuat kondisi mulut jadi lebih asam dan lapisan gigi lebih rentan terkikis.
Kalau kamu langsung menyikatnya, gesekan dari sikat gigi malah bisa memperparah kondisi tersebut. Daripada buru-buru ambil sikat, lebih baik kumur dulu dengan air putih. Setelah itu, beri jeda 1-2 jam, ya.

Menyikat gigi terlalu singkat bisa membuat sisa makanan dan kotoran masih tertinggal, terutama di sela-sela gigi dan area dekat gusi.
Nah, supaya bersih dengan maksimal, American Dental Association menyarankan durasi menyikat gigi minimal adalah selama 2 menit. Satu menit untuk gigi bagian atas dan satu menit lagi untuk bagian bawah. Jangan lupa gunakan gerakan memutar dan miringkan sikat sekitar 45 derajat agar bagian pinggir gigi ikut bersih dengan maksimal.

Ternyata, urusan sikat gigi nggak selesai begitu kamu selesai berkumur, lho, Sunners. Setelah dipakai, sikat gigi juga perlu disimpan dengan benar. Kalau dibiarkan basah dan lembap, bakteri dan kuman bisa lebih mudah berkumpul di sana.
Hiyy! Nggak kebayang kan, benda yang harusnya membersihkan gigi malah jadi tempat kuman numpang tinggal? Supaya lebih aman, letakkan sikat gigi dalam posisi berdiri atau gantung agar airnya bisa turun sendiri. Pastikan juga tempat penyimpanannya nggak tertutup rapat dan punya sirkulasi udara yang baik.

Nah, itu dia beberapa kesalahan menyikat gigi yang sebaiknya kamu hindari, Sunners! Selain itu jangan lupa ganti sikat gigi minimal tiga bulan sekali, terutama kalau bulunya sudah mulai mekar agar bisa maksimal membersihkan sisa makanan di sela-sela gigi. Dari penjelasan di atas, mana nih yang baru kamu tahu? Komen di bawah, ya!
*****

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.