Skip to main content

Majalah Sunday

Awas! 3 Kebiasaan Perawatan Kulit Ini Bisa Bikin Jerawatan

Penulis: Nalla Herbaria – Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta

Wajah glowing, plumpy, bersih, dan sehat memang jadi salah satu tujuan dari usaha merawat kulit. Tapi, kalau kurang cermat, perawatan kulit malah bisa menimbulkan masalah baru seperti kulit berjerawat.

Nah, sebelum terlambat, yuk hindari 3 kebiasaan berikut ini!

Pilih kandungan product perawatan kulit yang mudah menyerap ke dalam kulit (non comedogenic)
Hindari kandungan comedogenic yang jadi penyebab pori-pori tersumbat seperti extract algae, jojoba oil, coconut oil (Canva/FluidDesign)

1. Menggunakan Kandungan Comedogenic

Sunners, bahan alami ternyata nggak selalu aman untuk semua jenis kulit, lho. Makanya, kamu juga perlu lebih cermat dalam memilih kandungan skincare. Soalnya, beberapa bahan alami memiliki sifat comedogenic, sehingga berisiko menyumbat pori-pori dan memicu jerawat. Coconut oil, jojoba oil, algae extract, dan cocoa butter adalah sederet bahan yang sebaiknya kamu hindari karena tidak dapat menyerap ke lapisan kulit sehingga berpotensi menimbulkan jerawat.

Nah, biar lebih aman, kamu bisa pilih bahan yang berbahan dasar air atau non-comedogenic, karena kandungannya dirancang dengan bahan-bahan yang ringan. So, be selective ya, Sunners!

Berganti-ganti product perawatan kulit dapat menimbulkan iritasi dan timbulnya jerawat
Berganti-ganti product perawatan bisa mengganggu keseimbangan alami kulit dan memicu iritasi (Canva/Alexcallin)

2. Mengganti Produk Perawatan Kulit Terlalu Sering

Makin ke sini, pilihan skincare di pasaran semakin beragam dan menarik. Tapi ingat, jangan sampai asal gonta-ganti hanya karena penasaran. Kebiasaan ini ternyata dapat mengganggu keseimbangan alami kulit dan memicu iritasi yang justru memicu masalah baru di wajah. 

Mengutip American Academy of Dermatology, terlalu sering mencoba produk perawatan jerawat juga bisa memicu breakout. Padahal, skincare untuk acne membutuhkan waktu sekitar 6–8 minggu untuk mulai menunjukkan hasil. Sementara itu, perubahan yang lebih maksimal umumnya baru terlihat dalam 3–4 bulan. 

Jadi, jangan sampai karena FOMO dan ingin serba cepat, kamu malah asal coba sana-sini, ya, Sunners.

Mencuci wajah terlalu sering dengan product perawatan kulit bisa meningkatkan produksi minyak dan timbulnya jerawat
Mencuci wajah yang terlalu sering akan menghilangkan minyak alami di wajah dan memproduksi lebih banyak minyak dan menimbulkan jerawat (Canva/SinoStudio)

3. Mencuci Wajah Terlalu Sering

Mencuci wajah memang penting, tapi kalau berlebihan juga nggak baik, Sunners. Terlalu sering dibersihkan dapat menghilangkan minyak alami sebagai lapisan penyeimbang kulit. Akibatnya, wajah akan memproduksi lebih banyak minyak, terasa lebih sensitif, sampai lebih mudah breakout. Kondisi ini dikenal sebagai over-cleansing, yaitu saat kulit kehilangan pelindung alaminya dan akhirnya jadi lebih rentan iritasi.

Tips: Cukup cuci wajah dua kali sehari, yaitu saat bangun dan sebelum tidur.

Kebiasaan perawatan kulit yang dapat memunculkan jerawat

Kesimpulan

Nah, itu dia 3 kebiasaan saat merawat kulit yang tanpa sadar bisa memicu jerawat. Semoga setelah ini Sunners jadi lebih paham dan makin cermat dalam merawat diri, ya. Ada yang sunners baru tahu? Komen dibawah, yuk!

*****

Majalah Sunday, Teman Memahami Tips Belajar, Edukasi Seksual dan Kesehatan Mental

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.

Ikutan berkarya di
Majalah Sunday

Post Views: 83