Majalah Sunday

Sebuah Puisi - Hewan dalam Jaring yang Terkoyak

Penulis: Ayu Anjani – Universitas Pendidikan Indonesia 

"Hewan dalam Jaring yang Terkoyak"

Hewan hidup dalam habitat yang terjaga, 

Setiap ruang adalah relung yang bermakna,

Alam menata peran tanpa saling menguasai semua,

Keseimbangan tumbuh dari batas yang dijaga.

 

Dalam jaring makanan, setiap makhluk terhubung,

Pemangsa dan mangsa saling mengikat dalam kehidupan, 

Ketika satu hilang, yang lain ikut terguncang,

Jika rantai terputus, goyahlah keseluruhan tatanan.

 

Setiap hewan terus menjaga ritme agar populasi tetap seimbang, 

Tidak berlebih, tidak pula hilang tanpa jejak, 

Namun tangan manusia terkadang datang tanpa pertimbangan, 

Merusak sistem yang seharusnya sudah bijak. 

 

Fauna terusir dari habitat yang dirampas paksa,

Hutan berubah menjadi ruang tanpa kehidupan,

Relung yang dulu terisi kini kosong tak tersisa,

Menyisakan ketimpangan dalam ekosistem.

Selanjutnya....

Satwa kehilangan fungsi dalam jejaring alami, 

Bukan sekadar hilang, tapi mengganggu keseimbangan,

Setiap spesies adalah simpul yang saling mengisi, 

Bukan objek yang bebas untuk dihilangkan.

 

Hewan liar bergerak keluar dari batas alaminya,

Mendekat ke manusia bukan karena pilihan,

Melainkan karena ruang hidupnya direnggut nyata,

Oleh eksploitasi tanpa adanya kesadaran. 

 

Satwa menjadi tanda bahwa sistem mulai runtuh, 

Bahwa daya dukung tak lagi mampu bertahan, 

Ketika interaksi rusak dan siklus terganggu, 

Alam memberi peringatan yang perlahan. 

 

Makhluk hidup dan manusia seharusnya setara, 

Menjaga ekologi, bukan perihal merusaknya,

Sebab saat keseimbangan benar-benar sirna,

Kehidupan pun akan kehilangan maknanya.

Kesimpulan

Puisi ini mengingatkan manusia bukan seorang penguasa tunggal alam, melainkan bagian dari sistem Ekologi Hewan yang saling terhubung. Ketika kita merusak habitat, mengganggu rantai makanan, dan mengabaikan peran makhluk lain, sebenarnya kita sedang merusak keseimbangan hidup kita sendiri. Puisi ini juga menegaskan bahwa menjaga alam bukan pilihan tambahan, tapi kewajiban, karena keberlangsungan hidup manusia bergantung pada keseimbangan ekosistem. Jadi intinya adalah kalau kita terus abai, yang hilang bukan cuma satwa, tapi juga masa depan kita.

 

*****

Majalah Sunday, Teman Memahami Tips Belajar, Edukasi Seksual dan Kesehatan Mental

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.

Ikutan berkarya di
Majalah Sunday

Post Views: 2