Penulis: Raisha Putri Ramdhani – Universitas Negeri Jakarta
Indonesia memiliki berbagai macam cerita hantu di setiap daerahnya. Kali ini, sebuah legenda datang dari Kalimantan, sebuah pulau di Indonesia yang kental dengan cerita mistisnya. Di tengah keyakinan masyarakat yang penuh unsur magis, sosok kuyang hadir sebagai legenda yang menimbulkan suasana mencekam. Kuyang diyakini sebagai jelmaan perempuan yang memiliki kepala dengan organ tubuh yang melayang. Konon, kuyang mengincar ibu hamil untuk diambil janinnya.

Dilansir dalam situs kompasiana.com, cerita adanya sosok kuyang berawal dari seorang perempuan bernama Maharati yang tinggal di desa Wari pada masa kerajaan Banjar. Ia merupakan anak terakhir dari tiga bersaudara. Ayahnya membuat hidung palsu dari kayu untuk Maharati karena sejak lahir ia tidak memiliki hidung. Ayahnya tidak mengizinkan Maharati untuk keluar rumah karena khawatir mendapat perlakuan yang tidak enak dari orang-orang sekitar. Akhirnya, setelah bertahun-tahun berlalu, Maharati diizinkan keluar dan sejak itu ia sering pergi ke pasar. Suatu hari, ia memberi beberapa keping emas kepada seorang nenek yang ia temui. Kejadian itu membuat Maharati takut jika sampai tua tidak ada seorang laki-laki yang mau menikahinya, tetapi tak disangka, keesokannya Maharati kembali bertemu dengan nenek itu dan menyarankan untuk meminum darah wanita hamil agar selalu terlihat awet muda. Tak hanya itu, nenek itu juga mengajari Maharati ilmu hitam.
Dari cerita itulah sosok kuyang menyebar. Sosok ini dipercaya sebagai perempuan yang bisa memisahkan kepala dari anggota tubuhnya dan terbang bersama organ tubuh, seperti usus, ginjal, dan hati. Pada siang hari, sosok ini berwujud perempuan biasa yang dapat berbaur dengan orang-orang pada umumnya, tetapi jika malam telah tiba, ia akan bergentayangan mencari darah perempuan yang habis melahirkan atau darah bayi yang baru dilahirkan sebagai sumber energi. Sosok ini juga kerap berubah wujud menjadi burung atau kucing untuk mengelabui mangsanya. Perempuan yang menjadi kuyang dipercaya orang yang mendalami ilmu hitam untuk mendapat tujuan tertentu, seperti kecantikan abadi, kekayaan, dan kekuasaan.
Sosok ini memang sangat menakutkan, sekaligus meresahkan. Oleh karena itu, ada beberapa benda yang dipercaya dapat mengusir kuyang.
Cermin dapat memantulkan kekuatan kuyang sehingga membuat sosok itu menjadi lemah, sementara sisir dianggap sebagai benda tajam yang dapat melukai organ-organnya. Kedua benda ini seringkali diletakkan di kamar ibu hamil.
Bau menyengat dari bawang merah dan bawang putih memang selalu dipercaya sebagai penangkal makhluk halus. Oleh karena itu, bawang merah dan bawang putih kerap digantung di pintu rumah untuk menangkal kehadirannya.
Banyak masyarakat percaya bahwa suara bising dari memukul-mukul sapu ijuk dapat membuat kuyang kabur. Sapu ijuk biasanya akan diletakkan di belakang pintu untuk memudahkan memukul sosok itu dengan cepat.
Banyak masyarakat percaya bahwa kuyang benar-benar nyata, bahkan beberapa dari mereka membagikan kisahnya.
Dalam sebuah video di kanal YouTube RJL 5, seorang narasumber bernama Beben. Kejadian ini terjadi pada tahun 1990 di Kalimantan, saat Beben masih duduk di Sekolah Dasar. Saat itu, keluarga ayahnya sedang mengadakan pernikahan di desa seberang dan berencana menginap di rumah saudara mereka. Di hari ketiga, keluarga besarnya membantu mempersiapkan pernikahan, sementara Beben dan ibunya memutuskan untuk diam di rumah itu. Saat semuanya sudah pergi, mereka masuk ke dalam kamar dan Ibu Beben pura-pura tidur membelakangi pintu, sementara Beben melihat seorang nenek tanpa badan yang hanya terlihat isi perutnya.
Cerita mengenai sosok kuyang masih berlanjut sampai Beben dewasa. Saat itu, ia sedang menulis pada malam hari, tiba-tiba lampu padam dan tercium bau mayat. Tetangganya yang memiliki anak kecil juga sering menangis dan sakit yang membuat mereka memutuskan untuk pindah. Beben juga merasakan beberapa kejanggalan, seperti terdengar suara orang jalan di plafon, suara mukul seng, suara kicauan burung, dan suara anak ayam. Suara-suara itulah menandakan hadirnya kuyang.
Kisah bertemu kuyang juga dialami oleh Renol yang diceritakan di kanal YouTube Malam Mencekam. Pada tahun 2014, di bulan Ramadan, Renol dan teman-temannya patroli keliling kampung jam dua dini hari. Di tengah-tengah patroli, mereka mendengar teriakan ibu-ibu, “kuyang..kuyang”. Mendengar itu, Renol dan teman-temannya mengejarnya, tetapi sosok itu justru menyerang Renol dan teman-temanya. Dengan spontan, Renol mengambil sapu ijuk dan memukulnya, yang membuat kuyang itu jatuh, tetapi ia dikejutkan dengan ukuran sapu ijuk yang semula cukup panjang menjadi lebih pendek. Dengan cepatnya, Pak Ustaz menangkap sosok itu dan meminta untuk ditunjukkan rumahnya. Setelah itu, Renol menyaksikan bagaimana proses kepala dan badan kuyang disatukan.
Cerita ini diceritakan oleh Nadia Omara di kanal YouTube miliknya, yang dikirim oleh seorang narasumber bernama Lia (nama samaran). Kisah ini dialami langsung oleh kakaknya, yaitu Vira dan suaminya, Tian. Vira merupakan seorang dokter bedah di salah satu rumah sakit, ia memang cukup sensitif dengan keberadaan makhluk halus, sementara Tian merupakan seorang tentara. Beberapa bulan kemudian, tepatnya tahun 2018, Tian dipindahtugaskan ke kota kecil di Sumatra Utara.
Memasuki bulan kedua, kejanggalan mulai dirasakan oleh Vira dan Tian, seperti terdengar suara langkah. Singkat cerita, mereka mendapat kabar baik tentang kehamilan Vira. Suatu hari, saat tengah malam, Vira kebangun pukul dua dini hari, ia merasakan area kewanitaannya sangat dingin. Ia pun melihat sosok kepala tanpa badan dan hanya memiliki organ tubuh.
Beberapa hari setelahnya, sosok itu kembali menghantui Vira, bahkan sampai membuat ia keguguran, tetapi beberapa bulan kemudian ia mendapat kabar baik lagi. Di bulan kedelapan, Vira mulai merasakan gangguan lagi yang lebih ekstrem. Sosok itu sampai merasuki tubuh Vira dan menyayat perutnya. Vira pun melahirkan dua bayi kembar secara prematur, tetapi sayangnya Vira harus pergi selamanya. Seminggu setelahnya, Tian harus kembali bekerja dan saat itu ia didatangi sosok yang selama ini mengganggu istrinya. Tian pun memanggil Pak Ustaz yang pernah menolong Vira saat kerasukan, ternyata, sosok itu menyukai Tian dan ia merasa dendam karena Tian sudah memiliki seorang istri. Akhirnya, ia menemui dukun untuk belajar ilmu hitam untuk meneror Vira.
*****
Sosok kuyang telah menjadi legenda panjang di tanah Kalimantan. Dari cerita rakyat hingga kesaksian beberapa orang, kisah jelmaan perempuan melayang ini terus memicu rasa ketakutan, tetapi juga penasaran. Di balik kisah seramnya, sosok kuyang menjadi pengingat, khususnya ibu hamil untuk selalu hati-hati dalam menjaga kandungannya karena konon rentan menjadi sasaran makhluk halus.

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.