Penulis: Panitia Twest – SMAN 22
Tak hanya sekadar festival pentas seni yang seru dan hits, TWEST 2025 yang digelar siswa-siswa SMAN 22 Jakarta Timur membuktikan kalau anak muda zaman sekarang punya cara sendiri buat bikin event yang meaningful. Dengan semangat Stay Young, Dream Big and Write Your Own Story, acara tahunan ini berhasil jadi wadah ekspresi yang nggak cuma asik, tapi juga berdampak.)
Kalau denger kata festival di sekolah, pasti yang kebayang cuma pensi dengan bintang tamu artis. TWEST 2025 nggak cuma itu. Mereka bikin tiga rangkaian besar yang saling nyambung: kompetisi, aksi sosial, dan baru deh festival penutup. Jadi, vibes-nya nggak cuma seremoni, tapi lebih kayak gerakan yang tujuannya jelas.

Sebelum puncak acara, mereka udah bikin semangat kompetisi lewat Twest Cup yang diadain dari September sampai Oktober 2025. Lomba-lombanya sesuai banget sama minat remaja sekarang, mulai dari olahraga kayak futsal, voli, basket; sampai ke ranah digital kayak Mobile Legend, Vlog, dan Film Pendek. Bahkan untuk lomba film, mereka kolaborasi sama bioskop di Kemang, jadi rasanya professional banget!
Ini nih yang bikin beda. TWEST 2025 nggak lupa sama sisi sosialnya. Mereka bikin program baru namanya Bakti Sosial dan Bakti Mengajar (BSBM). Selama November 2025, para siswa aktif ngajar dan bantu tiga lokasi yang butuh perhatian, seperti Sekolah Kolong Jembatan, Kampung Pemulung, dan Sekolah Alternatif Anak Jalanan. Mereka nggak cuma ngasih materi pelajaran, tapi juga ngumpulin donasi alat tulis, tas, baju layak pakai, sampai sembako. Keren, kan? Ini bukti nyata kalau anak muda peduli sama sekitarnya.

Semua rangkaian itu ditutup dengan meriah di Twest Festival pada 20 Desember 2025. Festival ini bener-bener dikelola sendiri sama siswa, tanpa bantuan pihak ketiga. Dengan dekorasi bertema laut dan hutan yang instagramable, acara ini berhasil menghadirkan atmosfer festival musik yang seru.
Menghadirkan artis-artis keren kayak The Panturas, Warga Koplo, Unavia feat Sony Bibonx, dan TENXI, panggung mereka berhasil bikin semua pengunjung, baik internal sekolah maupun dari luar, ikut bersorak. Menurut salah satu pengunjung dari SMA lain, penampilan musisi-musisi tersebut, terutama lagu-lagu yang sedang hits, jadi daya tarik utama yang bikin acara ini spesial dan layak untuk dihadiri meski harus melewati kemacetan.
TWEST 2025 lebih dari sekadar event sekolah biasa. Ini adalah bukti kalau energi, kreativitas, dan kepedulian Gen Z bisa diarahkan untuk bikin sesuatu yang besar, terorganisir, dan punya dampak nyata. Mereka nggak cuma jadi penonton atau konsumen, tapi jadi penggerak utama yang menulis cerita mereka sendiri lewat aksi nyata. Majalah Sunday salut buat para siswa SMAN 22 Jakarta Timur!
*****
Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.
