Majalah Sunday

Siklus Haid Bermasalah? Ternyata Stres Bisa Memengaruhi Lho!

Penulis: Daneen Kalea Alesha Waas – President University

Pernah nggak kamu ngerasain siklus haid yang terlambat atau nggak teratur? Atau pas hari-hari awal haid, kamu ngerasa sakit karena kram berlebih?

Faktornya banyak banget, tapi salah satu yang memengaruhi adalah stres yang kita rasakan, entah arena permasalahan di sekolah atau kampus, berantem sama teman, pacar, atau keluarga. Yuk kita bahas lebih dalam dampak stres ke siklus haid!

Apa Itu Siklus Haid?

Umumnya, siklus haid kita dibagi jadi empat. Yaitu:

  • Fase Menstruasi: Saat haid atau menstruasi, hormon akan menurun sehingga dapat menyebabkan kram di bagian tubuh dan perasaan gelisah. Jadi kemungkinan stres lebih tinggi.
  • Fase Folikular (Pasca Haid/Menstruasi): Biasanya, kadar stres akan lebih berkurang karena pelan-pelan hormon estrogen meningkat, energi mulai naik dan suasana hati lebih enakan.
  • Fase Ovulasi: Di fase ini, estrogen sudah mencapai puncak. Jadi energi kita lagi tinggi-tingginya nih, ditambah dengan hormon LH (luteinizing hormone) yang akan melepas sel telur dari ovarium. Tapi kalau kita lagi stres berlebihan saat fase ovulasi, hormon LH akan tertekan. Ini yang bikin ovulasi tertunda dan siklus haid jadi nggak teratur.
  • Fase Luteal (Pra-Menstruasi/PMS): Hormon progesteron diproduksi untuk menebalkan dinding rahim agar rahim siap menerima pembuahan dari sel sperma. Namun jika nggak ada pembuahan, progesteron akan menurun, sehingga terjadi perubahan hormon yang dapat memicu perubahan suasana hati, salah satunya stres.

Kok Bisa Stres Memengaruhi Siklus Haid?

Saat kita stres, tubuh kita mengeluarkan hormon adrenalin yang dapat meningkatkan detak jantung sehingga lebih waspada terhadap keadaan, serta hormon kortisol yang dapat merangsang pelepasan cadangan glukosa sebagai sumber energi untuk menghadapi stres. Reaksi ini sebenarnya normal ya agar kita jadi kepacu menghadapi kondisi yang dianggap berbahaya dan menemukan jalan keluarnya.

Tapi di saat yang sama, stres dapat menekan fungsi hipotalamus yang berfungsi untuk mengendalikan kelenjar hipofisis (kelenjar utama tubuh), yang juga mengendalikan kelenjar tiroid dan adrenal serta ovarium. Jika fungsi ovarium terganggu, produksi estrogen sebagai hormon yang membangun lapisan rahim akan bermasalah. Akibatnya siklus haid jadi terlambat atau nggak teratur, kram haid berlebih, dan gampang cemas atau tersinggung.

Stres berlebihan dapat memengaruhi siklus haid perempuan.

Gimana Cara Kelola Stres Agar Haid Tetap Lancar?

Stres ditambah dengan moodswings menjelang haid emang nggak bisa sepenuhnya hilang. Tapi kita tetap bisa mengelolanya dengan baik kok. Coba mulai terapkan cara-cara di bawah ini agar stres dan siklus haid lebih terkontrol!

1. Konseling atau Curhat

Kalau lagi stres, jangan selalu dipendam ya! Minta bantuan atau mau curhat bukan berarti lemah kok. Coba ungkapin perasaan yang mengganggu ke orang-orang terdekat seperti teman, orang tua, atau guru BK. Kita juga bisa meminta bantuan kepada psikolog atau psikiater kalau butuh bantuan lebih lanjut.

2. Tidur Yang Cukup

Saat tidur, otak dan tubuh kita dapat beristirahat setelah kegiatan yang padat. Apalagi saat haid, tidur bisa memulihkan keadaan fisik kita yang sedang nggak nyaman.

Kurang tidur dapat menurunkan suasana hati, energi, dan konsentrasi yang dapat memicu stres. Usahakan hindari memakai gadget sebelum tidur agar tidak terpapar blue light dan tidur di waktu yang sama setiap hari.

3. Olahraga dan Konsumsi Makanan Sehat

Saat kita aktif gerak, tubuh akan memproduksi hormon endorfin yang dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi rasa sakit. Jadi kita bisa alihkan pikiran dari hal-hal yang mengganggu. Olahraga nggak harus ke gym kok, jalan kaki atau yoga dari rumah udah bagus banget!

Jangan lupa untuk tetap mengonsumsi makanan bergizi terutama yang kaya akan vitamin B dan magnesium seperti sayur hijau, ikan, kacang-kacangan, tahu, dan tempe.

Tidur cukup, olahraga rutin, dan melepaskan beban dapat mengurangi stres yang bisa memengaruhi siklus haid.

Itu dia penjelasan lebih lengkap tentang dampak stres terhadap siklus haid. Kalau sudah coba diatasi tapi masih ada keluhan lain, jangan ragu untuk berkonsultasi lebih lanjut dengan OBGYN ya. Tetap jaga kesehatan, Sunners!

*****

Majalah Sunday, Teman Memahami Tips Belajar, Edukasi Seksual dan Kesehatan Mental

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.

Ikutan berkarya di
Majalah Sunday

Post Views: 5