Penulis: Renaldi manurung
Puisi “Sisa Soto Pagi Ini” menggambarkan momen sederhana namun penuh makna yang sering kali terlewatkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui penggambaran suasana dan emosi yang mendalam, puisi ini mengajak pembaca untuk merenungkan arti dari kebersamaan dan kenangan yang terjalin dalam setiap suapan.

Dia merapalkan ribuan aksara lalu meletup tanpa makna
Bersama sepiring soto kekuningan yang persis seperti warna kemeja itu
Dia menumpahkan kuahnya
Asap panas mengepul ketika memorabilia ini menempuh titik fana
Sisa soto pagi ini menampar kulminasi memori
Apa yang tergeletak tepat di sudut kota?
Beralaskan koran dan lemas tak berdaya
Dan apa yang lebih tabu dari pergantian kekuasaan?
Jelas mereka yang menderita karena tak bisa memiliki sisa soto di mangkuk ayamnya
Seperti ribuan anomali yang meracuni kanvas penuh warna
Aku teringat ribuan opini dusta di relung imajinasi
Sisa soto pagi ini adalah penggambaran mereka yang menangis seperti penggalan puisi ini
Mereka yang kemudian hilang dan mati, seperti pada sisa soto pagi ini
*****
Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.
