Penulis: Aurora Nicole Irasti Sunarto – Universitas Sanata Dharma
Hai Sunners, berikut aku rekomendasikan film bertema keluarga yang membuat haru siapa saja yang menonton. Film Miracle in Cell No. 7 versi Indonesia ini merupakan film yang diadaptasi dari versi aslinya yaitu dari film Korea Selatan.
Mengisahkan mengenai pria berkebutuhan khusus bernama Dodo Rozak yang diperlakukan secara tidak adil, namun sebelumnya kehidupan Dodo bersama Ika, anaknya berjalan dengan bahagia meski Dodo memiliki keterbatasan. Dodo berusaha menjadi ayah yang baik untuk anaknya dengan berjualan balon setiap hari demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Dodo juga kerap menghibur Ika dengan bertingkah seperti anak kecil. Namun kebahagiaan keluarga itu tidak berlangsung lama karena Dodo dituduh sebagai pelaku pemerkosaan dan pembunuhan anak kecil bernama Melati hingga akhirnya Dodo dimasukkan kedalam sel penjara. Dodo merasa sedih dan kesepian karena berpisah dengan Ika.
Saat dalam sel penjara, Dodo berbaik hati menolong teman satu selnya dan membuat persahabatan. Teman-teman Dodo satu sel juga berusaha membuat Dodo bertemu dengan anaknya. Melalui acara keagamaan teman-teman Dodo berhasil mempertemukan Ika dengan Dodo. Namun hal itu diketahui oleh kepala sipir penjara sehingga Dodo dipukuli oleh penjaga dan dimasukkan kedalam sel sendiri yang sempit. Tepat saat malam hari, lapas terbakar oleh ulah narapidana lain sehingga sang kepala sipir terhimpit lemari dan terjebak dalam kebakaran. Para sipir pun melepas napi termasuk Dodo, namun bukannya menyelamatkan diri, Dodo malah berlari mendekati kobaran api dan menemukan kepala sipir penjara. Kemudian hari setelah kejadian kebakaran tersebut, kepala sipir merasa berterima kasih kepada Dodo karena telah menyelamatkan dirinya. Sebagai hadiah ia membawa Ika bertemu dengan Dodo di penjara dan mengadopsi Ika sebagai anaknya.
Setelah dewasa Ika mengumpulkan seluruh teman-teman ayahnya untuk berterima kasih karena telah membantu ayahnya selama berada di penjara dan Ika yang sudah menjadi pengacara melakukan sidang ulang untuk membuktikan bahwa Dodo, ayahnya tidak bersalah dan telah menerima hukuman yang tidak seharusnya didapatkan. Meskipun Ika memenangkan hasil sidang ulang, akan tetapi Dodo tidak dapat hadir pada sidang tersebut dan kehidupan Ika karena Dodo telah tiada.

Film ini mampu menyentuh emosi penonton dengan alur dan cerita yang mudah dipahami. Penonton diajak untuk merasakan penderitaan, harapan, dan kasih sayang yang kuat antara seorang ayah dengan anaknya. Adanya unsur drama dan komedi yang disisipi secara intens dengan didukung oleh akting para aktor semakin memperkuat daya tarik dari film ini.

Bagaimana Sunners, apakah kamu tertarik untuk menonton film ini atau kamu ada rekomendasi film menarik lainnya untuk di ulas? Tulis di kolom komentar ya!
*****

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.