Penulis: Aurora Nicole Irasti Sunarto – Universitas Sanata Dharma
Hai Sunners, sebentar lagi Hari Natal akan tiba. Untuk kamu yang merayakan Natal, bagaimana persiapanmu? Film Klaus ini merupakan film animasi bertema Natal yang dapat kamu tonton untuk mengisi liburan Natal.
Sesuai dengan Judul ”Klaus”, film ini bercerita mengenai kisah Santa Claus yang dari dahulu menjadi icon perayaan Natal. Beberapa hal yang berkaitan dengan Santa Claus kerap dijumpai dalam film ini. Film ini menarik karena pendekatan artistik yang unik dengan menggunakan animasi 2D dan sentuhan teknologi film yang modern. Visual film yang digunakan menarik seperti gerakan animasi, nuansa warna, dan pencahayaan membuat film ini bisa menampilkan cerita layaknya sebuah dongeng.
Film ini juga disisipi oleh humor santai dan karakter-karakter yang memikat serta cerita yang menyenangkan untuk segala usia. Komposisi musik yang harmonis membuat siapa saja yang menonton hanyut dalam cerita film ini. Selain itu, cerita dalam film ini sarat akan nilai-nilai moral yang relevan seperti mementingkan kebaikan, persahabatan, bekerja sama, dan satu tindakan baik dapat berpengaruh terhadap hal yang lain.

Berkisah mengenai Jesper, seorang anak dari keluarga kaya yang malas karena dimanjakan oleh kekayaan orang tuanya sebagai direktur utama kantor pos. Karena merasa kesal dengan tingkah Jesper, orang tua Jesper mengirimnya ke Kota Smeerensburg. Disana, ia diberi misi supaya mengirim sebanyak 6000 surat selama setahun. Selain itu, Jesper juga bertemu dengan Mogens si tukang perahu dan Alva seorang penjual ikan. Suatu hari, Jesper mengunjungi rumah Klaus seorang tukang kayu saat dia akan mengirim surat ke seseorang. Di rumah Klaus, ia menemukan banyak mainan hasil kerajinan tangan. Semenjak itu, Klaus ikut Jesper bekerja dan membagikan mainan kepada seorang anak.
Pada hari berikutnya ternyata sudah tersebar kabar di kalangan anak-anak berita mengenai Klaus. Anak-anak sekitar berpikir bahwa apabila mengirim surat ke Klaus akan diberikan mainan. Hal ini tentu menjadi kesempatan Jesper untuk mengumpulkan surat sebanyak mungkin. Perjalanan memberi mainan ini menjadikan Klaus terkenal di kalangan anak-anak. Bahkan, anak yang tidak bisa menulis memaksakan diri belajar kepada Alva. Pada suatu hari, roda dari kereta rusa Klaus dan Jesper diambil oleh seseorang sehingga tidak dapat berjalan. Hal ini malah menimbulkan anggapan baru bagi anak-anak, bahwa rusa tersebut ajaib karena dapat membawa kereta tanpa menggunakan roda.
Hubungan Klaus dan Jesper menjadi semakin baik, namun mainan yang dikirim kepada anak-anak sudah mulai menipis. Untuk mengatasi masalah ini, Jesper membujuk Klaus supaya membuat banyak mainan baru kembali ketika Natal. Saat membicarakan hal tersebut, Jesper tidak sengaja menemukan ceruk, hiasan kayu dan banyak patung. Benda-benda ini ternyata merupakan wujud rahasia Klaus selama ini membuat mainan. Karena merasa rahasianya telah diketahui, kemudian Klaus mengusir Jesper dari rumahnya.

Akankah Klaus kembali bersama Jesper untuk membagikan mainan kepada anak-anak? Ayo simak kisah Jesper dan Klaus selanjutnya. Semoga review Film Klaus ini bermanfaat untukmu yang sedang mencari rekomendasi film yang bertema Natal ya Sunners. Merry Christmas!
*****

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.