Penulis: Aurora Nicole Irasti Sunarto – Universitas Sanata Dharma
Hai Sunners, tidak menyangka ya sudah tahun baru! Bagaimana, apakah kamu sudah punya resolusi self improvement di tahun yang baru ini? Kalau belum, tidak apa-apa. Berikut merupakan review dari Buku ”Ikigai: Rahasia Hidup Bahagia dan Panjang Umur Orang Jepang” yang bisa kamu baca sebagai resolusi pengembangan diri kamu di tahun 2026 ini.
Terkadang, kita pernah berpikir mengenai apa sebenarnya makna serta tujuan kita hidup selama ini. Apakah itu untuk hidup selama mungkin atau untuk menggapai seluruh keinginan kita? Akan tetapi mengapa ada orang yang tahu apa yang akan mereka lakukan dalam hidup, namun di sisi lain justru ada orang yang hidup dalam kebingungan. Maka dari itu dibutuhkan peran penting dari ”Ikigai”, sebuah konsep yang memuat alasan yang dapat membantu kita menemukan tujuan dan makna hidup kita selama ini. ”Ikigai” berasal dari kata ”iki” yang bermakna kehidupan dan ”gai” yang bermakna menjadi berharga. Apabila diuraikan, Ikigai berarti menjadi bahagia dengan menyibukkan diri.
Ikigai merupakan alasan keberadaan, alasan kita bangun di pagi hari, serta sebuah alasan untuk hidup. Menurut masyarakat Jepang, setiap orang memiliki Ikigai dalam diri. Ikigai kita tersembunyi jauh dalam diri sehingga cara orang dalam mencari Ikigai tersebut butuh waktu yang berbeda-beda, ada yang cepat ada juga yang lama. Dengan ditemukannya Ikigai dalam diri maka kita akan menemukan motivasi untuk menjalani hidup lama dan bahagia. Dalam buku ini juga dijelaskan mengenai berbagai faktor dan kebiasaan yang dilakukan oleh orang Jepang untuk hidup bahagia dan berumur panjang seperti cara mereka makan, beraktivitas, dan membina kolaborasi dalam sebuah komunitas atau perkumpulan.
Sebagian besar isi buku berfokus pada kehidupan masyarakat di Pulau Okinawa yang sebagian besar penduduknya berusia lanjut namun nampak awet muda. Hal ini dikarenakan para centenarian tidak hanya hidup lebih lama namun mereka juga hidup bahagia dan jarang mempunyai penyakit dengan cara melakukan banyak hal yang dapat membuat kita enjoy supaya kita dapat bahagia dan tidak stress serta makan bergizi secukupnya. Masyarakat di Okinawa ini sudah menerapkan Ikigai selama turun temurun hingga ratusan tahun, maka dengan pola hidup seperti itu mereka dapat bahagia dan berumur panjang. Buku ini terdiri dari bagian pembuka, sembilan uraian bab, dan bagian penutup, serta ditambah dengan mind mapping Ikigai yang lengkap untuk memahami konsep keseluruhan Ikigai.

Buku ini hadir seakan menjadi solusi atas keresahan mengenai hidup yang kita rasakan di tengah era globalisasi pada saat ini. Rumusan dari empat elemen dasar Ikigai yang saling berkaitan dan sepuluh aturan Ikigai yang ditulis oleh penulis memudahkan pembaca untuk menerapkan rahasia hidup bahagia di keseharian kehidupan. Bahasa yang digunakan dalam buku ini mudah dipahami, buku ini banyak menggunakan gambar, ilustrasi, maupun tabel yang dapat mempermudah pembaca dalam membayangkan apa yang dimaksud penulis. Buku ini cocok dibaca oleh segala usia dikarenakan topik yang dibahas merupakan topik yang umum dan mudah untuk diterapkan. Alur dalam buku ini mudah untuk dipahami pembaca karena pada setiap bagian menggambarkan Ikigai dari sisi yang berbeda. Pada akhir buku, penulis juga merangkum poin-poin penting mengenai aturan Ikigai.

Tahun yang baru, tentunya resolusimu juga harus baru dong, Sunners! Bagaimana, apakah tertarik untuk membaca Buku Ikigai sebagai resolusi self improvement kamu di tahun ini atau ada rekomendasi buku self improvement lain?
*****

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.
