Skip to main content

Majalah Sunday

Melihat Karhutla di Lahan Gambut? Yuk Ketahui Langkah Aman yang Bisa Dilakukan!

Penulis: Agustian Elida Ali – Universitas Bina Sarana Informatika

Pernah membayangkan bagaimana jika kamu sedang berada di dekat kawasan hutan, lalu melihat asap tebal atau titik api dari kejauhan? Situasi seperti ini tentu bisa membuat panik, apalagi jika kamu belum tahu apa yang harus dilakukan. Namun, hal terpenting saat melihat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) adalah tetap tenang dan mengutamakan keselamatan diri.

Karhutla bukan hanya menyebabkan kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat menimbulkan kabut asap yang mengganggu aktivitas sehari-hari dan kesehatan masyarakat. Risikonya perlu diperhatikan, terutama ketika kebakaran terjadi di lahan gambut. Nah, supaya kamu nggak bingung harus bertindak seperti apa, yuk kenali langkah aman yang bisa dilakukan saat melihat karhutla di lahan gambut!

Source: Pinterest

Apa Itu Karhutla di Lahan Gambut?

Karhutla merupakan kebakaran yang terjadi di kawasan hutan maupun lahan. Salah satu wilayah yang perlu mendapat perhatian khusus adalah lahan gambut. Lahan gambut terbentuk dari timbunan sisa tumbuhan yang mengalami proses penguraian dalam kondisi basah selama waktu yang lama.

Ketika kondisinya mengering, lahan gambut menjadi lebih mudah terbakar. Kebakaran di kawasan ini juga memiliki tantangan tersendiri karena api dapat menjalar hingga ke lapisan bawah permukaan tanah. Akibatnya, api terkadang sulit terlihat dari luar dan proses pemadamannya membutuhkan penanganan khusus.

Selain merusak ekosistem, karhutla dapat menghasilkan asap yang menyebar ke wilayah permukiman. Paparan asap tersebut bisa mengganggu pernapasan, terutama bagi anak-anak dan orang yang memiliki gangguan pernapasan. Karena itu, penting bagi Sunners untuk mengetahui tindakan yang tepat ketika menemukan tanda-tanda kebakaran.

Source: Pinterest

Melihat Karhutla? Ini Langkah Aman yang Bisa Kamu Lakukan!

Mengetahui tindakan yang tepat dapat membantu mengurangi risiko saat menghadapi situasi darurat. Berikut beberapa langkah yang perlu kamu perhatikan.

1. Jangan Mendekati Titik Api

Ketika melihat asap tebal atau titik api di kawasan lahan gambut, jangan mencoba mendekat hanya untuk memastikan seberapa besar kebakarannya. Api dapat menyebar, sementara asap bisa mengurangi jarak pandang dan mengganggu pernapasan.

Jangan pula mencoba memadamkan kebakaran sendiri, terutama jika api sudah membesar atau lokasi kebakaran sulit dijangkau. Penanganan karhutla perlu dilakukan oleh petugas yang memiliki peralatan dan kemampuan sesuai kondisi di lapangan.

2. Segera Menjauh ke Tempat yang Aman

Jika kamu berada di sekitar lokasi kebakaran, segera menjauh dari sumber api dan area yang dipenuhi asap. Pilih jalur yang aman menuju tempat yang lebih jauh dari kebakaran, lalu ikuti arahan petugas jika proses evakuasi sedang berlangsung.

Hindari menerobos area berasap atau memasuki kawasan hutan untuk mencari jalan pintas. Jika asap mulai menyelimuti lingkungan tempat tinggalmu, batasi aktivitas di luar ruangan dan tutup pintu serta jendela apabila kondisi di luar lebih berasap. Tetap pantau informasi dari pihak berwenang untuk mengetahui langkah selanjutnya.

3. Lindungi Diri dari Paparan Asap

Asap karhutla mengandung partikel dan zat yang dapat mengiritasi saluran pernapasan. Oleh karena itu, kamu perlu mengurangi paparan asap sebisa mungkin.

Jika terpaksa beraktivitas di luar ruangan ketika udara terdampak asap, gunakan masker yang sesuai untuk membantu mengurangi paparan partikel. Namun, perlu diingat bahwa masker bukan pengganti evakuasi. Jika kondisi udara semakin buruk atau petugas meminta warga mengungsi, utamakan berpindah ke tempat yang aman.

Apabila kamu mengalami sesak napas, nyeri dada, atau kesulitan bernapas setelah terpapar asap, segera cari pertolongan medis.

4. Laporkan Kebakaran kepada Pihak Berwenang

Melihat titik api atau asap yang diduga berasal dari karhutla? Jangan hanya merekam kejadian atau mengunggahnya ke media sosial. Segera laporkan kepada pemadam kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), atau aparat setempat.

Sampaikan informasi lokasi sejelas mungkin berdasarkan apa yang kamu ketahui, misalnya nama jalan, kawasan, atau penanda lokasi terdekat. Lakukan pelaporan dari tempat yang aman tanpa harus mendekati sumber api.

Dengan laporan yang cepat dan jelas, petugas dapat memperoleh informasi awal untuk menindaklanjuti kejadian tersebut.

5. Jangan Menyebarkan Informasi yang Belum Terverifikasi

Saat terjadi kebakaran, informasi dan video sering kali cepat menyebar di media sosial. Namun, tidak semua informasi yang beredar pasti benar atau menggambarkan kondisi terbaru.

Sebelum membagikan informasi, pastikan sumbernya dapat dipercaya dan periksa apakah informasi tersebut sesuai dengan situasi yang sedang terjadi. Kamu bisa mengikuti pengumuman dari pemerintah daerah, BPBD, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), atau instansi resmi terkait.

Sikap bijak dalam bermedia sosial juga merupakan bentuk kepedulian. Jangan sampai informasi yang keliru justru menimbulkan kepanikan atau membuat orang lain mengambil tindakan yang membahayakan keselamatan mereka.

Yuk, Jadi Remaja yang Peduli dan Siaga Karhutla!

Sunners, kebakaran hutan dan lahan di kawasan gambut bukan persoalan yang bisa dianggap sepele. Selain merusak lingkungan, karhutla dapat menimbulkan asap yang mengganggu kesehatan dan membahayakan masyarakat di sekitarnya.

Karena itu, jika kamu melihat karhutla, ingat tiga hal penting: jangan mendekati api, segera menjauh ke tempat aman, dan laporkan kejadian kepada pihak berwenang. Jangan mengambil risiko dengan mencoba memadamkan kebakaran sendiri.

Yuk, mulai tingkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran sembarangan dan membagikan informasi yang benar kepada orang-orang di sekitar kita. Ingat, menjaga lingkungan itu penting, tetapi keselamatan diri harus selalu menjadi prioritas!

*****

Produk Rekomendasi Sunday

Majalah Sunday, Teman Memahami Tips Belajar, Edukasi Seksual dan Kesehatan Mental, Mengapa Menunda Belajar Sering Terjadi, Padahal Kita Sudah Paham Materinya

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.

Ikutan berkarya di
Majalah Sunday

Views: 1