Penulis: Amour Glorya Stefani Uas – Universitas Bunda Mulia
Sunners, pernah nggak kalian memperhatikan kalau banyak penyanyi Indonesia yang punya suara khas dan kuat ternyata berasal dari Indonesia Timur? Sebut saja Glenn Fredly, Andmesh Kamaleng, atau Marion Jola. Dari situ muncul anggapan bahwa orang Indonesia Timur memang identik dengan suara merdu dan jago bernyanyi. Tapi, apakah anggapan itu benar? Atau ada faktor lain yang membuat stereotip tersebut berkembang di masyarakat?
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita perlu melihat lebih jauh bagaimana budaya, lingkungan, dan kebiasaan masyarakat Indonesia Timur membentuk kemampuan bermusik mereka sejak kecil.

Stereotip bahwa orang Indonesia Timur memiliki suara merdu sebenarnya tidak muncul begitu saja. Anggapan tersebut berkembang karena masyarakat sering melihat banyak penyanyi berbakat berasal dari kawasan timur Indonesia.
Beberapa nama yang cukup dikenal antara lain:
Keberhasilan para musisi tersebut membuat banyak orang menghubungkan kemampuan bernyanyi dengan latar belakang budaya Indonesia Timur.
Namun, penting untuk dipahami bahwa kemampuan bernyanyi tidak hanya ditentukan oleh tempat seseorang berasal. Ada berbagai faktor lain yang turut berperan dalam membentuk kualitas vokal seseorang.

Salah satu alasan utama mengapa masyarakat Indonesia Timur sering dianggap memiliki kemampuan bernyanyi yang baik adalah karena musik sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Di berbagai daerah seperti Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara Timur, musik tidak hanya hadir sebagai hiburan. Musik juga menjadi bagian penting dalam:
Anak-anak tumbuh dengan mendengar nyanyian, alat musik tradisional, hingga lagu-lagu daerah yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Musisi senior Andre Hehanusa bahkan pernah menyampaikan bahwa budaya dan lingkungan masyarakat Indonesia Timur memiliki pengaruh besar terhadap kemampuan bermusik seseorang. Menurutnya, kebiasaan bernyanyi yang tumbuh dalam kehidupan sehari-hari menjadi salah satu faktor yang membentuk kualitas vokal banyak penyanyi dari wilayah timur Indonesia.

Selain budaya musik yang kuat, tradisi paduan suara juga menjadi faktor yang sering dikaitkan dengan kemampuan bernyanyi masyarakat Indonesia Timur.
Di banyak wilayah Indonesia Timur, gereja memiliki peran penting dalam membangun budaya musik masyarakat. Kegiatan ibadah sering melibatkan kelompok paduan suara yang terdiri dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.
Melalui kegiatan tersebut, peserta belajar:
Sebuah penelitian oleh Sulistyowati (2023) menunjukkan bahwa latihan vokal yang dilakukan secara terstruktur melalui metode solfeggio mampu meningkatkan kemampuan bernyanyi secara signifikan. Hasil penelitian tersebut memperlihatkan bahwa kualitas vokal tidak hanya dipengaruhi oleh bakat, tetapi juga oleh proses latihan yang dilakukan secara rutin.
Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan bernyanyi dapat berkembang karena kebiasaan dan latihan yang dilakukan terus menerus.

Lingkungan memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk kemampuan seseorang.
Ketika seseorang tumbuh di lingkungan yang menghargai musik dan seni, ia akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengembangkan bakatnya.
Di banyak daerah Indonesia Timur, bernyanyi merupakan aktivitas sosial yang biasa dilakukan bersama keluarga maupun komunitas. Karena dianggap sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, anak-anak menjadi lebih percaya diri untuk mencoba bernyanyi tanpa takut salah.
Lingkungan yang positif seperti ini membuat kemampuan vokal berkembang secara alami melalui proses yang berlangsung bertahun-tahun.
Semakin sering seseorang bernyanyi, semakin baik pula kontrol suara dan kepekaannya terhadap nada.

Dalam beberapa tahun terakhir, musik-musik dari Indonesia Timur semakin dikenal luas oleh masyarakat Indonesia.
Banyak lagu karya musisi Indonesia Timur yang berhasil menjadi viral di TikTok, Instagram Reels, YouTube Shorts, hingga Spotify. Bahkan beberapa lagu sering digunakan sebagai latar video velocity, tren yang sempat populer di kalangan pengguna media sosial.
Beberapa lagu Timur yang sempat menjadi trending antara lain:
Lagu-lagu tersebut dapat ditemukan dalam berbagai playlist musik Timur di Spotify maupun daftar lagu trending di YouTube Music.
Popularitas ini menunjukkan bahwa budaya musik Indonesia Timur tidak hanya berkembang di daerah asalnya, tetapi juga berhasil diterima oleh masyarakat Indonesia secara luas.
Meski demikian, kesuksesan para musisi tersebut bukan hanya hasil dari bakat semata. Di baliknya terdapat budaya musik yang kuat, lingkungan yang mendukung, dan latihan yang dilakukan secara konsisten selama bertahun-tahun.
Pada akhirnya, anggapan bahwa orang Indonesia Timur memiliki suara yang bagus bukanlah sesuatu yang muncul begitu saja. Di baliknya ada budaya musik yang kuat, lingkungan yang mendukung, dan kebiasaan bernyanyi yang telah tumbuh sejak lama.
Sebagai Sunners, yuk kenali Indonesia lebih dekat lagi dengan memahami cerita dan budaya di balik setiap keunikannya. Karena semakin kita mengenal keberagaman Indonesia, semakin besar pula rasa apresiasi yang bisa kita tumbuhkan terhadap sesama.

*****
Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.