Pernah merasa penasaran sebenarnya seberapa jauh kemampuanmu dalam bidang yang kamu sukai? Atau mungkin kamu punya mimpi besar, seperti masuk universitas impian, menjadi ilmuwan, dokter, atau ahli di bidang tertentu, tetapi masih bingung harus mulai dari mana?
Nah, ternyata ada banyak cara untuk mengembangkan potensi diri selain hanya belajar di kelas. Salah satunya adalah mengikuti kompetisi yang bisa menguji kemampuan sekaligus memperluas pengalaman. Salah satu wadah yang bisa kamu kenal adalah Puskanas.
Mungkin sebagian dari kamu masih bertanya-tanya, “Puskanas itu apa sih?” Yuk, kenalan lebih dekat dengan Puskanas!

Secara sederhana, Puskanas adalah wadah kompetisi pendidikan yang dibuat untuk membantu pelajar Indonesia mengembangkan kemampuan mereka melalui berbagai kompetisi akademik. Awalnya, Puskanas hadir sebagai kompetisi online, tetapi kini juga mulai mengadakan kompetisi secara offline agar bisa menjangkau lebih banyak pelajar di Indonesia.
Melalui platform ini, pelajar dari berbagai daerah bisa ikut berkompetisi dan menguji kemampuan mereka. Puskanas juga memiliki visi untuk membuat pelajar Indonesia berani berkompetisi dan terus berkembang dalam dunia pendidikan.
Saat ini, bidang yang dikompetisikan oleh Puskanas berfokus pada olimpiade sains, seperti astronomi, matematika, biologi, hingga kedokteran. Kompetisi ini juga terbuka untuk berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMA, hingga mahasiswa.
Jadi, tidak hanya siswa yang sudah berada di tingkat akhir saja yang bisa mencoba. Kalau kamu masih sekolah dasar atau menengah dan ingin mengasah kemampuan, kamu juga bisa ikut!
Banyak pelajar mungkin merasa ragu ketika ingin mengikuti kompetisi. Ada pikiran seperti, “Aku belum cukup pintar,” atau “Peserta lain pasti lebih hebat.”
Padahal, kompetisi bukan hanya soal menang atau mendapatkan juara. Lebih dari itu, kompetisi adalah kesempatan untuk mengenal diri sendiri.
Lewat kompetisi, kamu bisa mengetahui sejauh mana kemampuanmu, melihat bidang apa yang perlu dikembangkan, dan bertemu dengan orang-orang yang memiliki minat yang sama.
Menurut tim Puskanas, pelajar saat ini memiliki karakter yang cukup berbeda dibanding generasi sebelumnya. Salah satu hal yang terlihat adalah mereka semakin sadar terhadap tujuan dan impian mereka. Banyak siswa yang bahkan sejak kelas 10 sudah mulai mengetahui jurusan kuliah atau profesi yang ingin mereka kejar.
Namun, di balik semangat tersebut, ada juga tantangan besar yang dihadapi pelajar masa kini.

Saat ini, persaingan pendidikan semakin tinggi. Banyak pelajar memiliki target besar, mulai dari masuk perguruan tinggi favorit hingga meraih berbagai prestasi.
Hal ini membuat banyak siswa menjadi lebih ambisius. Sebenarnya, memiliki ambisi bukan sesuatu yang buruk. Justru, ambisi bisa menjadi dorongan untuk terus berkembang dan belajar lebih banyak.
Namun, ada hal penting yang perlu diperhatikan: jangan sampai kamu mengejar sesuatu hanya karena melihat pencapaian orang lain.
Menurut tim Puskanas, ambisi yang sehat dimulai dari tujuan yang jelas. Kamu perlu tahu apa yang ingin dicapai dan mengapa kamu ingin mencapainya. Dengan begitu, kamu bisa menentukan standar perkembanganmu sendiri, bukan hanya mengikuti pencapaian teman atau orang lain.
Setiap orang memiliki perjalanan yang berbeda. Ada yang cepat menemukan passion-nya, ada juga yang masih mencoba berbagai hal untuk menemukan bidang yang cocok.
Yang terpenting bukan siapa yang paling cepat, tetapi siapa yang terus mau belajar dan berkembang.
Salah satu kunci berkembang sebagai pelajar adalah mempertahankan rasa ingin tahu.
Dunia terus berubah dengan cepat. Teknologi baru seperti artificial intelligence (AI) juga membuat manusia perlu terus belajar dan beradaptasi.
Karena itu, kemampuan untuk terus mencari ilmu menjadi semakin penting. Bukan hanya belajar untuk mendapatkan nilai bagus, tetapi belajar karena ingin memahami sesuatu lebih dalam.
Tim Puskanas juga menekankan pentingnya memiliki growth mindset, yaitu pola pikir bahwa kemampuan seseorang dapat terus berkembang melalui proses belajar, mencoba, dan mengevaluasi diri.
Jadi, jangan takut mencoba sesuatu yang baru. Mungkin awalnya kamu merasa belum jago, tetapi kemampuan itu bisa bertumbuh melalui latihan dan pengalaman.

Puskanas sendiri mulai berdiri sejak tahun 2022. Berawal dari jumlah anggota yang masih sedikit, Puskanas berkembang menjadi komunitas besar dengan ratusan ribu anggota serta berbagai event kompetisi online setiap tahunnya.
Salah satu hal yang menjadi pengalaman berkesan bagi tim Puskanas bukan hanya jumlah peserta, tetapi ketika mereka melihat peserta berhasil mencapai impiannya.
Misalnya, ada peserta yang merasa terbantu karena pengalaman mengikuti kompetisi Puskanas mendukung perjalanan akademiknya. Bagi tim Puskanas, hal seperti inilah yang menjadi alasan utama mereka terus mendampingi pelajar untuk berkembang.
Karena pada akhirnya, keberhasilan bukan hanya tentang angka atau sertifikat, tetapi tentang bagaimana sebuah pengalaman bisa membantu seseorang melangkah lebih jauh.
Buat kamu yang tertarik mengikuti kompetisi akademik, Puskanas menyediakan berbagai informasi melalui aplikasinya yang bisa diakses oleh pelajar dari berbagai jenjang pendidikan. Kamu bisa melihat jadwal kompetisi, memilih bidang yang sesuai dengan minat, dan mengikuti lomba yang tersedia.
Mengikuti kompetisi memang membutuhkan keberanian. Kamu mungkin tidak selalu menjadi juara, tetapi setiap pengalaman bisa memberikan pelajaran baru.
Jadi, jangan takut mencoba hanya karena merasa belum sempurna.
Karena terkadang, langkah pertama untuk berkembang adalah berani mengatakan:
“Aku mau mencoba.”
Siapa tahu, dari satu kompetisi kecil hari ini, kamu sedang membuka jalan menuju mimpi besar di masa depan.
*****
Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.