Penulis: M. Nur Arsyad Satria Pratama – STID AL HADID
Banyak remaja, terutama pelajar, sering merasa kewalahan dengan berbagai tugas sekolah, kegiatan ekstrakurikuler, serta kehidupan sosial. Sayangnya, banyak waktu mereka terbuang untuk hal-hal yang tidak produktif, seperti terlalu lama bermain media sosial, menunda tugas, atau kurangnya perencanaan yang baik. Akibatnya, tugas sekolah menumpuk, stres meningkat, dan performa akademik pun terganggu. Oleh karena itu, penting bagi remaja untuk belajar mengelola waktu dengan lebih efektif.Dengan mempelajari prinsip Eisenhower Matrix dianggap mampu menjawab permasalahan yang dialami para remaja pada saat ini
Eisenhower Matrix adalah metode manajemen waktu yang membantu kita menentukan prioritas berdasarkan urgensi dan tingkat kepentingannya. Metode ini pertama kali diperkenalkan oleh Dwight D. Eisenhower, Presiden ke-34 Amerika Serikat, yang terkenal dengan kemampuannya dalam membuat keputusan penting secara efisien
Eisenhower Matrix adalah metode manajemen waktu yang membantu kita menentukan prioritas berdasarkan urgensi dan tingkat kepentingannya. Metode ini membagi tugas menjadi empat kategori:
Do (Lakukan Sekarang): Tugas yang Penting & Mendesak
Decide (Jadwalkan): Tugas yang Penting Tapi Tidak Mendesak
Delegate (Delegasikan): Tugas yang Mendesak Tapi Tidak Penting
Delete (Hapus): Tugas yang Tidak Mendesak dan Tidak Penting
Pekerjaan yang dimasukkan kedalam kategori Do atau harus dilakukan sesegera mungkin itu ketika pekerjaan tersebut penting dan juga mendesak, sehingga harus segera diselesaikan karena jika tidak dilakukan maka akan memberikan dampak negatif yang besar.
Semisal: Ketika kita memiliki tugas sekolah yang memiliki tenggat waktu besok, maka seharusnya kita sesegera mungkin mengerjakan tugas tersebut, karena tugas tersebut bisa dimasukkan kedalam kategori pekerjaan yang penting dan juga mendesak
Pekerjaan yang bisa dimasukkan dalam kategori Decide itu adalah pekerjaan yang penting tetapi tidak mendesak, sehingga bisa dijadwalkan untuk dikerjakan nanti.
Semisal: Jika ada tugas sekolah yang memiliki deadline yang masih lama, maka tidak ada salahnya untuk membuat jadwal untuk mengerjakan tugas tersebut, dan menyicil tugas tersebut. maka dari sini meskipun tugas ini penting, namun kita masih memiliki waktu untuk menjadwal dan menyicil tugas tersebut
Pekerjaan yang bisa dimasukkan dalam kategori Delegate itu adalah pekerjaan yang penting tetapi tidak mendesak, sehingga bisa didelegasikan kepada orang lain, tujuannya adalah agar tidak terlalu berat untuk kita mengerjakan pekerjaan tersebut
Semisal: Kita memiliki pekerjaan rumah seperti membersihkan rumah yang tidak terlalu penting dalam pembelajaran kita, namun bisa dikatakan mendesak, maka kita bisa meminta pertolongan seseorang untuk membantu kita untuk melakukan pekerjaan yang kita lakukan agar semakin mudah.
Pekerjaan yang bisa dimasukkan dalam kategori Delete itu adalah pekerjaan yang tidak penting dan juga tidak mendesak. Biasanya pekerjaan ini adalah sebuah pekerjaan yang hanya sekedar membuang-buang waktu kita. Pelajar dan remaja zaman sekarang, banyak sekali melakukan prilaku yang tidak penting dan juga tidak mendesak, sehingga membuang-buang potensi diri yang ada didalam diri mereka untuk melakukan hal yang tidak penting.
Semisal: Banyak sekali pekerjaan atau prilaku yang mencerminkan prilaku ini dan seharusnya kita mendelete prilaku ini dalam hidup kita, semisal terlalu banyak scrolling TikTok, ataupun Instagram hingga berjam-jam dan menghabiskan waktu kita dengan sia-sia, ataupun bermain game hingga berjam-jam dan membuang waktu secara siai-sia. prilaku seperti ini seharusnya kita hapus atau delete dalam kehidupan kita dan mengganti kepada pekerjaan atau prilaku yang lebih bermanfaat untuk diri kita sendiri
Mengelola waktu dengan baik adalah keterampilan yang dapat membantu pelajar mencapai tujuan mereka dengan lebih efektif. Dengan menerapkan Eisenhower Matrix, pelajar dapat lebih mudah memilah tugas berdasarkan urgensi dan kepentingannya, sehingga dapat menghindari kebiasaan menunda dan lebih fokus pada hal-hal yang benar-benar bermanfaat.
Dengan memahami perbedaan antara tugas yang harus segera dilakukan (Do), tugas yang dapat dijadwalkan (Decide), tugas yang bisa didelegasikan (Delegate), dan kebiasaan yang sebaiknya dihilangkan (Delete), pelajar dapat mengelola waktu dengan lebih efisien dan mengurangi stres akibat tugas yang menumpuk.
Saatnya mulai bertindak! Aturlah kembali jadwal dan rutinitasmu, terapkan Eisenhower Matrix, dan manfaatkan waktumu dengan lebih baik demi masa depan yang lebih cerah dan produktif
*****
Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.