Skip to main content

Majalah Sunday

Digital Footprint dan Netiquette - Risiko dari Beberapa Aplikasi Media Sosial Kita

Penulis: Nyi Raden Fatimah Az Zahra S.N – SIS SJ

Apakah kau tahu bahwa semua hal yang kamu lakukan di media sosial bisa dicari oleh siapapun? Hal-hal seperti: video-video, komentar-komentar, dan bahkan chat-chat pribadi, bisa dapat disimpan ke server aplikasi atau di screenshot oleh siapa saja! Jika informasi kamu memang dicari oleh orang lain, konten yang diposting bisa memiliki dampak yang sangat negatif pada masa depanmu. Makannya, daripada ninggalin “digital footprint” yang buruk, mari kita belajar tentang “netiquette!”

Apa Sih Itu Digital Footprint dan Netiquette

Sebelumnya, kau pasti menanya, “apa sih itu digital footprint dan netiquette?”

Digital footprint atau jejak digital, adalah rekaman data dan informasi yang kau tinggalkan saat menggunakan internet. Pikirkan seperti ini: saat menginjak pasir, langkah-langkahmu pasti akan meninggalkan jejak, kan? Bahkan kalau terus berjalan, jejak kakimu akan tercetak di pasir dan siapapun bisa melihat ke arah mana yang kau menuju! Itu sama dengan data kamu di internet. Semua hal yang kau pernah lakukan di internet, memang gampang dicari oleh sekolah masa depanmu, calon pekerjaanmu, atau orang-orang yang bersifat buruk.

Kalau netiquette itu, adalah singkatan dari “Internet” dan “etiket.” Netiquette membantu mengingatkan kami untuk bersikap baik, sopan, dan ramah jika aktif di internet! Selain mengingatkan kami, etiket ini bisa membantu menghindari pencurian identitas, penipuan, dan proteksi informasi dengan menasihati data yang kami bagikan ke orang lain dan data yang jangan dikasih.

Namun, bagaimana ya kami bisa mengikuti netiquette?

Digital Footprint dan Netiquette - Risiko Beberapa Aplikasi di Media Sosial Kita

Tips Terkait Digital Footprint dan Netiquette​

Pertama, berpikir dulu sebelum posting. Sebelum meninggalkan komentar-komentar atau upload video, coba berpikir dulu, “apakah aku ingin video ini dilihat oleh orang penting?” Atau, “jika komentar ini untuk saya, apakah aku akan merasa nyaman?” Pikiran seperti ini saja akan membantu kami untuk dilihat secara positif di mata orang lain loh!

Kedua, jangan komentar-komentar hal-hal yang negatif walaupun berniat baik. Mayoritas netizen, memang ingin komentar di postingan orang lain karena ingin berbagi pendapatnya atau nasihatnya. Namun, kadang, itu bisa dianggap seperti kritikan yang tidak membantu, dan justru membuat orang lain merasa tersinggung. Jika kau melihat sesuatu di internet yang membuatmu kesal atau marah, lewatkan saja atau langsung melaporkan! Cara ini lebih baik daripada sekolahmu menemukan komentar burukmu tahu!

Terakhir nih, jangan membagikan informasi pribadimu! Kau boleh membagi informasi general tentang kesukaanmu, opini, atau pencapaianmu. Namun, jangan pernah membagi data tentang identitas seperti alamat rumah dan KTP, keuangan seperti nomor kartu kredit atau detail bank, dan lokasi kamu seperti rutinitas seharian atau kalau lagi liburan (rumahnya tak ada orang). 

Jika kamu ingin posting informasi ini, memastikan bahwa itu dengan orang yang kau benar-benar percaya. Dengan fitur seperti Close Friend di Instagram atau Friends Only di TikTok, seharusnya kamu masih bisa posting momen-momen pribadimu dengan aman. Namun, jangan lupa semua ini biasanya bisa di screenshot ya!

Agar masa depanmu tetap aman, jangan memposting secara sembarangan! Ingat bahwa semua yang kau posting di internet bisa diakses oleh siapapun maupun karena ada yang screenshot atau riset. Jagalah pikiran orang lain, jangan tergoda dengan komen-komentar, dan hati-hati dengan informasi pribadimu. Gimana teman-teman, sudah mengerti mengapa netiquette itu penting?

*****

Produk Rekomendasi Sunday

Majalah Sunday, Teman Memahami Tips Belajar, Edukasi Seksual dan Kesehatan Mental

Dapatkan informasi mengenai kesehatan mental, edukasi seksual, dan tips pelajar hanya di Majalah Sunday, teman curhat remaja Indonesia.

Ikutan berkarya di
Majalah Sunday

Post Views: 5