Majalah Sunday

Sebuah Puisi “Sahabat, Katamu”

Sebuah Puisi “Sahabat, Katamu” Penulis: Ahmad Syaiful Annas – UNESA Puisi ini menyuguhkan refleksi kritis terhadap makna persahabatan di era digital. Lewat bait-bait tajam, puisi ini mempertanyakan apakah hubungan yang terjalin benar-benar dilandasi kepedulian, atau hanya sebatas interaksi dangkal di media sosial. Penulis menggugat realitas hubungan yang terlihat dekat secara virtual, namun justru jauh secara… Continue reading Sebuah Puisi “Sahabat, Katamu”

Sebuah Puisi “Di Balik Ekor yang Bergoyang”

Di Balik Ekor yang Bergoyang Penulis: Ahmad Syaiful Annas – UNESA   Puisi ini merupakan kritik sosial yang halus namun tajam terhadap fenomena relasi manusia dengan hewan peliharaan di era modern. Lewat gambaran kontras antara kucing peliharaan yang hidup nyaman dan bocah miskin yang kelaparan, puisi ini menyentil ketimpangan empati dalam masyarakat—bagaimana kasih sayang dan… Continue reading Sebuah Puisi “Di Balik Ekor yang Bergoyang”

Puisi “Daun Jatuh”

Puisi “Daun Jatuh” Penulis: Ahmad Syaiful Annas – UNESA Di era digital seperti sekarang, menjaga hubungan dengan sahabat yang tinggal jauh bukan lagi hal mustahil. Namun, meskipun teknologi memudahkan komunikasi, tak jarang rasa rindu dan kehilangan tetap datang menyelinap. Sahabat jauh bukan hanya soal jarak geografis tetapi juga soal waktu, Meski begitu, kehadiran mereka tetap… Continue reading Puisi “Daun Jatuh”

Puisi “Memori Kecil”

Puisi “Memori Kecil” Penulis: Ahmad Syaiful Annas – UNESA “Memori Kecil” sebuah puisi bertemamakan persahabatan Puisi “Memori Kecil”     Di kala tawa menggema riang Teman hadir, hatiku tenang. Dalam duka yang diam membungkam, Dia tetap setia, tak pernah hilang.   Langkah bersama menapaki jalan, Meski berliku dan penuh rintangan. Ia tak pergi saat ku… Continue reading Puisi “Memori Kecil”

Ruang Kosong

Ruang Kosong Penulis: Ahmad Syaiful Annas – UNESA Puisi “Ruang Kosong” Kursi di sampingku kini terasa dingin, Tak ada lagi suara yang menyapa pagi. Cangkir kopimu masih tersisa di meja, Seakan menunggu tanganmu kembali.   Bayangmu hadir di setiap sudut rumah, Senyummu bergema dalam sunyi malam. Hatiku mencari jejak kehadiranmu, Namun hanya menemukan kenangan saja.… Continue reading Ruang Kosong

Saat Rindu Melanda

Saat Rindu Melanda Penulis: Dollar Rahadian SE Ketika kamu menyayangi seseorang tapi dia tidak ada di sampingmu, mungkin puisi “Saat Rindu Melanda” berikut tepat untukmu! Saat Rindu Melanda Di malam sunyi dan sepiSangat hening dan sunyi malam iniSehening dan sesunyi hatiku tanpa kehadiranmuDi hatiku, aku bertanyaKekasihku apakah kamu rindu kepadaku selamat melangkah menjauhi jejak masa… Continue reading Saat Rindu Melanda

Jejak Masa Lalu

Jejak Masa Lalu Penulis: Dollar Rahadian SE Buat kamu yang merasakan indahnya hidup di masa lalu, kamu mungkin akan merasakan susahnya menghilangkan jejak masa lalu seperti puisi ini Jejak Masa Lalu Masa lalu apa yang tertinggal di masa lalu Kenangan indah bersamamu Masa lalu apa yang teringat dimasa lalu masa masa indah bersamamu Masa lalu apa yang terlintas… Continue reading Jejak Masa Lalu

Lelaki dari Mars; Perempuan dari Venus

Lelaki dari Mars; Perempuan dari Venus Penulis: Dollar Rahadian SE Lelaki tetaplah lelaki dengan egonya  Sedang perempuan tetaplah perempuan dengan hatinya  Lelaki memandang sesuatu dengan logikanya  Sedang perempuan memandang sesuatu dengan hatinya  Lelaki dari Mars, selalu percaya dia adalah sang Arjuna apabila sedang jatuh cinta  Sedang perempuan dari Venus, selalu percaya dengan hatinya yang lembut… Continue reading Lelaki dari Mars; Perempuan dari Venus

Harmoni Sahabat

Harmoni sahabat, terdapat suka, duka, rindu, sebal, dan semuanya bertautan menciptakan bahagia dan rindu dalam puisi ini

Harmoni Sahabat Penulis: Agung Sandidi – UKI Sahabat, tanganmu selalu kugenggam, Dalam setiap langkah, dalam setiap jalanKita memupuk kasih, memuliakan perbedaan,Sahabat, bahagia kita adalah satu di dalam Tuhan Ketika langit mendung memayungi jiwa, Kau datang bersama harapanPelukanmu ketenangan abadi, sandaran kesulitan Harmoni sahabat, terdapat suka, duka, rindu, sebal, dan semuanya bertautan menciptakan bahagia dan rindu… Continue reading Harmoni Sahabat

Ibu

Ibu Penulis: Bendelina Mausala – UKI Wanita tangguh yang berhati muliaTakkan dibuat lapar lapar anak-anaknyaWalaupun dia mengikat perut cari ubi-ubianSeorang malaikat tanpa memikirkan untung-rugiMembesarkan kami anak-anaknya sepenuh kasih sayang Ibu….Boleh aku sedikit bercerita?Aku sudah tumbuh dewasa saat ini Banyak hal yang sudah kulewatiAku baru tau Bu, begini rasanya dewasa Ibu…..Engkau mengurus banyak anak-anakmu Sekarang aku… Continue reading Ibu