Skip to main content

Majalah Sunday

Sebuah Cerpen – Baterai HP 1%

Sebuah Cerpen – Baterai HP 1% Penulis: Maharani Intan Phitaloka – Universitas Pendidikan Indonesia “Kalau gue sapa ‘Halo’, dia mikir gue modus nggak ya?” batin Bagas selagi menatap sisa baterai HP-nya yang kritis. Skenario Buruk Karena Baterai 1% Bagas duduk di ujung halte, punggungnya tegak kaku seperti manekin toko baju, tangannya mencengkeram pinggiran bangku halte… Continue reading Sebuah Cerpen – Baterai HP 1%

Sebuah Cerpen – Pertama Kali Puasa Sehari Penuh

Sebuah Cerpen – Pertama Kali Puasa Sehari Penuh Penulis: Filza Ajmal Perkenalkan, anak kecil ini bernama Filza Ajmal, atau lebih sering dipanggil Filza. Sekarang ia telah tumbuh dewasa dan duduk di jenjang SMA. Berkat dukungan orang tuanya, ia bisa bersekolah di sekolah kebanggaannya, yaitu SMKIT Smart Informatika. Di sana, ia mulai merintis jalan dan membulatkan… Continue reading Sebuah Cerpen – Pertama Kali Puasa Sehari Penuh

Sebuah Cerpen – Keinginan Untuk Kembali Di Masa Lalu

Sebuah Cerpen – Keinginan Untuk Kembali Di Masa Lalu Penulis:Irma Yunita Ramadan bulan puasa merupakan bulan di mana umat islam melakukan ibadah puasa. Setelah umat islam melakukan puasa satu bulan penuh, mereka menyambut kedatangan Hari Idulfitri dengan suka cita. Tak ketinggalan seorang gadis kecil Eni dan kakaknya Anggra yang juga antusias menyambut Hari Idul Fitri… Continue reading Sebuah Cerpen – Keinginan Untuk Kembali Di Masa Lalu

Sebuah Cerpen – Kenangan Bersama Kakak

Sebuah Cerpen – Kenangan Bersama Kakak Penulis: Silmy Firdausy Khafiyya Bulan purnama menghiasi langit malam, ditemani bintang-bintang yang berkelip. Teriakan jangkrik terdengar riuh, seolah mereka sedang bercengkerama sambil menikmati angin malam. Seekor hewan malam terbangun dari tidurnya, seakan tahu kapan waktunya untuk bertugas. Ia bersiap, lalu suara khasnya menggema ke seluruh kampung, membangunkan orang-orang dari… Continue reading Sebuah Cerpen – Kenangan Bersama Kakak

Sebuah Cerpen – Di Balik Retakan, Aku Tumbuh

Sebuah Cerpen – Di Balik Retakan, Aku Tumbuh Penulis: Raihan Nur Gunawan Namaku Ray, aku adalah seorang remaja berumur 17 tahun yang menyukai langit. Meskipun terkadang langit tak selalu cerah, terkadang mendung, dan tak jarang hujan turun dengan lebat. Namun di samping itu semua, langit selalu memberikanku perasaan tenang dan damai. Setiap kali aku merasa… Continue reading Sebuah Cerpen – Di Balik Retakan, Aku Tumbuh

Sebuah Cerpen – Pukulan Ramadan

Sebuah Cerpen – Pukulan Ramadan Penulis: Bukhari Farasdi Harahap Rasa lapar yang memberikan sinyal ke otak membuatku tidak berpikir dua kali untuk mencari cokelat koin yang kusimpan semalaman di kulkas. Dengan perlahan, kumakan cokelat berbungkus emas itu dan menikmatinya sembari menonton acara kesukaanku di televisi. “Faras, makannya kok gak pake piring?” Tiba-tiba saja ibuku muncul… Continue reading Sebuah Cerpen – Pukulan Ramadan

Sebuah Cerpen – Lebaran Chaos

Ketupat buatan Rina dan Ibu.

Sebuah Cerpen – Lebaran Chaos Penulis: Lubna Apdria Kuwaysa – SMKN 48 Jakarta “Yah, bapak… kenapa rumah kita bisa berantakan gini, sih?” Aku menggerutu sambil ngelap debu dari rak yang hampir ambruk. Bapak cuma nyengir sambil nyapu lantai. Hari ini kami sedang beres-beres untuk lebaran besok. Lebaran udah mau tiba, ya… “Namanya juga persiapan Lebaran,… Continue reading Sebuah Cerpen – Lebaran Chaos

Sebuah Cerpen – Kenangan Ramadan Masa Kecilku

Sebuah Cerpen – Kenangan Ramadan Masa Kecilku Penulis: Siti Nur Azizah Hari-hari yang tak luput dari keluhan.  Ketika perut mati rasa, ada aroma harum dari dapur yang membangkitkan selera. Aku segera menyibak selimutku dan berlari menghampiri Ibu di dapur. Penuh dengan harapan-harapan yang membuat lidahku memproduksi air liur lebih banyak.  Menetes tanpa kusadari. Perut yang… Continue reading Sebuah Cerpen – Kenangan Ramadan Masa Kecilku

Sebuah Cerpen – Kenangan Manis yang HilangSebuah Cerpen –

Sebuah Cerpe – Kenangan Manis yang Hilang Penulis: Shabrina Azzahrah Alfaizah Mentari senja menyapa langit, meninggalkan jejak warna jingga yang begitu hangat. Aroma kolak pisang dan ketupat masih tercium samar, membawaku kembali ke Ramadan masa kecilku. Saat itu, aku masih bocah ingusan yang berlarian tanpa beban di kampung halaman. Ramadan saat itu terasa sangat istimewa.… Continue reading Sebuah Cerpen – Kenangan Manis yang HilangSebuah Cerpen –

Sebuah Cerpen – Puasa di Kampung

Sebuah Cerpen – Puasa di Kampung Penulis: Hannah Alifa Triyani Dinginnya udara menerpa wajahku, pemandangan indah matahari terbenam menjadi latar suasana sore yang menenangkan ini. Gelak tawa terdengar hingga sebuah jeruk jatuh dari pohon tepat di hadapanku, pohon jeruk purut namanya kata ayah dulu, mbahkung yang menanamnya sekarang malah aku yang memanennya. Sejenak aku menikmati… Continue reading Sebuah Cerpen – Puasa di Kampung